ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
Mengukir kenangan terakhir di Rusia


__ADS_3

Keesokan harinya , Aditya datang menjemput Elisa setelah waktu sarapan telah usai, Elisa telah bersiap siap sejak sebelum sarapan bersama yang membuat kakek dan juga kedua kakaknya terheran heran. Aditya meminta izin kepada kakek Bramantyo untuk mengajak Elisa jalan jalan keluar, kakeknya Elisa pun memberi izin , sekarang giliran Aditya meminta izin kepada kedua kakak Elisa. Aditya meminta izin kepada Alex terlebih dahulu dan Alex memberi izin juga, namun beda dengan James yang menampakkan wajah judesnya seperti biasa kepada Aditya.


" Kak James , bolehkah saya membawa adik kesayangan mu untuk jalan jalan keluar? " tanya Aditya.


" Emang kamu mau bawa Elisa kemana?" tanya James balik.


" mau ke Mall kak dan mungkin mau ke beberapa wisata juga" kata Aditya.


" Nggak terlalu berisiko dan berbahaya di Mall, nanti ada yang mengenali Elisa gimana? " kata James.


" Saya bisa melindungi Elisa kok kak, dan juga kita nggak akan terlalu mencolok kok kak, percaya padaku" kata Aditya menyakinkan James.


" Sudahlah James biarkan adikmu bersenang senang, nanti akan ku kirim anak buah ku untuk mengawasi dan melindungi Elisa ketika dalam bahaya" kata kakek Bramantyo menengahi.

__ADS_1


James menghela nafas dan kemudian dengan masih wajah juteknya dia mengizinkan Elisa pergi dengan Aditya, ya apapun keinginan Elisa, James tidak bisa berkata tidak, dia hanya merasa khawatir dengan adik kesayangan nya. Dan berangkatlah Elisa dan Aditya untuk mengahabiskan waktu bersama.. Aditya membawa mobil BMW nya, dan membawa Elisa ke Mall untuk nonton film di bioskop yang berada di Mall elite di Rusia.. Setelah sampai Aditya dan Elisa masuk menuju bioskop dengan menggandeng tangan Elisa,sebelum membeli tiket, mereka terlebih dahulu membeli popcorn dan juga minuman. Setelah itu mereka memesan tiket film Holywood bergenre militer. Mereka berdua duduk bersebelahan di pojok kanan ruangan, mereka berdua sangat menikmati film yang mereka tonton hingga tak terasa camilan yang mereka bawa telah habis, setelah film selesai Aditya menggandeng tangan Elisa dan menuntunnya keluar bioskop.


"Apakah kamu lapar?" tanya Aditya.


"Hmm iya aku lapar, kita makan di resto sana itu yuk" ajak Elisa yang langsung menarik tangan Aditya.


" Pelan pelan sayang, tidak akan ada yang berebut dengan kita" kata Aditya.


" Emm tadi kamu panggil aku apa?" tanya Elisa memastikan.


"Hehehe tidak apa apa, aku menyukainya" kata Elisa sambil cengengesan.


Setelah sampai di dalam resto, mereka berdua mencari tempat duduk,setelah sampai mereka memesan makanan kepada pelayan resto, rak beberapa lama pesanan pun datang. Melihat makanan yang mengepul dan menebar aroma lezat membuat mata Elisa berbinar binar. Tanpa menunggu lama, Elisa langsung memakan hidangan yang telah tersaji, Aditya hanya geleng geleng melihat tingkah yang menurutnya sangat imut. Di sudut bibir Elisa terdapat saus yang menempel dan refleks Aditya langsung mengambil tissue dan melapnya , Elisa tergagap sekaligus malu karena mendapat perlakuan seperti itu.

__ADS_1


" Kenapa kamu tidak makan? " tanya Elisa setelah menstabilkan perasaanya.


"Lihat kamu makan ,aku jadi kenyang sayang" kata Aditya.


" Hahahaha mana ada orang kenyang hanya dengan melihat orang makan, udah ayo makan nanti sakit" kata Elisa.


" Suapin!" kata Aditya manja sambil memajukan kepalanya.


" Sayang kan udah besar?" kata Elisa malu malu.


" Wah akhirnya kamu panggil aku sayang juga, senangnya, udah ah ayo suapin aku " kata Aditya senang.


" Ih dasar bayi hahahaha" kata Elisa sambil menyendok makanan dan menyuapi Aditya makan.

__ADS_1


Mereka berdua menjadi pusat perhatian karena keromantisan mereka, banyak orang berkata betapa beruntungnya Elisa memiliki kekasih setampan Aditya.


Bersambung......


__ADS_2