RAINA DAN FITO, Antara Benci Dan Cinta

RAINA DAN FITO, Antara Benci Dan Cinta
BAB 57


__ADS_3

Menjelang sore,Noval datang ke apartemen Weni membawa cemilan kesukaan Weni.Malam ini dia harus berhasil membawa Weni kerumah dan memperkenalkan Weni pada keluarganya.


Ting... Tong... (anggap saja suara belum rumah)


Sandra membuka pintu dan mempersilahkan Noval masuk.Batinnya bertanya-tanya,ada apakah gerangan Noval kerumah.Apa dia sudah membuat janji dengan Weni.


"Duduk dulu,gue panggilkan Weni." ucap Sandra seraya melangkahkan kakinya kekamar Weni.


"Wen,ada Noval tuh." ucap Sandra membuka pintu kamar Weni.


"Hah,apa lu bilang,Noval?" jawab Weni gak percaya.


"Iya Noval,lu samperin deh." kata Sandra.


Weni keluar dari kamar,diikuti Sandra yang mengekor.Sandra berjalan kekamarnya sedangkan Weni ke ruang tamu yang gak diberi sekat.


".... " tanpa mengucapkan kata-kata,Weni duduk berhadapan dengan Noval.


"Malam ini ada waktu gak?" tanya Noval to the point.


"Ada apa memangnya." jawab Weni memasang wajahnya jutek.


"Mamah nanyain kamu,aku mau ajak kamu makan malam dirumah." kata Noval.


"Hah,sebagai apa kamu ngajakin aku ketemu keluarga kamu." ucap Weni.


"Maunya kamu sebagai apa?" Noval balik nanya.


Kali ini Weni gak bisa berkata-kata,mulutnya tertutup rapat.Jantungnya berdegup kencang,gak tahu mau bilang apaan.


"Ini udah jam lima,aku tunggu kamu disini aja ya." pinta Noval.


"Gak enak dong sama Sandra." kata Weni.


"Gak papa,dari pada bolak-balik." timpal Sandra keluar dari kamarnya.


****


Drrttt.... drrtt....


Ponsel Sandra berdering nyaring,dilihat nama ayahnya terpampang jelas dilayarnya.


"Halo, ayah ada apa?" tanya Sandra seraya duduk menemani Noval dan Weni.


"Besok,iya ada dirumah sakit.Ya aku tunggu, bilang Sandi langsung keruangan aja." lanjut Sandra.menutup sambungan teleponenya.


"Eh,kenapa kalian diam-diaman,masih marahan." ucap Sandra ngeledek.


"Tumben ayah lu telepon,ada apaan? " tanya Weni.


"Gak tahu,gak ngomong." jawab Sandra.


"Udah jam tujuh,mau jalan sekarang?" kata Weni pada Noval.


"Boleh,apa kamu siap." jawab Noval melirik jam ditangannya.


"Mo ngapain emang,cuma makan malam doang." ucap Weni.


Noval mengemudikan mobilnya dijalanan yang sepi,mungkin karna hujan.Ada rasa deg-deg an didalam hati Weni.


Setelah satu jam perjalanan,akhirnya sampai juga dikediaman keluarga Noval.

__ADS_1


Weni mengatur napasnya,baru pertama kali dia kerumah Noval.


"Kenapa?" tanya Noval menatap wajah Weni yang tegang.


"Gak papa,sedikit gugup." jawab Weni mengelus dadanya.


"Gak papa,keluargaku pasti menerima kamu."


"Maksud kamu?" ucap Weni bingung.


"Gak papa,ayo masuk.Mereka pasti udah nunggu kita." ajak Noval seraya turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Weni.


Beriringan,Weni dan Noval masuk kedalam rumah setelah seorang pelayan mempersilahkannya.


Noval langsung membawa Weni ke meja makan.


Terlihat kedua orang tuanya tersenyum pada Weni,kaka ipar yang tak lain manajer HRD dikantor Weni.Dan seorang laki-laki tampan yang mungkin kakaknya Noval,dan satu lagi anak perempuan kecil duduk manis disebelah orang tuanya.


"Ayo duduk nak Weni,kita makan dulu setelah itu baru ngobrol." ajak mamah nya Noval.


"Baik tante,Terima kasih." jawab Weni.


Suasana hening dimeja makan,tak ada suara apapun.Hanya sesekali terdengar sendok dan garpu yang beradu diatas piring.


Lima belas menit kemudian,semua berpindah ke ruang keluarga.Setelah menghabiskan menu makan malam yang dibuat para pelayan dirumah Noval.


