
" Kalian lama amat sih, cuma mandi juga, apa kalian mandi bareng jadi lama karena main dulu?" tanya James yang blak blakan dan membuat Sekar memerah wajah nya
" Ih apaan sih kak, ya mandi biasa lah dan sendiri sendiri juga, yang membuat lama tuh Sekar nyopot gaun nya" kilah Rafa.
" Terus yang teriak tadi siapa, hayo loh " kata Alex yang membuat semua orang tertawa, emang 2 bule itu tu kalo ngomong asal jeplak aja nggak kira kira.
" Tadi tu Rafa cuma jahilin Sekar ,udah itu aja, kakak ni ya pikiran nya" kata Rafa sambil menghela nafas.
" Sudah sudah, ayo kita makan malam saja, udah pada kumpul semua ini" kata ibu nya Rafa menengahi.
Mereka pun makan dengan lahap dan sesekali di selingi dengan candaan yang membuat makan malam semakin meriah. Setelah selesai dan semua di bersihkan , tak lantas membuat semua nya bubar ,mereka masih berkumpul untuk berbincang bincang dam saling mengenal satu sama lain. Dan ya biasa lah 2 bule, merekalah yang paling banyak bicara dan juga di tanya tanya , maklum mereka berbeda sendiri, beda negara, beda budaya serta kebangsaan. Sementara Aditya dan Meyra pamit untuk ke kamar karena putra mereka sudah mengantuk. Rafa dan Sekar hanya mendengarkan perbincangan semua orang, Rafa menatap kosong ke arah keluarga besar nya, seperti ada yang kurang dan tiba tiba hati nya menjadi sakit dan sedih.
" Mas kenapa ?" tanya Sekar yang menyadari perubahan sikap Rafa.
" Ah tidak ,hanya rindu dengan kak Elisa saja" kata Rafa sambil mengelap mata nya yang berair.
" Oh, aku tahu kamu sangat merindukan kak Elisa, memang sangat sulit untuk melepaskan seseorang yang paling kita cintai, tapi walau bagaimana pun kakak mu telah tiada, dia tidak mungkin kembali lagi, dia pasti bahagia kok di surga" kata Sekar menghibur suami nya.
__ADS_1
" Iya ,terima kasih sudah menghiburku" kata Rafa.
" Itu memang sudah menjadi tugas ku, sekarang kamu punya tempat untuk menumpahkan air mata mu dan segala keluh kesah mu, kamu bisa bersandar sebentar kepada ku, aku akan selaku ada untuk menghibur dan mendukungmu" kata Sekar.
Rafa pun tersenyum mendengar penuturan istri nya, Rafa berjanji di dalam hati nya, dia akan selalu melindungi Sekar ,mencintai nya ,menyayangi nya sampai maut memisahkan. Rafa beruntung mendapatkan istri yang sangat perhatian dan lembut seperti Sekar, ucapan Sekar telah sedikit membuat Rafa melupakan sakitnya di tinggal oleh kakak nya.
Sekar sudah sangat mengantuk, dan tertidur dengan kepala bersandar di lengan kekar Rafa. Melihat istri nya tertidur ,Rafa pun pamit untuk ke kamar istirahat, dia juga sudah sangat capek sekali. Rafa menggendong istri nya ala bridal style ,ke kamar mereka berdua, saat dia menggendong istri nya ,dia mendapat sorakan dari kedua kakak nya dan juga sepupu sepupu Sekar, Rafa hanya menanggapi nya dengan tersenyum.
Sesampai nya di kamar, Rafa membaringkan Sekar dengan sangat pelan, agar istri nya itu tidak terbangun. Kemudian dia membenarkan posisi kepala Sekar dan menyelimuti nya ,setelah itu dia ikut terbaring di ranjang den tidur memeluk istri nya, rencana bongkar kado pun batal.
Sayup sayup terdengar azan shubuh dari musholla, Sekar yang sudah terbiasa bangun pagi pagi, membuka mata nya ,dia merasakan ada benda berat yang menimpa pinggang nya, betapa terkejutnya dia mendapati Rafa tidur memeluk diri nya seperti memeluk guling, Sekar belum terbiasa bangun mendapati seorang laki laki memeluk diri nya, ini adalah pagi pertama dia bangun dan langsung melihat wajah tampan suami nya.
" Mas lepasin dong, Sekar mau ke keluar bantu ibu di dapur" kata Sekar sambil berusaha memberontak.
" Udah tidur lagi aja, di dapur udah ada yang bantuin ibu ,ada bibi juga ,ada para tetangga juga yang masih bantuin di dapur" kata Rafa.
" Nggak, Sekar mau keluar sekarang, cepetan lepasin enggak, nanti aku cubit ya" kata Sekar.
__ADS_1
" Berani kamu cubit suami mu , jangan salahkan aku kalau akan memakan mu" kata Rafa.
" Apa maksud mas?" tanya Sekar yang tidak mengerti maksud dari Rafa.
" Kalau kamu berani cubit aku, maka pagi ini kita akan melakukan 'itu' sampai kamu tidak bisa berjalan" bisik Rafa di telinga Sekar.
Sekar pun langsung memerah wajah nya dan menyembunyikan wajah nya di dada bidang Rafa, suami nya itu malah tertawa melihat istri nya yang langsung malu.
" I ini udah pagi dan juga masih banyak orang di sini, para tetangga masih ada di sini juga" kata Sekar gugup.
" Emang kenapa kalau ada mereka?" tanya Rafa.
" Ah sudahlah, kumohon suami ku yang sangat tampan ,biarkan aku keluar dan membantu di dapur ,masih ada banyak pekerjaan di dapur, hari ini masih harus masak banyak" kata Sekar.
" Karena kamu memuji ku tampan ,kalau begitu akan aku lepas kan, awas jangan capek capek, ya sudah sana" kata Rafa sambil melepaskan pelukan nya.
" Terima kasih ,suami ku sayang" kata Sekar sambil mencium pipi Rafa.
__ADS_1
Bersambung........