
Sejak serangan pertama yang di lancarkan Elisa, mafia Odordo mulai beraksi dengan memprovokasi pihak Elisa dengan kata kata yang mereka pikir bisa membuat anak buah Elisa hilang kendali karena marah, namun mereka tidak akan menyangka kalau anak buah Elisa tidak akan pernah berani mengambil keputusan ataupun tindakan sebelum Bos muda mereka mengeluarkan perintah. Elisa tidak terpengaruh karena itu adalah alur strategi serangan dari mafia Odordo, dan Elisa telah mempelajarinya dari awal. Sebagai balasan 2 hari kemudian Elisa bergerak untuk menguasai kawasan Agrikultur dan Petrokimia milik mafia Odordo, yang berada di kota Ufa ,Rusia.
Mafia Odordo hanya menantang lewat kata kata ,tetapi Elisa membalasnya dengan tindakan cepat .Elisa mengirimkan 30 pasukan elite miliknya untuk menyapu wilayah tersebut dan pada pukul 3 pagi waktu setempat Elisa telah menerima laporan kemenangan dan menandai wilayah itu sebagai wilayah Dewa Kematian.
Sergio tidak terima , wilayah wilayah yang menurutnya penting telah di rebut hak kekuasaa nya darinya. Tindakan Elisa benar benar telah membuatnya marah besar, niatnya mau memprovokasi gadis kecil itu malah sekarang senjata makan tuan, gadis kecil itu telah menantangnya berkali kali,dia sungguh berani dan tidak boleh di remehkan , gerakan Elisa tidak terduga dan terjadi dengan tiba tiba. Sekarang Sergio menambah jumlah pasukan dan memperketat penjagaan di wilayah wilayah penting Odordo apalagi wilayah di kota pelabuhan Vladivostok.
__ADS_1
Yang merupakan jantung dari geng mafia Odordo di mana semua bisnisnya keluar masuk dari sana. Sergio sekarang terpancing untuk melakukan serangan balasan dengan mengirimkan anak buahnya menuju wilayah wilayah Dewa Kematian, namun tindakan mereka akan membawa kepada malapetaka bagi mereka. Elisa senang karena targetnya memakan umpan.
Sejak kedatangan pasukan elite Dewa Kematian yang di kirim oleh kakek Bayu, dan kedatangan dari beberapa mafia yang telah tunduk dengan Dewa Kematian , Elisa menyiapkan sebuah jebakan besar untuk Odordo tanpa terdeteksi oleh mata mata mereka. Elisa telah mengosongkan wilayah wilayahnya dari karyawan biasa yang bekerja di bawahnya , semuanya sepi dan hanya menyisakan orang orang terlatih milik Dewa Kematian yang nanti akan menyambut kedatangan serangan besar besaran dari Odordo.
Di tempat lain.......
__ADS_1
Sergio membagi bagi semua anak buah nya menjadi beberapa kelompok dan memberikan misi menyerang wilayah wilayah Elisa, namun dia juga menyisakan pasukan terbaik untuk melindungi markas yang sekaligus tempat nya berbisnis, jaga jaga jika bocah itu tiba tiba menyerang nya kemari. Semua anak buahnya telah bergerak menuju wilayah misi masing masing, sementara Sergio duduk di ruangan kebesara nya bersama istri dan anaknya Aretha.
Bersambung................
🌺🌺 Terima kasih kepada pembaca sekalian yang sudi mampir ke sini dan memberikan dukungan untuk Author yang masih pemula ini, beribu ribu ucapan terima kasih aku ucapkan ,jangan bosen bosen baca novel aku ya, jika ada saran maupun kritik ,Author sangat siap menerimanya 🌺🌺
__ADS_1