ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
meminta ijin berteman


__ADS_3

Tak terasa musim dingin telah berada di ujungnya, sekarang sedang peralihan menuju musim semi, salju salju mulai mencair sedikit demi sedikit, namun udara masih tetap dingin menggigit, rumput rumput mulai tumbuh pelan pelan, tuans daun daun mulai menerobos kerasnya ranting untuk keluar menyambut datangnya musim semi, langit berubah cerah dengan warna birunya yang menawan menggantikan langit yang selalu mendung karena musim salju. Toko toko mulai mengganti aneka pernak pernik musim dingin dengan pernak pernik musim semi mulai dari toko baju, toko aksesoris, toko tas dan sepatu, toko makanan pun tidak ketinggalan dan masih banyak lainya .


Dan tak terasa selama hampir satu bulan ini elisa akan menyelesaikan satu semester kuliahnya tanpa di ketahui teman teman seangkatanya, model belajar elisa memang lain dari pada lain, ketika dia sedang serius maka jangan harap ada yang bisa menanyainya apalagi mengajak ngobrol elisa, dan juga elisa mengambil semua tugas tugas satu semester dari dosen dan akan dia kerjakan semuanya sehingga ketika pengumpulan tugas hanya elisa yang tidak menyerahkan tugasnya karena elisa telah menyelesaikan semua tugas tugasnya selama satu semester sementara teman temanya baru mencicil nya. selain elisa mempelajari ilmu bisnis, elisa juga belajar ilmu bangunan seperti teknik sipil, arsitektur,struktural, interior dan eksterior, spesialis konstruksi jalan dan jembatan, elisa menguasai semuanya tanpa terkecuali, elisa juga belajar tentang dunia entertaiment atau dunia broadcasting, perhotelan, pertambangan, teknik mesin, farmasi, IT dan kimia serta sains. dan elisa menyelesaikan semuanya selama 4 tahun sampai S3 dan mendapat berbagai gelar .


Kembali ke awal cerita, hari ini elisa ada jadwal mata kuliah siang namun dari pagi elisa sudah ada di kampus bersama kedua kakaknya karena mereka ada jadwal kuliah pagi, jadi elisa memilih menunggu di dalam perpustakaan sambil mengerjakan tesisnya dan membaca beberapa buku menarik, hingga tidak elisa sadari ada seorang cowok yang mendekatinya, cowok itu duduk di hadapan elisa yang sedang fokus dengan laptopnya. Hingga suara deheman mengagetkan elisa , elisa pun memandang cowok yang meminta perhatianya dengan agak malas.


" oh kamu rupanya , ada apa? " tanya elisa acuh tak acuh dan dingin


" nggak papa sih cuma mau ijin numpang duduk di depan mu" kata cowok itu yang tak lain adalah adittya


" oh, inikan tempat umum siapa pun boleh duduk di mana yang di sukai, nggak usah minta ijin "


" ya ampun kamu dingin banget deh , aku mau kenalan nih, sudah hampir sebulan satu kelas duduk bersebelahan lagi, masa nggak saling sapa "


" kan kamu juga udah kenal aku, udah tahu siapa aku, masih mau kenalan?"


" bukan begitu maksudku aku mau jadi teman mu boleh nggak?"


" ada keuntungan apa aku berteman dengan mu?"


" ya elah temenan aja masa mikirin untung rugi sih, jadi mau ya kamu temenan sama aku "

__ADS_1


" lihat keadaan nya nanti deh "


" ih kok gitu sih, susah ya ber teman sama kamu"


" kalau kamu nggak suka ,jangan berteman sama aku, nanti kamu nyesel setelah tahu siapa aku sebenarnya atau bahkan kamu akan takut sama aku"


" nggak aku nggak akan menyerah begitu saja ,aku akan terus gangguin kamu sampai kamu mau jadi temen aku "


" ih maksa banget jadi orang"


" biarin yang penting dapat tambahan temen ,lagian kamu juga belum punya teman kan di sini?"


" siapa bilang aku nggak punya teman"


" hah ya emang watak aku seperti itu, aku hanya nunjukin emosi aku sama keluarga ku dan kalian bukan siapa siapa nya aku, lagi pula aku nggak kenal kamu walaupun tahu nama kamu"


" benarkah kamu nggak kenal aku? apa kamu lupa ? kita pernah bertemu lho "


" hah kapan? enggak tuh"


" eh beneran udah lupa kayaknya , apa kamu ingat rapat penting anggota pasukan khusus antar negara?"

__ADS_1


" ya aku ingat , itu terjadi 5 bulan yang lalu, kenapa?"


" hey aku salah satu anggota pasukan khusus negara korea selatan tau, aku pernah ngajak kamu ngobrol waktu itu, tapi kamu nggak ngegubris aku"


" oh iya iya aku ingat sekarang, dan waktu itu kamu ngambek dan cemberut sepanjang rapat kan?"


" ya iya lah sebel tahu di cuekin"


" hahaha kamu masih ingat kejadian itu? "


" ya iyalah sekarang aku nggak mau kehilangan kesempatan lagi, lihat kamu tertawa kecil sekarang, jadi kamu mau nih berteman dengan aku?"


" hah pede amat, aku kan belum berkata iya"


"tawa kamu sudah cukup bagi aku untuk kamu menjawabnya"


" dasar cowok aneh "


" haha jarang lho bisa kenal cowok kayak aku"


" ih narsis lagi" kata elisa sambil merapikan buku dan memasukkanya ke dalam tas begitu juga dengan laptopnya, kemudia elisa beranjak pergi dari kampus dan juga dari cowok sableng itu.

__ADS_1


" eeeeehh kamu mau kemana masa aku di tinggalin sih, aku ikut dong"


Elisa tidak peduli, dia terus melangkah dengan cepat menuju kantin kampus , elisa mengirim pesan kepada james apakah kelasnya sudah selesai atau belum, dan james langsung membalas sebentar lagi, ada apa?, elisa membalas kalau sudah selesai segera ke kantin kampus ,di tunggu segera. Elisa menoleh ke belakang dan berharap aditya tidak mengikutinya lagi, namun dugaan elisa salah aditya masih mengikuti elisa dan ketika pandangan mereka bertemu aditya cengengesan dan di balas dengusan jengkel elisa.


__ADS_2