
Selama Elisa sakit, Aditya tidak pernah menghubunginya sekali pun, entahlah sejak pertengkaran nya dengan Elisa dulu, Aditya seperti menghilang dan cuek dengan Elisa. Dan Elisa juga tidak menghubungi Aditya terlebih dahulu karena ingin fokus dengan kesehatanya. Selama 3 hari penuh Elisa istirahat di rumah , dia tidak bisa kemana mana karena kedua kakak nya yang sangat posesif, namun begitu 3 hari di lalui Elisa, di hari ke 4 Elisa langsung bangun pagi pagi dan langsung ke kantor tanpa sarapan di rumah. Elisa sampai di kantor berbarengan dengan Bella. Asisten nya itu terheran heran melihat Elisa berangkat sangat pagi, namun tidak berani bertanya. Elisa sampai di ruanganya , dia menghubungi Bella untuk membelikan dia sarapan. Tak berapa lama Bella masuk membawakan makanan dan menatanya di meja yang biasa untuk menerima tamu, setelah selesai Bella pergi menuju ruangan nya sendiri, sementara Elisa memakan menu sarapanya. Tepat setelah sarapan nya habis kakak nya menelfon.
" Hallo dek ,kok berangkat nya pagi sekali nggak ikut sarapan lagi" tanya James .
" Aku ada dokumen yang belum selesai kak jadi aku berangkat pagi sekali, lagian aku baru aja sarapan di kantor tadi di beliin Bella" kata Elisa.
" Besok besok jangan di ulangin lagi ya " kata James.
" Iya kakak ku yang bawel, lagian kalo aku nggak berangkat pagi sekali mungkin kakak akan ngelarang aku kerja lagi" kata Elisa.
" Ya kan kamu baru aja sembuh, dokter juga bilang kamu nggak boleh kecapean ,kakak nggak mau kamu sakit lagi" kata James.
" Iya iya , mulai sekarang aku nggak akan memaksakan diri lagi kalo udah lelah nanti aku istirahat di kamar pribadiku kok" kata Elisa.
" Bener ya ,jangan terlalu lelah inget baru sembuh, kalo kamu sampai sakit lagi karena kelelahan kakak kurung kamu di rumah" kata James.
" Ih sadis amat ama adek sendiri"kata Elisa.
" Makanya kalo dibilangain jangan bandel" kata James.
" Iya iya, udah ah aku mau lanjutin kerja kak soalnya nanti jam 9 ada meeting" kata Elisa.
" Ya sudah sana" kata James sambil menutup telfon ny
__ADS_1
Tepat jam 07.15 , Bella masuk ke ruangan seperti biasa untuk memberitahukan jadwal Elisa hari ini. Elisa menerima ipad dan membaca jadwal nya yang ternyata sangat padat.
" Hmm oh iya nanti jam 09.00 kita ada meeting dengan klien dari Korea Selatan untuk tanda tangan kontrak kerja sama perusahaan entertaint kita yang di sana kan? apa semua berkasnya sudah kamu persiapkan" tanya Elisa.
" Sudah nona, semua sudah siap saya juga sudah menyiapkan tempatnya" kata Bella.
" Memangnya kita mau meeting di mana?" tanya Elisa.
" Kita akan meeting di hotel D'lisa milik anda" kata Bella.
" Oh ,baguslah sekarang kembali ke ruangan mu aku akan menyelesaikan beberapa berkas sebelum kita pergi" kata Elisa.
" Baik nona Presdir" kata Bella.
Elisa menyelesaikan beberapa pekejaannya hingga tak terasa waktu menunjukkan pukul 08:45 waktu setempat. Bella memasuki ruangan Elisa untuk memberitahukan sudah saatnya berangkat. Elisa pun beranjak dari kursi kerjannya, menenteng tablet canggih nya sementara Bella membawa tas berisi laptop dan beberapa dokumen penting yang terkait meeting hari ini. Elisa berjalan menuju lift khusus bersama Bella di belakangnya, lift itu langsung menuju basemant parkiran bawah khusus petinggi perusahaan. Elisa menaiki mobil sportnya. Elisa dan Bella di antar supir menuju hotel D'lisa yang hanya menempuh perjalanan 10 menit saja. Setelah sampai Elisa langsung di arahkan menuju meeting room oleh Bella, klien belum datang masih ada waktu 5 menit. Elisa menunggu di ruangan itu dan tak berapa lama klien dari Korea Selatan pun datang, dan betapa terkejutnya Elisa mendapati bahwa yang datang tak lain dan tak bukan adalah Aditya dan ayahnya beserta asisten pribadi masing masing. Namun Elisa bersikap profesional ,dia tak mau mencampur adukkan urusan pribadi dengan pekerjaan. Elisa berjabat tangan dengan Aditya dan ayahnya kemudian mempersilahkan untuk duduk. Minuman di sajikan dan mulailah mereka membahas tentang kontrak kerja sama dan mencapai kesepakatan untuk menandatangani kontrak tersebut. Setelah selesai mereka tidak langsung pulang, ya mereka mengobrol ringan.
" Baik, emm saya tidak menyangka bahwa yang akan bekerja sama dengan perusahaan saya adalah anda dan tuan Kim" kata Elisa.
" Ya saya pun sangat kaget tadi ternyata pemilik perusahaan entertaint ternama di negara saya ternyata adalah nak Elisa" kata tuan Kim.
" Semoga kerja sama kita bisa berjalan terus dan bisa saling menguntungkan tuan" kata Elisa.
" Ah jangan panggil tuan, panggil om saja biar lebih akrab" kata tuan Kim.
__ADS_1
" Iya om" kata Elisa sambil tersenyum.
" Eh ngomong ngomong kalo nak Elisa adalah pemilik perusahaan Golden Entertaint , berarti nak Elisa adalah orang misterius yang menduduki peringkat 1 sebagai orang paling kaya dan berpengaruh sedunia yang baru baru ini menjadi pembicaraan dunia?" tanya tuan Kim.
" Kenapa om bisa menebak bahwa itu saya?" tanya Elisa heran.
" Em om pernah baca di sebuah artikel di majalah bahwa orang itu adalah pemilik Golden Entertaint, dan seorang presdir di EL Group company" kata tuan Kim.
" Eh aaa hehehe itu memang saya om, tapi tolong rahasiakan ini ya om ,saya masih belum siap untuk di ketahui oleh semua orang, kekuatan dan kekuasaan saya masih lemah ,saya takut di manfaat kan orang untuk menggulingkan saya" kata Elisa.
" Hmm baiklah aku mengerti ,kamu punya pemikiran yang sangat teliti nak, teruskan dan tingkatkan karir mu" kata tuan Kim.
" Oh iya om, apa om masih ingat majalah apa yang memuat berita itu?" tanya Elisa.
" Oh itu adalah majalah bisnis dari Perancis , untung saja pembaca majalah itu adalah dari kalangan bos bos besar karena itu adalah majalah edisi terbatas " kata tuan Kim.
" Oh biar nanti anak buah saya mencekal berita itu agar tidak keluar lagi, itu bisa sangat berbahaya untuk saya" kata Elisa.
" Tindakan yang bagus nak" kata tuan Kim.
" Kalau begitu saya pamit kembali ke kantor om, pekerjaan yamg menumpuk sudah menunggu ππ" kata Elisa berpamitan.
" Oh iya silahkan maaf om mengganggu waktu mu" kata tuan Kim.
__ADS_1
" Tidak sama sekali kok om, kalau begitu om Aditya saya pamit " kata Elisa sambil menjabat tangan tuan Kim dan Aditya.
Bersambung.............