ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
Penyerangan


__ADS_3

Ternyata selama perjalanan ,mereka bertiga di ikuti oleh 2 mobil hitam, aditya dan meyra belum menyadarinya hanya elisa yang menyadari keberadaan mereka sejak awal karena kewaspadaan elisa sangat tinggi, namun elisa belum bertindak dia hanya akan menunggu apa yang akan mereka lakukan dan jika mereka berani menyerangnya maka hanya kematian bagi mereka.Dan benar saja mereka menyergap mobil elisa ketika dalam perjalanan pulang setelah mengunjungi katedral st. sophia. Mobil itu menfhadang mobil elisa dan memepetnya dari depan dan samping ,sontak saja aditya yang mengendarainya kaget.


" hey apaan apaan mereka ini seenaknya saja , biat aku keluar dan akan aku hajar mereka" kata aditya dengan marah namun segera di hentikan oleh elisa.


" jangan gegabah mereka bukan orang sembarangan ,mereka pasti pembunuh bayaran jangan mengambil tindakan sebelum ada persiapan, sekarang tekan tombol berwarna kuning itu, cepat" kata elisa sambil menunjuk tombol yang di maksud,setelah aditya menekan tombolnya bagian dalam bagasi mobil elisa secara otomatis langsung merekah memperlihatkan senjata senjata tersembunyi milik elisa di antaranya pedang tajam kesayangan elisa dan beberapa pistol dan senapan laras panjang untuk sniper.


"Ayo aditya tunggu apalagi ,mari kita serang mereka semua anggap saja kita sedang menjalankan misi ketentaraan, pilihlah senjata sesuka mu selain ketiga pedang itu, cepat" perintah elisa, dia segera mengambil pedang nya yang terletak paling atas dan aditya segera mengambil pisau dan pistol .


" Bagaimana dengan meyra aku takut dia terkena peluru nyasar"kata aditya khawatir dengan meyra yang meringkuk gemetar ketakutan.


"Tenang saja semua alat transportasiku anti peluru dan tidak bisa di rusak dari luar aku sudah menanamkan fitur keamanan tingkat tinggi ke dalam semua transportasiku" kata elisa menjelaskan. sedangkan orang orang itu sedang menggedor gedor mobil elisa dan mengacungkan tongkat besi dan beberapa pistol.

__ADS_1


" oh baguslah kalau begitu, meyra kamu duduk di sini saja dan jangan keluar aku ulangi jangan keluar oke" perintah aditya yang segera di iya kan oleh meyra.


" ini ambil handphone ku dan hubungi kak james ,bilang god of the death ,dan akan ada bantuan yang akan datang cepat, aku dan aditya akan mengulur waktu " kata elisa sambil melemparkan handphonenya dan segera keluar di ikuti aditya .


Terjadilah pertarungan sengit elisa ,aditya melawan para pembunuh yang menarget elisa , para pembunuh itu berjumlah sekitar 15 orang dan datang lagi satu mobil berisi 10 orang yang diantaranya ada seorang gadis yang familiar.Ketika mobil itu sampai elisa dan aditya telah membunuh 12 orang dan menyisakan 3 orang dengan luka parah. Gadis itu marah melihat anak buahnya terbunuh dan memerintahkan 9 orang lainya untuk menyerang elisa dan aditya. Elisa dengan senang hati menyambut mereka, sabetan pedang tajam elisa membunuh orang orang itu seketika, dan peluru peluru aditya juga memburu mereka yang merangsek ke depan dengan membabi buta dan akhirnya pertarungan selesai dengan elisa dan aditya pemenangnya. Dan kak james beserta 10 orang anak buah dewa kematian tiba dan langsung mengepung mobil dan gadis itu. Kak james mendekati elisa yang masih di liputi kemarahan dan tanganya masih menggenggam erat pedang berlumuran darah dan tubuhnya yang terkena percikan darah orang orang yang elisa bunuh.Sorot matanya menatap tajam gadis yang sekarang gemetar ketakutan melihat kekejaman elisa , elisa pun mendekatinya.


" Berani beraninya mengganggu kehidupan ku ,aku tidak pernah mengganggu hidupmu , oh apa karena aku mempermalukan mu dua tahun yang lalu, A RE THA?" kata elisa dengan penuh penekanan, ya gadis itu adalah gadis yang dua tahun lalu bertengkar dengan nya ( baca part "ADU MULUT")


" Ya aku sangat dendam dengan mu, siapa kamu , berani beraninya mempermalukan ku hah? apakah kamu tahu siapa aku?" kata aretha dengan kemarahan.


" siapa kamu? itu tidak penting, bagiku siapa saja yang mengusik kehidupanku dan teman temanku maka aku tidak akan melepaskannya sekalipun dia adalah pemimpin dunia aku pasti akan menghancurkanya "

__ADS_1


" kamu .... kamu sangat menjengkelkan akan aku adukan sama papiku dan akan ku jamin papiku akan menghancurkan mu bersama antek antek mu, kau hanya bocah ingusan dan sekarang kau telah menyinggung putri bos mafia odordo, maka mari kita lihat sampai mana kamu bisa berrahan ,hahahaah" kata aretha mengancam elisa,namun elisa tetap tenang bahkan wajahnya tidak menunjukkan ekspresi apapun,dingin.


" hahahaha, akan aku tunggu dan ingatlah ini ayahmu hanya menguasai rusia namun camkan ini,di atas langit masih ada langit, kebetulan sekali mafia odordo mencari masalah dengan ku jadi aku tidak perlu repot repot mencari masalah dengan nya, cuma menguasai rusia saja sudah sombong ,hahaha" kata elisa mengejek yang membuat wajah aretha semakin merah karena marah. Aditya yang sejak tadi menguping pembicaraan elisa dan aretha merasa bingung , dan berpikir keras bagaimana elisa akan menghadapi mafia odordo yang mempunyai banyak pengikut .


" hah dasar bocah , memangnya apa yang bisa kamu banggakan hah? kamu tidak punya anak buah dan kamu tidak punya kekuasaan ,bagaimana kamu akan melawan papiku hah ,hahah lucu sekali" kata aretha semakin memprovokasi elisa , namun sekali lagi elisa tidak terpengaruh ekspresinya masih datar dan dingin namun sorot mata nya tajam menatap aretha.


" Oh benarkah ?aku tidak punya kekuasaan? apa kamu tidak berhasil mendapat informasi tentang identitas ku yang sebenarnya? oh dan mengapa kamu menunggu waktu 2 tahun lamanya untuk bisa menyerangku dan apakah kamu tidak pernah melihat ada banyak orang orang gangster di sekitarku? aku pikir anak bos mafia itu pintar dan cermat ternyata hanya seorang gadis yang hanya pintar menggertak saja, haish memalukan" balas elisa tak kalah pedas yang justru menjadi boomerang buat aretha dan membuatnya semakin marah dan gusar.


eh aku kan mau memprovokasi bocah itu, kenapa malah aku yang terpancing emosinya ,arrrggghhh bocah ini tidak boleh di remehkan. batin aretha kesal


Bersambung..........

__ADS_1


__ADS_2