***


Diruang keluarga...


"Nak Weni kenal Noval sejak kapan." tanya papahnya Noval.


"Sejak kuliah om." jawab Weni tanpa memberitahu kalo mereka pernah berhubungan saat kuliah dulu.


Pertanyaannya membuat Weni tersedak saat menelan salivanya.


"Noval sih pengen secepatnya pah,tapi Weni belum mau." ucap Noval,dan saat itu juga Weni mencubit pinggangnya."Awww.... "teriak Noval.


" Kamu kenapa "kata mamah nya.


" Gak papa,ada semut menggigit Noval."kata Noval asal.


"Hei,Noval selesaikan dulu hubungan rumit kamu dengan si Delia itu." timpal Meggy,kakak iparnya.


Deg... jantung rasanya mau copot saat Weni mendengar nama Delia,yup Delia Lisa.Perempuan yang dulu selingkuh dengan Noval.


"Kak Meggy,udah berapa kali Noval bilang.Noval sudah gak ada hubungan lagi sama dia." ucap Noval membela diri.


"Kalo sudah gak ada,kenapa dia masih menghubungi kamu." kata Meggy lagi


"Terserah dia,yang jelas Noval gak pernah membalasnya" kata Noval lagi.


"Sudah,sudah kalian berdua ini kalo udah ketemu pasti berantem." timpal suami Meggy,yang tak lain kakak laki-laki Noval.


"Tante,kok tante mau sih sama om Noval." kata si anak perempuan yang sedari tadi memperhatikan wajah Weni.


"Memangnya kenapa,gak boleh." ucap Noval mencubit pipi keponakannya.


"Boleh,malah chacha suka daripada sama tante Delia yang jelek." kata Chacha.


"Hust,gak boleh begitu." ucap papah Noval,"Lanjut lagi Noval,kalo kamu memang serius kapan kamu menemui keluarganya."imbuhnya.

__ADS_1


"Noval diskusi sama Weni dulu pah,kalo Noval ditolak mentah-mentah gimana."


"Yang penting kamu ada niat baik meminang Weni." kata papah nya lagi.


Weni hanya diam mendengarkan obrolan keluarga Noval.Tidak tahu mau ngomong apa.


****


Noval mengantar Weni jam sembilan,malam itu hujan mengguyur kota.Begitu derasnya ditambah angin,Noval mengurangi kecepatan laju mobilnya.Jalanan licin,harus ekstra hati-hati.


"Gimana pertanyaan orang tua ku." tanya Noval seraya mengemudikan mobilnya.


"Kita bahas nanti,kamu fokus aja hujan makin deras,jalanan licin." jawab Weni.


"Oke,"


Weni sampai didepan rumah dua jam setelah melewati jalanan yang licin karna diguyur hujan.


"Mau mampir apa langsung balik." tanya Weni sebelum turun dari mobil.


"Kenapa,masih pengen berduaan." jawab Noval ngeledek.


"Maunya kamu,ya udah aku turun ya.Kamu hati-hati dijalan."


"Oke,nanti aku telepon." ujar Noval.


Weni berjalan naik kedalam lift dengan senyuman dibibirnya.Mengingat pertemuannya dengan keluarga Noval,terlebih mereka membicarakan pernikahan.


Ceklek... Weni membuka pintu rumahnya.Ada Sandra yang sedang menonton televisi,langsung saja Weni menghampiri dan duduk disebelahnya.Menyaut cemilan yang ditangan Sandra.


"Gimana acaranya,lancar?" tanya Sandra.


"Lancar." jawab Weni.


"Terus kenapa lemes begini." ucap Sandra memperhatikan Weni.


"Gue bingung,keluarganya mau langsung meminang gue.Gua jawab apa coba,pacaran aja gak sama dia." ujar Weni.


"Mungkin selama ini Noval menganggap lu pacarnya," kata Sandra.


"Gak tahu juga,soalnya kakak iparnya sempat berdebat sama dia.Dia bilang kalo mau sama gue,putusin dulu hubungannya sama Delia."cerita Weni.


" Terus Noval jawab apa?"


"Dia bilang udah gak ada hubungan."


"Lu percaya?"


"Gue juga gak tahu Sandra,lu tahu sendiri Noval itu seperti apa orangnya."


"Oh,ya udah lu pikirin aja dulu." kata Sandra beranjak dari duduknya.


"Lu mau kemana?" tanya Weni.


"Tidur lah,lihat noh udah jam berapa." kata Sandra menunjukan jam dindingnya.


*


*


*

__ADS_1


*


*


__ADS_2