
Di hotel tempat Weni dan Noval menginap...
"Dari tadi diam saja," batin Weni melepas pakaian yang sedari pagi menempel ditubuhnya,lalu masuk kekamar mandi.Berendam, menghilangkan penat.
"Wen... Weni... udah belum mandinya.Aku juga mau mandi." teriak Noval dari luar.
"Haduh...baru juga berendam,udah teriak-teriak." gerutu Weni, "Iya udah nih,tunggu sebentar." jawab Weni dari balik pintu kamar mandi.Membilas tubuhnya yang dipenuhi bisa sabun,lalu memakai jubah mandinya.Keluar dari kamar mandi.
"Lama banget,kamu bersemedi didalam." ucap Noval ketus.
"Tadi berendam sebentar." jawab Weni sedikit kesal.
Makan malam sudah dipesan dan tersedia dimeja,Biarpun sedang kesal Noval tak pernah lupa urusan makan.
Masih menggunakan jubah mandinya,Weni melahap makanan itu.Sampai habis tinggal tersisa untuk Noval.Karna Weni tahu mana yang untuknya dan mana yang dipesan Noval.
"Malam ini indah," gumam Weni, "Huft... jadi kangen mama sama ayah.Mereka sedang apa yah?“imbuhnya.
Lalu,ditelepon lah orangtuanya.Sudah lebih dari sebulan,Weni sibuk sampai lupa dengan orangtuanya.
" Halo, mama apa kabar? "ucap Weni di teleponnya.
" Weni baik-baik aja mah,Weni kangen banget."
"Iya,Weni juga pengen sekali pulang mengunjungi mama sama ayah,tapi Noval nya sangat sibuk dikantor mah." ujar Weni,tanpa disadari Noval menguping dibelakangnya.
"Benar juga,sudah lama gue gak bawa Weni mengunjungi orang tuanya." gumam Noval.
"Weni sedang berlibur mah,nanti deh Weni usahain,sempet-sempetin datang menemui mama sama ayah." lanjutnya lagi,"Ya udah,Weni ngantuk mau tidur mah.Bye... see u."Weni menutup sambungan telepon nya.
"Ehem... kamu telepon siapa?" tanya Noval pura-pura.
"mama sudah lama aku gak main kesana.? "
"Oke,kita langsung aja kesana besok." to the point.
"Hah... apa?" kata Weni kaget,aneh mendengar ucapan Noval, "Apa dia sedang mimpi." imbuhnya dalam hati.
"Iya besok, aku pesan tiket dulu."
"Kamu.... " belum selesai bicara udah dipotong Noval.
"Daripada disini,gak membuahkan hasil lebih baik mengunjungi orangtua kamu aja.Mungkin disana.... " menghentikan omongannya.
"..... " diam penasaran.
"Udahlah.Pokoknya besok kita pulang,sekarang aku pesan tiket dulu." ucap Noval masuk kedalam.
****
Pagi hari,saat mentari baru menunjukkan sinarnya, Weni membuka kedua matanya.Menggeliat dan meregangkan otot-otot tubuhnya.Bangun dan masuk kedalam kamar mandi.Membersihkan seluruh bagian tubuhnya,mulai dari rambut hingga ujung kakinya.
Satu jam kemudian,Weni menyelesaikan aktifitasnya.Keluar dan memakai pakaian berhias didepan cermin.Memoles wajah putihnya dengan sedikit bedak dan memoles bibirnya tipis.
__ADS_1
"Sudah selesai,sarapan dulu aku udah pesenin makanan kesukaan kamu." ujar Noval
".... " Weni tak menjawab omongan Noval.
"Aku mandi dulu." Noval beranjak dari ranjang.
Sementara Noval dikamar mandi,Weni menghubungi Raina.
tut... tut.. tut...
"Sepertinya Raina sedang sibuk,lagian ngapain gue ganggu dia pagi-pagi gini." gumamnya mematikan panggilannya.
Satu menit kemudian,ponselnya berdering.Raina menghubunginya kembali.
"Halo,Wen.Ada apa." tanya Raina dari ujung telepon.
"Kacau Rain,semuanya kacau balau."
"Kenapa memangnya?" tanya Raina lagi seraya menggendong Rasya.
"Gue disini cuma berantem doang sama Noval,diem-dieman gak banyak bicara." cerita Weni.
