ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
Kekonyolan Elisa dan Aditya


__ADS_3

Di mobil Aditya dan Meyra yang duduk di jok belakang sedang menatap lekat ke arah Elisa. Dia yang merasa risih di tatap sedemikian rupa pun akhirnya mengangkat suara.


" Ada apa sih kalian menatap ku horor begitu, aku tidak nyaman nih" kata elisa sambil menoleh kepada Aditya dan Meyra.


" Ya , kau berhutang penjelasan kepada kami Elisa, ceritakan sebenarnya apa yang terjadi?" kata Meyra kepada Elisa yang di ikuti helaan nafas berat dari Elisa.


" Untuk itu jangan sekarang ya , aku lelah dan aku belum siap kalian tahu , nanti setelah pikiranku jernih dan tenang kalian akan mengetahui siapa aku sebenarnya " kata Elisa memberi pengertian kepada kedua sahabatnya dan di maklumi oleh mereka berdua melihat kondisi Elisa yang mungkin sedang kelelahan dan banyak pikiran.


" Untuk malam ini kalian tinggal dulu di villa ku ya, aku khawatir mereka masih akan mengirim beberapa pembunuh untuk mengincar kalian karena kalian ber samaku tadi" imbuhnya lagi.


" Hmm kami ikut saran kamu aja, lagian Meyra masih syok dengan kejadian tadi ,sepertinya itu ide yang bagus" kata Aditya sambil mengangguk kepada Meyra agar dia menyetujui saran Elisa.


" Meyra aku minta maaf ya soal kejadian tadi, yang membuatmu takut dan syok aku juga tidak menyangka mereka berani menyerang kita di tengah jalan, untung jalanannya sepi jadi nggak ada saksi mata " kata Elisa meminta maaf kepada Meyra .

__ADS_1


" Sudahlah Elisa lagian kamu dan Aditya juga sudah menyelamatkan aku dan terima kasih untuk kalian karena kalian selamat tanpa luka " kata Meyra meyakinkan Elisa dan agar Elisa tidak terus menyalahkan dirinya.


Sepanjang perjalanan Zidan tidak mengeluarkan sepatah katapun ,dia hanya mendengarkan pembicaraan ketiga orang yang menjadi penumpangnya hari ini, selain fokus dengan jalanan di depanya. Setelah beberapa lama mereka akhirnya sampai di villa Elisa yang segera di sambut para pelayan dan penjaga. Saking lelahnya sepanjang perjalanan Elisa tertidur pulas setelah berbincang dengan ke dua sahabatnya itu. Karena takut mengganggu tidur Elisa, Aditya pun menggendong tubuh mungil Elisa menuju kamarnya yang di ikuti oleh Meyra dan Zidan. Ketika akan di baringkan ke ranjang , Elisa terbangun dan mengeliat juga terkejut karena ketika membuka matanya wajah Aditya dan wajahnya sangat dekat sehingga dia refleks mendorong Aditya , beruntung Aditya tidak terjatuh hanya sempoyongan.


" Aaaaaaaa kamu, ngagetin aja , ennngg maaf ya aku nge dorong kamu " kata Elisa kepada Aditya.


" Kamu ini ya, bocah kecil tapi tenaganya besar juga ,lihat aku hampir terjatuh di dorong kamu " kata Aditya dengan nada bercanda untuk menghilangkan kecanggungan mereka.


" Lagian tidur kaya gorila nggak bisa di bangunin mana ngorok lagi , yah terpaksa deh aku gendong kamu ke sini" kata Aditya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan ekspresi wajah yang di buat manja .


" Kamu ... ih ngeselin banget ya jadi orang, aku mana kaya gitu, aku tu kalau tidur tambah cantik tau" kata Elisa yang membuat Zidan dan Meyra menahan tawa mereka sedangkan Aditya sudah tertawa terbahak bahak.


" Kamu itu kalau tidur mukanya kaya kucing tau , mana pules lagi kaya nggak ada beban gitu" kata aditya yang semakin membuat jengkel Elisa.

__ADS_1


" Susah ya ngomong sama kamu,bawaanya adu mulut terus ngomong sama kingkong nggak jelas kaya kamu" kata Elisa meledek Aditya yang membuatnya memajukan bibirnya cemberut.


" eh aku kasih tau kamu ya , walaupun kamu manggil aku kingkong tapi aku akan terus mendapat predikat sebagai kingkong paling tampan sedunia, ngerti!" kata Aditya dengan gayannya yang narsis tingkat tinggi.


" ihhh pengen muntah aku, ah udahlah ,sana sana kamu pindah ke kamarmu sana berisik tau, aku mau bersih bersih terus tidur, oh iya Meyra kamu tidur sama aku aja ya" kata Elisa sambil menarik tangan meyra agar mendekat dan mendorong Aditya agar keluar dari kamarnya , akhirnya Aditya mengalah keluar kamar di ikuti Zidan, namun tak berapa lama kepalanya muncul lagi dari balik pintu.


" Eh ngomong ngomong aku tidur di kamar mana ya?" tanya Aditya kepada Elisa.


" Kamu tidur sama kakak James saja gimana?" kata Elisa sambil menahan tawa.


" Ih ogah banget ya , bisa bisa aku di tanya tanya kaya penjahat lagi di interogasi sama polisi, ih seriusan ini nanyanya ,jangan becanda napa?" kata Aditya dengan wajahnya yang langsung pias mendengar nama James , si kakak Elisa.


" hahahaha, iya iya , terserah kamu mau tidur di mana masih ada banyak kamar tidur kosong di sini kamu pilih sesuka mu saja kalau ada apa apa kamu hubungi kepala pelayan saja ya " kata Elisa mengakhiri kejailanya kepada Aditya.

__ADS_1


__ADS_2