ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
RCGM S2 : penyesalan ayah


__ADS_3

Hari itu, rencananya Rafa akan melihat kinerja dari orang kepercayaan kakak nya di pabrik yang dulu di beli secara spontan oleh Elisa, dia juga akan menengok sebentar keadaan ayah nya setelah itu kembali lagi ke rumah bertemu ibu nya.


Di pabrik, Rafa meninjau laporan keuangan pabrik tersebut, Rafa puas dengan kinerja orang itu dan berkeliling pabrik sebentar. Kedatangan nya membuat heboh seisi pabrik, apalagi karyawan wanita nya, ya penampilan Rafa yang memakai setelan jas rapi berwarna biru dongker, sangat tidak cocok dan sangat mencolok di lingkungan pabrik itu. Semua orang memandangnya kagum dan bertanya tanya siapa Rafa, karena Rafa tidak ingin menganggu konsentrasi para karyawan, dia memutuskan untuk segera pergi dari pabrik, menuju ke rumah ayah nya. Di rumah ayah nya dia bertemu dengan ayah dan juga putri nya yang kini berusia 18 tahun, ibu nya masuk ke rumah sakit jiwa ,setelah pertemuan nya yang terakhir dengan Elisa 15 tahun silam.


" Apa kabar ayah? " tanya Rafa basa basi dengan ekspresi datar, dia belum bisa memaafkan ayah nya, namun tidak bisa membenci nya.


" Baik nak, alhamdulillah, gimana kabar mu dan juga ibu mu ketika tinggal di luar negeri?" tanya ayah nya.

__ADS_1


" Sangat baik, Rafa di besarkan oleh papa Aditya dan sekarang Rafa telah menyelesaikan pendidikan sampai S3 , dan juga sedang belajar memimpin perusahaan peninggalan kakak" kata Rafa.


" Syukurlah, maafkan ayah mu ini nak, aku memang ayah yang buruk bagi anak anak nya, pimpin lah perusahaan dengan baik, jangan kecewakan kakak mu, kini beban dan tanggung jawab yang dulu di pikul kakak mu, beralih ke pundak mu, ayah hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk mu nak" kata ayah nya.


" Terima kasih ayah, nasehat ayah akan selalu Rafa ingat sampai kapan pun, oh iya jika ayah butuh sesuatu jangan ragu untuk bilang ke Rafa, dan untuk biaya sekolah adik ku ,Rafa akan terus biayai sampai selesai, walau bagaimana pun dia juga keluarga ku" kata Rafa.


" Sungguh mulia hati mu nak, ayah telah banyak melakukan kesalahan dan banyak menyakitimu, namun kamu tidak sedikitpun membenci ayah mu, ayah jadi teringat ketika kakak mu ,berteriak marah pada ayah, hari itu juga ,ayah menyesal telah meninggalkan kalian, ayah tahu kakak ku sangat benci dengan ayah, dan ketika kakak mu pergi, hati ayah sangat hancur, belum sempat ayah menebus semua dosa ayah kepada nya ,dia telah meninggalkan ayah duluan" kata ayah nya sambil berlinang air mata.

__ADS_1


" Ini salah ayah yang tidak menyayangi nya ketika kecil, sehingga kakek mu membawa nya dengan paksa, dia jadi di didik di lingkungan mafia dan menjadi seseorang yang berbeda, ayah tahu itu, dan juga memang itulah sikap dan tempramen yabg harus di miliki seorang bos mafia, walau cara didik kakek mu kurang bagus , tapi kakek mu telah menjadikan Elisa pemimpin yang sangat di banggakan dan di segani" kata ayah nya.


" Ayah sangat menyesal nak, jika saja waktu bisa di putar kembali, ayah akan sangat menyayangi kalian berdua, dan sekarang kakak mu telah tiada, ayah tidak punya kesempatan lagi untuk menebus semua kesalahan ayah" kata beliau lagi.


" Sudah lah yah, yang lalu biarlah berlalu, kami tidak membenci ayah, ayah tetap akan menjadi ayah kami dan tidak akan pernah berubah" kata Rafa dan memeluk ayah nya untuk menenangkan beliau.


Seorang gadis ,mengintip dari balik pintu dan mengucurkan air mata, dia sangat sedih mendengar curahan hati ayah nya yang sangat merindukan putri pertama nya yang telah tiada. Dia juga merasa bersalah, karena dia dan ibu nya ,telah memisahkan keluarga yang seharusnya hidup harmonis dan bahagia.

__ADS_1


Tak lama Rafa bertandang ke rumah ayah nya, dia pun pamit pulang ke rumah nya, sebelum pergi ,Rafa memberikan black kart kepada ayah nya untuk di gunakan membeli semua yang di perlukan. Rafa pun pulang ke rumah nya, dan langsung mandi setelah itu makan siang, kemudian Rafa bersantai di teras rumah di temani oleh Zidan.


Bersambung......


__ADS_2