
Sejak kejadian mata mata itu, Rafa menjadi sangat berhati hati dan juga berubah menjadi pria yang tegas dan juga dingin, dia belajar sikap dari kakak nya, Rafa mulai dengan kekerasan dan teror untuk membuat yang menentangnya tunduk kepada nya. 2 tahun sudah Rafa berusaha mati matian menguatkan posisi nya, menghandle perusahaan pusat dan mengawasi semua perusahaan cabang, dan tentu saja, hari hari nya di lewati dengan lebih banyak teror dan juga percobaan pembunuhan. Dia di bantu oleh Evan yang telah menyelesaikan pendidikan nya, keberadaan Evan sangat membantu Rafa yang kala itu sangat kuwalahan menghadapi serangan dari berbagai pihak, Evan di kirim oleh James setelah berdiskusi dengan Aditya. Dan jadilah Evan asisiten pribadi Rafa sekaligus kaki tangan nya, sehingga Rafa bisa sedikit menghindari Hana yang semakin gila.
Rafa juga terjun ke dunia mafia, dan dia juga telah di kenal karena kehebatan beladiri dan juga menggunakan berbagai senjata, di setiap pertarungan Rafa menghabisi banyak musuh dalam sekejap. Rafa mewarisi semua kemapuan dan bakat dari Elisa walau tidak sehebat kakak nya. Rafa pun di takuti banyak mafia mafia lain nya, karena kecepatan dan kelihaian nya dalam bertarung dan juga strategi nya yang sempurna.
Rafa juga memperbanyak penjaga untuk melindungi keluarga nya di Indonesia, dia sadar mulai dari dia menjadi presdir dan di kenal dunia sebagai keturunan keluarga Brawijaya, maka hidup nya akan penuh bahaya dan juga kematian selalu mengincar nya.
Rafa telah membangun nama nya sendiri, di di kenal sebagai iblis tersenyum, karena di perusahaan di kenal sebagai bos yang murah senyum namun juga menyandang gelar sebagai pembunuh.
Setelah meraih kejayaan nya, Rafa berencana membawa ayah dan ibu nya beserta Sekar untuk tinggal di rumah utama menemani nya. Rafa ingin semua keluarga nya berkumpul dalam satu rumah dan hidup harmonis, sudah saat nya Rafa melepas kebencian dan juga kekecewaan kepada ayah nya dan juga adik tiri nya. Rafa juga ingin segera menikah dengan Sekar, agar hidup nya semakin lengkap. Di tengah tengah kungkungan masa perang dingin antara mafia Dewa Kematian dan juga mafia Black Pearl , Rafa berencana untuk menikah.
" Papa, aku ingin menikah" kata Rafa tiba tiba ketika di rumah Aditya ikut makan malam.
" Uhuk, ap apa?" tanya Aditya yang kaget hingga membuat nya tersedak.
" Ini minum dulu, makan nya pelan pelan, haduh" kata Meyra sambil menyodorkan segelas air putih kepada suami nya.
__ADS_1
" Maaf pa, Rafa hanya ingin memberi tahu dan juga meminta restu papa " kata Rafa.
" Hah? secepat itu? apa kamu sudah punya seseorang yang akan kamu nikahi?" tanya Aditya dengan cepat.
" Satu satu dong pa tanya nya, iya Rafa sudah tunangan 2 tahun yang lalu, dan sekarang sudah tiba waktu nya bagi Rafa menikahi nya , karena Rafa sudah berjanji" kata Rafa.
" Kenapa tidak bilang ke papa hah? dasar anak kurang ajar, pertunangan yang sangat penting seperti ini kamu tidak bilang, sudah 2 tahun yang lalu lagi, apa kamu tidak menganggap papa mu ini ?" tanya Aditya yang kesal karena Rafa menyembunyikan hal yang besar seperti pertunangan.
" Maafin Rafa pa, bukan seperti itu maksud Rafa" kata Rafa sambil menunduk.
" Sudah sudah, papa jangan marah lagi, putra kita sudah besar dan akan menikah seharusnya papa senang dong" kata Meyra menengahi.
" Papa kenapa nangis? maaf Rafa pasti udah nyakitin hati papa , maafin Rafa pa, Rafa memang kurang ajar nggak memberitahu papa" kata Rafa sambil bangkit dari duduk nya dan memeluk Aditya.
" Papa menangis bukan karena itu, papa teringat kakak mu, dulu kakak mu menitipkan kamu untuk aku besarkan, dan tanpa terasa sekarang kamu sudah dewasa dan akan mempunyai keluarga sendiri, papa sangat bahagia nak dan juga agak tidak rela" kata Aditya.
__ADS_1
" Iya pa, Rafa kita sudah besar, pasti Elisa sangat senang mengetahui adik nya akan menikah, sayang dia telah meninggalkan kita semua" kata Meyra yang juga ikut menangis.
" Terima kasih papa dan mama sudah membesarkan Rafa dan mendidik Rafa, jasa kalian tidak akan pernah Rafa lupa kan, dan terima kasih sudah menjalan kan wasiat terakhir dari kak Elisa , kalian adalah segala nya bagi ku sama seperti kedua orang tua kandung ku, hari ini putra mu datang ke sini meminta restu mu pa" kata Rafa sambil berlutut di depan Aditya.
" Ternyata peristiwa ini datang juga, nak restu papa dan mama selalu menyertai mu, papa percaya dengan pilihan mu, dia pasti lah gadis yang baik sehingga bisa memikat hati putra ku yang istimewa ini" kata Aditya.
" Terima kasih pa, Rafa akan membawa papa dan mama melamar calon istri Rafa , jadi kalian bersiap lah" kata Rafa.
" Jadi siapa nama calon istri mu dan di mana dia tinggal?" tanya Meyra.
" Nama nya Sekar Arum Pramesti, dia adalah teman masa kecil ku dulu ma, dia tinggal di sebelah rumah ku yang di Indo" kata Rafa.
" Wah ternyata teman masa kecil mu, baiklah kapan rencana mu akan melamar nya? papa akan siapkan mahar dan seluruh pernak pernik lamaran sesuai tradisi adat jawa nak" kata Meyra.
" Minggu depan ma, baiklah ,minggu depan Rafa akan pulang ke Indo untuk melamar sekaligus menikahi Sekar dan membawa nya ke sini, dan pa tolong bujuk ibu dan ayah Rafa untuk kembali ke rumah utama" kata Rafa.
__ADS_1
" Iya nak ,papa akan bantu bujuk, oh iya sekalian juga papa akan mengurus resepsi pernikahan di rumah utama, kamu mau di aula atau outdoor di taman?" tanya Aditya.
Bersambung.........