ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
Hasil Pemeriksaan


__ADS_3

Sudah 3 hari sejak Elisa memeriksakan dirinya ke rumah sakit, dan hari ini adalah jadwal hasil tes keluar. Elisa berangkat ke kantor terlebih dahulu agar kakek nya tidak curiga , baru ketika jam menunjukkan jam 09.00 Elisa langsung menuju ke rumah sakit milik keluarganya. Setelah sampai di parkiran Elisa segera menuju ke ruangan dokter Arnold.


" Selamat pagi menjelang siang dok" sapa Elisa.


" Ah selamat pagi juga nona muda" balas dokter Arnold.


" Apakah hasil tes sudah bisa saya terima?" tanya Elisa.

__ADS_1


" Iya nona, dan saya harap nona tidak putus asa dan patah semangat" kata dokter Arnold.


" Hmm dari kata kata dokter, sepertinya saya memang terkena penyakit yang serius ya" kata Elisa.


" Sebaiknya nona membaca hasilnya sendiri, ini dia" kata dokter Arnold sambil menyerahkan map berisi hasil tes.


Elisa membuka map tersebut dan mulai membacanya hingga air matanya terjatuh karena melihat hasil tes yang menyatakan dirinya terkena penyakit Hypertrophic Cardyomiopathy , Elisa tahu dan paham apa penyakit itu , otot jantung Elisa mengalami penebalan secara perlahan sehingga itu akan mengganggu kerja jantung, dan penyakit ini telah menjadi serius karena di biarkan sudah 2 tahun lebih oleh Elisa. Dokter Arnold menjelaskan tentang penanganan dan pengobatan untuk selanjutnya.

__ADS_1


" Nanti anda akan di tangani oleh dokter spesialis jantung, saya punya teman seorang dokter jantung ,dia sangat berbakat dan prestisius nona, nanti saya akan menghubungi dia , dan saya tahu anda memikul beban yang sangat berat dan mempunyai tanggung jawab sebagai pemimpin semua jalur yang anda pilih, tapi sekali lagi nona tolong perhatikan kondisi nona sekarang" imbuh dokter Arnold.


" Hmm ya aku mengerti , tapi aku tidak bisa jamin bahwa aku bisa bekerja sama dengan para tim medis nantinya ,karena penyakitku hanya saya dan tim anda saja yang tahu, maka akan sangat sulit bagi saya mengikuti saran saran anda, dan juga musuh saya sangat banyak mereka memantau setiap gerak gerik saya ,jika saya dengan tiba tiba mengurangi aktivitas saya , saya yakin mereka akan dengan mudah mengetahui kalau aku sedang sakit" kata Elisa.


" Memang berat sekali tanggung jawab nona, biar nanti saya pikirkan apa yang harus nona lakukan kedepanya nona, sekarang nona boleh pulang, tapi sebelum itu anda harus menebus resep obat ini di apotek nona" kata dokter Arnold.


" Baiklah ,aku tunggu kabar dari anda, sekarang saya akan ke apotek dulu" kata Elisa sambil bangkit dan menjabat tangan dokter Arnold.

__ADS_1


Elisa segera ke apotek untuk menebus obat nya yang sangat banyak. Elisa menghela nafas berat melihat semua obat obatan yang akan dia makan setiap hari entah sampai kapan. Elisa teringat ucapan dokter Arnold yang mengatakan penyakitnya sekarang telah membahayakan nyawanya karena dia terlambat memeriksakan diri, apakah Elisa bisa bertahan hidup dan sembuh, Elisa membayangkan jika dia tidak sembuh dan meninggal bagaimana dengan kakeknya, bagaimana dengan kakak kakaknya dan juga bagaimana dengan Aditya? mereka pasti akan hancur dan sedih, ingin rasanya Elisa memberitahukan keadaanya kepada keluarganya, agar ada yang mendukungnya, namun Elisa tidak mau mereka menjadi khawatir dan menjadi beban mereka. Elisa akan merahasiakan penyakitnya sampai entah kapan ,mungkin sampai Elisa benar benar sudah tidak bisa bangkit lagi. Elisa juga teringat ayah dan ibunya, dia sangat merindukan orang tuanya yang bahkan sampai sekarang tidak pernah menanyakan kabar nya. Elisa belum sempat merasakan kasih sayang orang tuanya, sekarang hidupnya berada dalam bahaya dan bayang bayang kematian semakin menghantuinya.


Bersambung..........


__ADS_2