ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
RCGM S2 : Presdir Baru


__ADS_3

Di mulailah hari hari sibuk Rafa, dia merasakan bagaimana menjadi seorang pemimpin, mahasiswa, anak, dan adik dalam satu waktu. Pikiran nya harus terpecah memikirkan semua yang menjadi tanggung jawab nya, namun dia tidak menyerah dan terus bekerja demi keluarga yang sudah mendukung nya, demi kakak nya yang menggantungkan harapan kepada nya. Rafa berjuang mati matian untuk membuktikan bahwa diri nya layak menggantikan kakak nya, Elisa. Dia dengan kecerdasan nya kini mampu membuat para investor dan pemegang saham di El Corp mempercayai nya, dia juga berhasil membawa perusahaan pusat di bidang tekhnologi di puncak kejayaan nya, dia menciptakan banyak sekali tekhnologi dan alat alat canggih dan menaik tajam kan grafik keuangan di perusahaan itu, dia juga berhasil memimpin perusahaan perusahaan lain nya beserta cabang nya. Karena dia masih berstatus mahasiswa jadi dia belum bisa melakukan perjalanan bisnis ke beberapa negara seperti Elisa dulu. Jajaran direksi menilai kemampuan Rafa yang sangat baik dan mengadakan rapat tertutup untuk menentukan apakah Rafa layak sebagai Presdir baru menggantikan Elisa, walaupun Rafa adalah pewaris satu satu nya dari keluarga Elisa ,namun juga harus di lihat seberapa mampukah Rafa dalam menjalankan dan mengelola perusahaan raksasa ini.


Tepat setelah Rafa menyelesaikan pendidikan S2 nya, para jajaran direksi perusahaan El Corp memutuskan mengangkat Rafa sebagai presdir baru. Dan resmilah hari itu Rafa memimpin El corp dan membawa nya menuju puncak kejayaan di atas kakak nya untuk menunjukkan pada kakak nya dia mampu dan berhasil.


Di rumah besar di adakan pesta untuk merayakan kelulusan S2 nya dan juga pengangkatan nya sebagai presdir baru, Rafa mengundang beberapa teman di penelitian dan juga orang orang penting di perusahaan, ya jadi nya itu adalah pesta resmi keluarga Brawijaya dalam menyambut pemimpin baru perusahaan. Di tengah tengah pesta, Rafa bosan, dia belum banyak mengenal orang orang di perusahaan nya, sementara teman teman nya telah pamit pulang. Rafa pun beranjak menuju tempat kakak dan kakek nya berada, dia duduk di antara mereka berdua.


" Kakek ,kakak, lihat Rafa berhasil , tapi apalah itu ,toh kalian tidak ada di sisi ku, kak, Rafa rindu dengan kakak, Rafa merasa kosong mendapat semua ini, masih terngiang semua perkataan kakak, yang akan mengantarku mendaftar sekolah, yang akan menemaniku dan mengajariku mengurus perusahaan, tapi kakak malah pergi lebih dulu" kata Rafa sambil menangis dengan pilu.

__ADS_1


" Bersabarlah sayang ".... kata seseorang di suatu tempat yang tidak di dengar Rafa.


Rafa berada di sana sampai pesta selesai, dia di cari banyak orang , dan keluarga nya panik karena dia tidak terlihat. James yang menyusul Rafa di makam kakak dan kakek nya, dia tahu Rafa pasti ada di sana dan benar saja.


" Dek ,kenapa malah di sini? ayo pulang ada banyak orang yang mencari mu, mereka ingin pamit pulang karena pesta telah berakhir dan kamu malah ada di sini, menangis lagi, cepat usap air mata mu dan ikut kakak" kata James sambil menarik Rafa untuk berdiri.


" Dasar ya, nakal sekali, kedepan nya kamu harus terbiasa dengan acara seperti itu , kamu sekarang adalah presdir ,ingat tanggung jawab mu telah bertambah, harus banyak banyak belajar, dan juga selalu jaga kesehatan mu, kakak nggak mau kamu kayak Elisa yang gila kerja nggak memikirkan kesehatan nya ,lihat dia jadi sakit dan malah pergi meninggalkan banyak tanggung jawab untuk kita, huh dasar adik nakal Elisa itu" kata James sambil memandang ke arah nisan adik kesayangan nya itu.

__ADS_1


" Iya kak Elisa jahat ninggalin kita semua dengan banyak beban, menyebalkan sekali, hahahaaha" kata Rafa sambil tertawa.


Mereka berdua pun pergi dari sana dan menuju aula tempat pesta, ternyata masih banyak orang yang ingin berpamitan kepada Rafa dan untuk sekedar mengenal wajah tampan itu. Rafa pun meladeni mereka satu persatu ,hingga tamu terakhir telah pamit pulang. Rafa kelelahan, dia ingin tidur di kamar kakak nya Elisa, jadilah dia berjalan ke kamar utama dengan mata sayu karena mengantuk, ada pelayan yang akan mencegah Rafa masuk ke kamar utama, dia mengira tuan muda nya terlalu mengantuk jadi salah jalan, namun di hentikan oleh James.


" Biarkan saja, dia memang ingin tidur di sana" kata James kepada pelayan itu.


Bersambung.....

__ADS_1


Maaf ya kalo author jarang up sekarang, di karenakan kesibukan author yang sangat banyak di dunia nyata, tapi author akan usahakan up setiap 3 hari sekali deh, tapi insya allah ya😁😁😁😁😁


__ADS_2