
" Aku sudah selesai S3, sekarang aku memimpin perusahaan kakak ku, ya walau masih belajar sih, karena itu tanggung jawab ku sebagai pewaris satu satu nya setelah kakak meninggal" kata Rafa.
" Wah kamu udah selesai S3, aku aja baru S1 , em jadi apa jabatan mu?" tanya Sekar.
" Ya tentu saja presdir Sekar, oh iya kamu ambil jurusan apa saat kuliah?" tanya Rafa.
" Aku mengambil jurusan tekhnik sipil, tapi masih bingung mau kerja di mana, aku sih rencana mau kerja ke luar negeri, jadi aku akan kursus bahasa dulu" kata Sekar.
" Memang nya kamu kamu ke mana?" tanya Rafa lagi.
" Em kayak nya ke negara di mana kamu tinggal deh, kan ada kamu yang aku kenal jadi kalo ada apa apa bisa minta tolong kamu, hahahaha" kata Sekar.
" Boleh banget tuh, okelah, tapi kamu mending lanjut S2 aja deh, sayang kan kalo cuma S1, kamu masih muda juga" kata Rafa.
" Mau nya sih begitu, tapi ya gimana ya, biaya nya yang nggak ada, kalo sambil kerja aku takut tidak bisa membagi waktu nanti malah kacau lagi" kata Sekar.
" Kamu bisa mengajukan beasiswa Sekar, atau nggak biar aku biaya in deh sampai S3" kata Rafa.
" Entahlah nanti aku pikirkan, eh aku nggak mau , kamu kan cari uang juga nggak gampang, lagipula kuliah itu nggak murah Rafa, bagaimana kalo aku nggak bisa balas kamu" kata Sekar.
" Gampang itu mah, lagian uang aku nggak bakal habis kalo cuma buat kuliah kamu, dan kalau mau balas aku, cukup kamu jadi istri aku aja" kata Rafa serius.
__ADS_1
" Hahahaha, masa kamu mau nikah sama aku yang gadis kampung ini, padahal masih banyak wanita di dunia ini yang lebih pantas dengan mu" kata Sekar yang mengira Rafa bercanda.
" Aku serius , kalau kamu mau ,kamu bisa selesain kuliah kamu sampai S3 dan setelah itu kita menikah" kata Rafa.
" Rafa kamu serius dengan perkataan kamu?" tanya Sekar.
" Ya iyalah, aku orang nya jarang bercanda, Sekar aku mencintai mu sejak aku melihat mu kemarin" kata Rafa yang tiba tiba menyatakan perasaan nya.
" Emm ak aku, entahlah aku bingung mau bereaksi seperti apa, kata kata mu terlalu tiba tiba untuk ku " kata Sekar.
" Oke, aku tahu aku terlalu mendadak mengatakan semua itu, namun perasaan aku ini benar ada nya, aku mencintai mu, maukah kamu menjadi teman hidup ku Sekar?" tanya Rafa.
" Aku belum tahu harus jawab apa ,tolong beri aku waktu Rafa" kata Sekar.
Setelah pembicaraan itu, Sekar pamit pulang karena ibu nya ternyata telah pulang terlebih dahulu. Rafa telah memantapkan hati nya untuk membuat Sekar menjadi istri nya, Rafa yakin Sekar adalah gadis yang cocok untuk nya. Setelah kepulangan Sekar, Rafa membahas tentang ke inginan nya untuk menikahi Sekar.
" Ibu, ada yang harus Rafa omongin ke ibu" kata Rafa.
" Sini duduk lah, ada apa nak?" tanya ibu nya.
" Begini bu, Rafa jatuh cinta kepada Sekar bu, dan Rafa berencana untuk menikahi Sekar bu" kata Rafa yang membuat ibu nya kaget
__ADS_1
" Beneran ini nak? apa kamu yakin?" tanya ibu nya.
" Iya bu Rafa yakin sekali, Sekar gadis yang baik bu, Rafa jatuh cinta dengan nya , Rafa belum pernah merasakan perasaan ini ketika melihat wanita kecuali Sekar bu" kata Rafa.
" Anak ibu sudah besar , tapi Sekar baru berusia 19 tahun nak dan kamu juga baru 20 tahun, lagi pula kamu juga baru memimpin perusahaan ,kekuasaan mu belum stabil, kamu juga masih belajar, ibu saran kan ,tunda dulu rencana pernikahan mu itu, stabilkan dulu kedudukan mu, kumpulkan dan berilah kepercayaan untuk para pendukung kakak mu dulu ,seperti yang di katakan kakak mu James dan Alex" kata ibu nya.
" Hmm Rafa menurut saja dengan kata ibu, tapi bu kalo Rafa keduluan dengan laki laki lain bagaimana bu, dan menurut ibu kapan waktu terbaik untuk menikah dengan Sekar?" tanya Rafa.
" Ya di iket dulu lah, tunangan gitu, emm menurut ibu 2 tahun lagi deh nak" kata ibu nya.
" Apa? apa nggak kelamaan bu?" tanya Rafa.
" Ya enggak lah nak, lagian umur mu itu masih sangat muda, ibu takut kamu belum mampu untuk menjadi suami yang baik dan bertanggung jawab, kamu harus belajar baik baik mengurus perusahaan mu dulu, setelah kamu di anggap mampu baru boleh menikahi Sekar" kata ibu nya.
" Iya deh iya, em sebelum pulang ke Korea Selatan, Rafa mau bertunangan dengan Sekar dulu bu, biar Rafa tenang kerja nya, hehehe" kata Rafa sambil nyengir.
" Dasar kamu ya, ngebet banget mau nikah hahahaha" kata ibu nya.
" Emm tapi sayang bu ,nggak ada kak Elisa, jika kakak masih hidup aku yakin kakak akan sangat setuju aku menikah dengan Sekar" kata Rafa.
" Iya nak, sudah lah jangan lagi kau larut dalam kesedihan karena kepergian kakak mu, ibu yakin kakak mu akan bahagia di sana melihat kita bahagia nak" kata ibu nya.
__ADS_1
" Iya bu" kata Rafa.
Bersambung........