"Masalahnya apa Wen,apa dari kalian berdua gak ada yang mengalah."
"Noval begitu kekanan-kanakan.Awal kita ngedate,dia ngajakin gue nonton,dan lu tahu Rain apa yang dia tonton." kata Weni,"Dia nonton film remaja,yang gue sendiri gak ngerti alur ceritanya.Bukannya nonton yang romantis."lanjutnya.
"Wen,mungkin Noval gak tahu kalo lu gak suka.Lu kan bisa nolak dan cari film yang lu mau." ujar Raina.
"Gue udah nolak,tapi dia malah ngambek dan bilang kalo bikin seneng gue aja susah."
"Ih...amit-amit dah,Kok lu ngomong gitu sih,Rain."
"Habisnya lu keras banget,hei Weni... batu aja bisa terkikis sama tetesan air masa lu gak bisa." ujar Raina.
"Ih... Raina kelihatan banget lu belain Noval." kata Weni ketus.
"Gue gak belain siapa-siapa,sekarang lu pikir deh.Noval sengaja ngajak lu honeymoon yang kedua,ngajak jalan-jalan,masa lu gak peka sama perbuatan dia."
"Maksud lu apaan Rain." tanya Weni penasaran.
"Iya,Noval sengaja pergi ke pantai kesukaan lu,tiap pesan makanan dihotel pasti makanan kesukaan lu.Apa kurang perhatian Noval sama lu."
"Kok lu tahu."
"Ya tahu lah, orang dia nanya ke gue.Ini itu semua ditanyain ke gue.Mungkin dia lupa kesukaan lu,karna di ambekin mulu sama lu." ledek Raina.
Tiba-tiba Noval sudah berada dibelakang Weni.Membuat Weni kaget setengah mati setengah hidup.
"Ohhh... kamu ngapain sih disini,bikin kaget saja." teriak Weni saking terkejutnya.
"Sarapan,setelah itu kita pergi kerumah mama." ujar Noval.
"Kamu beneran batalin semua reservasi yang kamu buat." tanya Weni
__ADS_1
"Ya benar dong.Mama kamu kan juga penting." ucap Noval berjalan ke meja makan
"Sudah dulu ya Rain,nanti sambung lagi." kata Weni menutup sambungan teleponnya dengan Raina.
****
Saat matahari berada diatas kepala,Weni dan Noval sampai dirumah keluarga Weni.Memang tidak terlalu jauh dari pantai tempat Weni honeymoon.
"Akhirnya... bisa mencium udara dikampung halaman." gumam Weni seraya mengetuk pintu rumahnya.
Seorang perempuan dengan daster yang menempel ditubuhnya membuka pintu.
"Mama.... " teriak Weni sambil memeluk dan menciumi mama nya."Apa kabar mah."lanjutnya.
"Baik sayang,ayok masuk kedalam."
Mamanya menggandeng tangan Weni masuk kedalam rumah,Noval mengekor dibelakangnya.
"Sebaiknya kamu ajak Noval istirahat,pasti capek." ujar mama nya.
"Weni masih kangen sama mama."
"Kalo begitu saya istirahat dulu mah," kata Noval, "Kamar kamu dimana? " tanyanya,karna baru pertama kali Noval mengunjungi rumah mertuanya setelah menikah.
"Itu yang pintunya warna pink." tunjuk Weni.
Noval pun berjalan menuju pintu warna pink,lalu masuk dan.... kaget bukan main.
"Tunggu bentar... em,Mah selama Weni tinggal di kota apa mama pernah masuk ke kamar Weni." tanya Weni.
"Tiap hari mama bersih-bersih kok sayang,tenang saja bersih gak ada debu kok."
"Bukan itu maksud Weni,"
"Terus maksud kamu?" tanya mama nya.
"Foto-foto Weni sama Bayu," ucap Weni panik.
"Ya ampun... cepat kamu masuk." kata mamanya.
***
"Kamu gak jadi tidur?" tanya Weni membuka pintu kamarnya.
"Tadinya mau tidur,tapi banyak banget foto yang mengganggu pandanganku." ucap Noval sambil memegang foto yang berada diatas nakas sebelah ranjang.
"Buang saja." kata Weni seraya mengambil satu persatu foto yang terpampang dikamarnya.
*
*
*
__ADS_1
*
*