
Pagi hari nya ,rumah Rafa sangat ramai dengan hiruk pikuk yang terjadi sejak pagi buta, semua sibuk mempersiapkan acara lamaran Rafa ke rumah Sekar. Setelah semua persiapan rampung, giliran para wanita yaitu ibu nya Rafa, Meyra dan juga adik tiri Rafa sibuk berdandan di kamar masing masing. Akhirnya pukul 09.30 ,semua nya telah siap dan acara lamaran pun di mulai, Rafa mengenakan setelan jas formal berwarna navy berjalan paling depan di dampingi orang tua kandung nya menuju rumah Sekar yang ada di sebelah rumah nya.
Rombongan keluarga Rafa memenuhi ruang tamu rumah keluarga Sekar, belum lagi pernak pernik yang di bawa keluarga Rafa, membuat ruangan itu penuh sesak. Para tetangga lain nya berdecak kagum dengan ketampanan Rafa dan juga Aditya yang sangat menonjol. Acara lamaran pun di mulai, di awali dengan sambutan dari perwakilan keluarga Rafa yaitu ayah nya sendiri untuk menyampai kan maksud kedatangan keluarga Rafa.
" Baik ,kami menerima dengan hangat dan tulus kedatangan seluruh keluarga dari Nak Rafa, untuk masalah lamaran akan saya tanya kan terlebih dahulu kepada putri saya ,sebagai bukti bahwa dia menerima atau menolak lamaran ini" kata Ayah nya Sekar, kemudian beliau menoleh ke arah putri nya.
" Nak hari ini, Rafa memenuhi janji nya 2 tahun silam untuk menikahi mu, dan dia sekarang datang ke rumah kita menunaikan sumpah nya, bagaimana pendapat mu nak? apa kamu menerima pinangan dari nya?" tanya ayah nya Sekar.
" Sekar menerima nya yah" kata Sekar ,yang membuat semua orang bersyukur dan bahagia.
" Nah nak, Sekar telah setuju begitu juga dengan kami sekeluarga ridho putri kami menjadi istri mu" kata ayah Sekar.
" Alhamdulillah ,terima kasih ayah" kata Rafa sambil menyalami ayah nya Sekar dan memanggil nya dengan sebutan ayah.
" Baiklah sekarang acara tukar cincin,kalian majulah dan duduk saling berhadapan" perintah ayah nya Sekar.
Setelah acara pertukaran cincin, kemudian seserahan mahar, dan di lanjutkan dengan diskusi tanggal pernikahan. Rafa bersikeras menikahi Sekar satu minggu setelah acara lamaran.
" Tapi nak, itu terlalu cepat, kami belum punya persiapan jika secepat itu" kata ibu nya Sekar dan di setujui oleh keluarga Sekar yang lain nya.
" Ibu tidak usah khawatir, Rafa yang akan mengurus semua nya" kata Rafa.
__ADS_1
" Kalau begitu ,kami menurut saja dengan mu nak" kata ibu nya Sekar.
" Karena waktu Rafa di sini tidak banyak, jadi Rafa ingin segera melangsungkan pernikahan secepat nya, nanti setelah acara ijab kabul, akan di lakukan resepsi sesuai adat jawa bu, setelah itu, saya akan memboyong Sekar ke Korea Selatan dan mengadakan resepsi juga di sana, agar para kolega dan teman bisnis Rafa mengenal Sekar, kalian juga akan ikut ke sana, tidak usah bingung dengan biaya nya ,Rafa yang tanggung semua" kata Rafa.
" Baiklah nak, kami ikut saja rencana mu mau bagaimana, tapi apa kami tidak merepotkan jika ikut ke sana nak? " tanya ayah Sekar.
" Tidak ayah, bagaimana bisa merepotkan, malah Rafa akan senang karena kalian akan tahu rumah Rafa, dan kalian bisa tenang jika Sekar tinggal di rumah Rafa, di sana sangat sejuk dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan" kata Rafa.
