ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
Bersiap lagi


__ADS_3

Setelah acara pengenalan identitas sebenarnya Elisa, Elisa dan kakeknya pulang kerumah . Elisa sangat lelah hari ini setelah sampai di villa mewah kakeknya Elisa segera berlari menuju kamarnya di lantai atas dan langsung masuk ke kamar mandinya dan bersih bersih ,setelah memakai piyamanya Elisa langsung menghambur melompat ke ranjang besar dan empuk miliknya. Elisa bahkan melewatkan makan malam , ketika kakeknya masuk ke kamar Elisa, Elisa telah terlelap dan berada di alam mimpinya, kakeknya jadi tidak tega membangunkan cucu kesayanganya itu. Kemudian kakek Elisa berjalan mendekati ranjang cucunya dan membenarkan selimut cucunya, tak lupa kecupan di kening Elisa.


" Tidurlah cucuku , kau pasti sangat lelah hari ini, tenang saja sayang masih ada kakek untuk menjaga dan melindungimu sampai kamu siap menggantikan kakek" gumam kakek Elisa sambil mengelus rambut cucunya yang hitam legam itu.


Pagi hari , langit cerah bersih tanpa awan , burung burung berkicau menambah suasana pagi itu terasa riuh, embun pagi berjatuhan dari daun daun dan bunga bunga di taman , jam weker di kamar Elisa berdering nyaring membangunkan Elisa yang masih terlelap, Elisa langsung bangun dan mematikan alarn jam wekernya ,setelah merapikan tempat tidurnya , Elisa bergegas ke kamar mandi di kamarnya dan bersih bersih ,stelah mandi Elisa memakai pakaian santai dan bergegas turun ke bawah , karena Elisa pagi itu moodnya sudah membaik, Elisa berlari dari lantai atas dan menuruni tangga dengan suara langkah kakinya yang nyaring.


" Elisa jangan berlari sayang, hati hati, tidak akan ada yang berani merebut sarapan mu " teriak kakek Elisa dari ruang makan.


"Hosh hosh hosh..... heheheh kakek, aku sudah sampai bagaiman , aku cepat bukan?" kata Elisa sambil mengatur kembali deru nafasnya yang masih terengah engah.


" Kau ini , di sini bukan lapangan kan dari kamar mu ke sini dekat kenapa harus berlari" kata Kakek Elisa memarahinya.


" Hey hari ini aku sedang semangat kakek, lagi pula aku kan sudah besar bukan anak TK lagi " kata Elisa sambil cemberut.

__ADS_1


" Hahahaa apa yang membuat mu sangat bersemangat hari ini? apakah karena kau puas dengan kejadian kemarin?" kata Kakek sambil terkekeh.


" Yap benar sekali kakek, aku sangat puas dengan kejadian kemarin, apa kakek lihat ekspresi mereka berubah seketika setelah pisau tertancap di dada laki laki sombong itu? hahahaah" kata Elisa dengan tawanya yang manis.


" Kau ini terlalu kejam sayang, lembutlah sedikit kau kan anak gadis" kata Kakek.


" Hah jika aku bersikap lembut mereka akan semena mena denganku kek, jika aku tidak membuat mereka ketakutan bagaimana aku membangun rasa setia di hati mereka kakek?"


" Ya ya ya aku tahu kau benci pengkhianatan tapi ya nggak harus segitunya" kata kakek Elisa mengingatkan.


" Ah kakek ini , pantas saja mereka tidak terlalu menghormati kakek , kakek terlalu memanjakan mereka" kata Elisa lagaknya sedang menasehati anak kecil.


" Hahahhah kau menyindir kakek? " kata kakek.

__ADS_1


" Bukan menyindir kakek tapi aku ngomong fakta kakek fakta" kata Elisa sambil melipat tangan nya ke dada.


" Hahahh ya sudah terserah kamu saja, sekarang mari kita sarapan" kata kakek sambil beralih ke menu di depannya.


" Baiklah , waaah semua nya kesukaan ku ,aku saangat lapar sekarang " kata Elisa antusias melihat menu sarapan yang di sajikan.


" Habiskan semuanya kalau kau sangat lapar jika kurang nanti minta koki memasaknya lagi"kata kakek Elisa.


" Hmmm aku tidak akan sungkan hahah" kata Elisa sambil tertawa.


Sarapan pagi itu berjalan dengan hangat dan penuh humor,dimana suasana ini jarang sekali sarapn pagi itu juga berjalan agak lama dari biasanya karena sekarang ada seorang cucu perempuan yang mengajak kakeknya ngobrol dan bercanda di sela sela makan. Tak terasa Elisa baru tinggal di sisi kakeknya selama beberapa hari ,3 hari lagi Elisa akan pergi lagi ke Rusia . Tetapi kepergianya bukan karena alasan seperti orang tua Elisa, tetapi Elisa pergi ke sana untuk mengejar cita citanya dan menuntut ilmu guna menunjang masa depan Elisa.


Malam sebelum keberangkatan Elisa ke Rusia , Elisa bersiap siap lagi untuk pergi , mulai menyiapkan beberapa potong pakaia Elisa, dokumen dokumen penting seperti paspor ,visa dan lain lain .

__ADS_1


__ADS_2