
Satu minggu kemudian , Rafa beserta keluarga nya Aditya berangkat ke Indonesia dengan membawa pernak pernik lamaran yang sangat banyak ,bagasi jet pribadi mereka pun sampai penuh. Setelah menempuh beberapa jam penerbangan sampailah mereka di bandara Soekarno Hatta, rencana nya mereka akan menginap di hotel semalam karena ketika mereka tiba di bandara sudah menunjukkan pukul 18.30 WIB, dan barang barang yang di bawa untuk lamaran telah Rafa kirim menggunakan mobil box ke rumah ibu nya dan mengabari ibu nya terlebih dahulu.
Mereka menginap di hotel bintang 5 di Jakarta dan pagi nya mereka naik pesawat menuju ke Jogja dan di jemput menuju kampung Rafa. Sesampai nya di rumah ibu nya Rafa yang kini telah di renovasi, mereka di sambut dengan hangat. Ibu nya Rafa mempersilahkan keluarga Aditya untuk istirahat di kamar tamu, sedang kan Rafa di kamar nya sendiri. Barang barang untuk lamaran telah di tata dan memenuhi ruang keluarga yang sengaja di kosongkan.
Sebelum acara lamaran besok siang, malam nya Aditya ke rumah ayah nya untuk meminta restu dari nya dan membicarakan masalah pindah ke Korsel. Rafa di bantu Aditya membujuk sang ayah agar mau ikut Rafa ke Korsel untuk hidup bersama lagi.
" Ayah ,maafkan Rafa yang baru datang sekarang untuk meminta doa restu dari ayah" kata Rafa sambil berlutut di depan ayah nya.
" Tidak apa apa nak, kamu mau ke sini jenguk ayah saja sudah sangat senang, restu ayah selalu bersama mu, Sekar gadis yang sangat baik dan juga lemah lembut, kalian sangat cocok, ayah sudah tahu betul bagaimana Sekar" kata ayah nya.
" Terima kasih ayah, dan ya Sekar memang gadis yang sangat baik ,itulah kenapa Rafa memilih Sekar" kata Rafa.
" Bayi ayah ternyata sudah besar ,ayah sangat bahagia melihat mu yang sekarang sukses dan berhasil menjalan kan perusahaan kakak mu dengan sangat baik" kata ayah nya.
__ADS_1
" Iya yah ,Rafa sudah besar sekarang dan akan mempunyai keluarga sendiri" kata Rafa.
" Nak ,pesan ayah ,jangan sekali kali kamu meniru jejak ayah mu ini nak, biarlah ayah saja yang berdosa ,kamu jangan seperti ayah, bahagiakan Sekar ,jangan sekali kali berpaling ke wanita lain seperti ayah" kata ayah nya Rafa.
" Iya yah, Rafa tidak akan pernah melakukan hal itu, oh iya kedatangan Rafa bukan hanya meminta doa restu, tapi juga ingin mengajak ayah ikut dengan Rafa dan tinggal di rumah peninggalan kakak" kata Rafa.
" Maaf nak, ayah tidak bisa, ayah terlalu malu untuk menginjakkan kaki ayah ke sana, lagi pun masih ada adik mu yang harus ayah jaga, dia sedang kuliah sekarang" kata ayah nya.
" Ayah sudah lah ,lupakan masa laku, saat nya kita menatap masa depan, Rafa ingin keluarga Rafa utuh seperti lain nya, dan untuk adik ku ,dia bisa pindah kuliah di sana, atau kalau dia nggak mau ya terpaksa ,dia akan tinggal di Indonesia sendiri untuk menyelesaikan pendidikan nya " kata Rafa.
" Jangan ragu lagi om, Rafa hanya meminta om untuk tinggal bersama , apa yang menjadikan om ragu? Rafa sudah melupakan masa lalu, dia hanya ingin semua keluarga nya berkumpul " kata Aditya membantu Rafa membujuk ayah nya.
" Benar yang di katakan papa Aditya , ayah harus ikut dengan Rafa, agar kita semua dekat dengan kakak" kata Rafa.
__ADS_1
" Tapi apakah ibu mu menerima jika ayah tinggal bersama dengan kalian?" tanya ayah nya Rafa.
" Ibu menerima nya yah, ibu sudah lama memaafkan ayah, ibu juga sudah setuju dengan rencana Rafa" kata Rafa.
" Benar om, kami telah berdiskusi dan ibu nya Rafa setuju dengan rencana ini, om tidak bisa menolak" kata Aditya.
" Hmm baiklah, nanti ayah akan bicara dengan adik mu ketika dia pulang kuliah" kata ayah nya Rafa.
" Baiklah yah, kalau begitu Rafa dan papa Aditya pamit pulang" kata Rafa.
" Iya nak, hati hati di jalan" kata Ayah nya Rafa.
" Kamu pamit om" kata Aditya.
__ADS_1
" Oh iya ,dan terima kasih sudah menjaga dan membesarkan Rafa" kata ayah nya Rafa.
Bersambung........