ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
RCGM S2 : Rencana Pindah


__ADS_3

Rafa tadi menelfon Aditya untuk meminta izin menginap di rumah besar, toh sekarang Aditya adalah ayah angkat nya, Aditya pun mengizinkan nya. Aditya juga bercerita tentang surprise dari Meyra ,bahwa dia hamil , Rafa mengatakan sudah tahu dan Aditya agak kesal karena dia orang terakhir yang tahu.


" Papa kan kerja tadi, mama nggak mau mengganggu fokus kerja jadi mama beritahu nya belakangan, aku adalah orang yang pertama tahu karena aku yang menolong mama ketika muntah muntah di kamar mandi dan menelfon dokter, jadi aku yang tahu pertama kali hahaha" kata Rafa yang membuat Aditya kesal.


" Ya sudah, kamu bersenang senang lah" kata Aditya dan mengakhiri telefon nya.


Rafa pun berkumpul dengan kakak kakak nya di ruang keluarga, mereka sedang bermain PS berdua, Rafa pun menunggu untuk jatah giliran nya bermain, sementara ibu nya sedang membuatkan kue dan minuman untuk ke tiga putra nya itu.


" Kak kapan giliran Rafa ,lama banget sih?" kata Rafa yang kesal karena dia sudah menuggu sangat lama.


" Ih bentar dek, ini kan belum ada yang kalah jadi sabar dong" kata James.


" Alah ,kalau begini cara nya Rafa nggak bakal dapet giliran" kata Rafa ngambek.


" Sabar dek, sebentar lagi kok, di tunggu saja ya!" kata Alex.

__ADS_1


" Huft, iya deh iya, awas aja kalau masih lama, mending Rafa tidur aja" kata Rafa yang membuat kedua kakak nya tertawa.


" Ih dasar bocah, ngambek aja terus ,hahahaha" kata James.


Akhir nya tak berapa lama ,Rafa mendapat giliran main melawan Alex karena tadi James kalah, karena dari tadi dia di ganggu Rafa terus jadi fokus nya terpecah dan kalah deh. Rafa berseru senang sementara James mendengus kesal kepada adik nya yang jahil itu. Mereka bermain PS sampai jam 3 pagi ,kemudian mereka tidur satu ranjang dengan Rafa berada di tengah, sang ibu masuk ke kamar dan tersenyum melihat ketiga putra nya tidur dengan nyenyak di satu ranjang dan beliau terharu melihat Rafa tertidur dengan senyum bahagia.


" Setidak nya kamu masih punya pengganti kakak mu yang sudah pergi nak, semoga bisa seperti ini selama nya" gumam sang ibu, sambil membenarkan posisi selimut mereka bertiga.


Pagi hari nya , mereka bertiga masih tidur, padahal sudah di bangunin oleh ibu, mereka hanya mengeliat namun tidak bangun.


" Ayo bangun makan dulu, nanti di lanjut tidur lagi, ayo dong ,ih udah pada gede juga" kata sang ibu.


" Kak, hari ini kita kau ngapain?" tanya Rafa di sela kegiatan makan nya.


" Emm bagaimana kalau kita berlatih di ruangan latihan Elisa di lantai 2, sudah sangat lama aku tidak masuk ke sana" kata James.

__ADS_1


" Aku bahkan belum pernah masuk ke sana, papa Adit selalu melarang ku menyentuh senjata atau latihan bela diri, alhasil aku selalu diam diam pergi untuk latihan bela diri dan latihan senjata kak, masa iya kak Elisa saja yang wanita sangat tangguh dan jago semua nya dan aku hanya akan jadi laki laki yang akan duduk manis di depan laptop" kata Rafa.


" Hahahaha kasihan sekali adek kita ini James, baiklah mulai sekarang kami akan jadi guru mu, maka bersungguh sungguh lah dalam berlatih, nanti kakak juga akan mendatangkan semua guru yang pernah mengajari Elisa untuk melatih mu, kakak percaya kamu bisa melampaui Elisa" kata Alex.


" Betul sekali itu, tapi jika kamu terus tinggal di rumah Aditya ,ya akan susah juga sih" kata James.


" Emm gimana kalo Rafa tinggal di sini lagi, toh Rafa sekarang juga udah dewasa, udah mau kuliah, ya itung itung belajar mandiri dan bertanggung jawab akan rumah peninggalan kakak ini" kata Rafa.


" Bener juga, sudah saat nya kamu berlatih bertanggung jawab dan mengelola apa yang sudah di wariskan untuk mu, kakak setuju nanti kamu bicarakan sama Aditya, dia pasti akan paham maksud mu" kata Alex.


" Iya kak" kata Rafa.


" Berhubung kamu akan tinggal di sini lagi, aku dan James akan tinggal di sini selama 2 tahun dan akan mengajari mu pelan pelan mengurus semua perusahaan kakak mu , dan tentu akan di bantu oleh Aditya yang lebih berpengalaman, karena kamu satu satu nya keturunan asli keluarga Brawijaya, kami sudah berjanji dengan kakek untuk menjaga mu" kata Alex lagi.


" Iya , biar nanti Evan yang akan menjadi asisten pribadi mu, atau kamu mau Zidan asisten pribadi kakak mu dulu ?" tanya James.

__ADS_1


" Emm nanti aku pikirkan lagi deh kak" kata Rafa.


Bersambung.........


__ADS_2