" Oh iya ,siapa kah kedua orang ini nak Rafa ,ayah belum pernah melihat mereka" kata ayah nya Sekar sambil menunjuk ke arah Aditya dan istri nya.
" Oh perkenalkan ayah, ini papa dan mama angkat Rafa ,merekalah yang membesarkan Rafa setelah kak Elisa tiada, mereka lah yang mendidik Rafa untuk menjadi pengusaha yang jujur dan tegas, nama nya papa Aditya dan mama Meyra, oh iya ini putra mereka Maheswara " kata Rafa.
" Oh salam kenal tuan Aditya dan nyonya Meyra" kata Ayah nya Sekar sambil bersalaman kepada kedua suami istri itu.
" Ah iya aku lupa memberitahu kak James dan kak Alex, bagaimana ini pa, mereka pasti akan menghajar Rafa" kata Rafa sambil menepuk jidat nya.
" Astaga Rafa ,hal sepenting ini kamu sampai lupa memberi tahu kakak kakak mu itu, habislah riwayat mu " kata Aditya.
" Ya kami memang akan menghabisi nyawa adik kurang ajar ini, berani berani nya main rahasia dengan kami" kata seseorang yang membuat Rafa meremang kaget.
" Ka kakak ,sejak kapan kalian sampai di sini?" tanya Rafa gugup.
__ADS_1
" Sejak kamu berkata lupa mengabari kami" kata Alex.
Ya James dan Alex datang ke acara lamaran Rafa, namun mereka sedikit terlambat ,dan juga Rafa tidak menyadari keberadaan mereka bedua. Mereka menatap tajam ke arah Rafa dengan aura menyeramkan.
" Ma maaf kak, Rafa lupa karena terlalu bersemangat" kata Rafa gugup.
" Kau tau ,kalau Aditya tidak memberi tahu ku kemarin, aku dan Alex tidak akan pernah tahu, kamu nakal sekali Rafa, setelah mendengar kabar yang mendadak itu, kami dengan terburu buru membawa baju seadanya dan langsung terbang kemari dari Rusia , kami kelelahan dan mengalami jetlag dan dengan gampang nya kamu ngomong lupa, akan aku hajar kau nanti ,tunggu perhitungan dari ku" kata James yang pura pura marah.
Semua keluarga Sekar bingung dengan kedatangan kedua tamu asing itu, siapa kah mereka dan kenapa mereka marah kepada Rafa.
" Jangan dong kak, maafin Rafa, , kalo kakak menghajar Rafa, nanti pernikahan Rafa di tunda sampai waktu yang tidak di tentukan, harus nunggu lama lagi dong, keburu tua nanti Rafa kaya kakak yang nggak nikah nikah padahal udah kepala 4 juga" kata Rafa yang dengan gaya memelas.
" Dasar adik sableng ya , huh sudah lah, males kalo udah urusan debat nikah" kata James yang memutar bola mata malas ke arah Rafa.
" Hehehe maaf kak, tapi kan emang bener, ya udah kakak ke sini bawa hadiah apa untuk calon istriku?" tanya Rafa dengan gaya manja.
" Iya kakak tahu kamu pasti nagih hadiah, nih kakak bawain untung aja udah jadi saat kita mengambil nya dengan tergesa gesa" kata Alex sambil menyerahkan sebuah kotak besar berwarna cokelat dengan pita pink besar kepada Sekar.
Karena semua memandang ke arah James dan Alex, Rafa pun mengerti maksud tatapan mereka.
" Ah iya Rafa lupa, ini adalah kakak angkat Rafa dan juga kak Elisa, mereka lah yang dulu menjaga dan melindungi kak Elisa ketika kuliah di Rusia, yang ini kak James dan yang itu kak Alex , mereka sudah seperti kakak ku sendiri dan mereka sangat menyayangi ku" kata Rafa.
__ADS_1
" Oh ,selamat datang tuan James dan tuan Alex" kata ayah nya Sekar menyambut mereka berdua.
Bersambung........