
setelah sampai di kampung, Rafa kembali terkenang masa kecilnya dulu ketika sebelum bertemu dengan kakak nya Elisa dan pindah ke luar negeri. Dia juga teringat ayah nya yang tadi terlihat di depan rumah sedang ngopi bersama bapak bapak lain nya, seperti nya habis kerja bakti.
Dengan agak gemetar, Rafa melangkah kan kakinya ke dalam rumah yang 15 tahun terakhir tidak dia tinggali lagi. Walau sudah sangat lama tidak di tinggali, namun rumah itu tetap bersih dan terawat karena Rafa mempekerjakan seseorang untuk merawat rumah sederhana itu. Rumah itu masih sama dengan dulu, mungil, tidak mewah, namun punya kenangan yang sangat berarti bagi Rafa dan ibu nya, rumah ini lah yang menjadi pertemuan pertama dengan kakak nya Elisa, dan disinilah dia dilahirkan dan besar hingga berusia 5 tahun, dan juga rumah inilah yang menjadi saksi bisu ,ayah nya pergi meninggalkan nya demi keluarga yang lain.
Rafa langsung masuk ke kamar nya dahulu , dan langsung merebahkan diri nya di kasur dan tertidur. Bagai di buai, Rafa langsung tertidur pulas, mungkin juga di kelelahan akibat perjalanan jauh dan memakan banyak waktu, dia juga jarang tidur cukup karena pekerjaan nya. Ibu nya yang melihat putra nya langsung tertidur ,tersenyum dan menyelimuti putra nya itu serta mencium keningnya.
__ADS_1
Keesokan pagi nya ,Rafa terbangun dengan wajah segar dan tubuh yang fit, ya tidur nya sangat nyenyak hingga tidak sadar melewatkan makan malam nya. Rafa bangun pagi pagi , mencuci muka nya kemudian jogging ,memutari perkampungan yang memang masih agak sepi, maklum masih sangat pagi. Rafa berkeliling kampung nya agak lama, hingga para warga mulai keluar untuk beraktivitas seperti biasa. Banyak yang tidak mengenali Rafa ,ya maklum sudah 15 tahun tidak pulang, hehehe.
Dan banyak anak gadis yang berbisik pelan, membicarakan ketampanan Rafa, dia tambah tubuh nya yang hanya di tutupi kaos tipis berwarna putih, dan habis jogging lagi, tubuh nya basah oleh keringat dan terjiplak lah roti sobek dan otot otot kekar lain nya, sangat seksi. Rafa tidak mempedulikan tatapan kagum para kaum hawa itu, dan melanjutkan lari pagi nya di temani dua bodyguard nya.
Ketika perjalanan pulang ke rumah, Rafa berpapasan dengan seorang gadis cantik yang sangat familiar di mata Rafa, sesaat Rafa berhenti dari lari nya dan mengingat ingat, seperti nya dia kenal dengan gadis itu, tapi siapa ya, Rafa lupa. Dan gadis itu menoleh sebentar ke arah Rafa namun kemudian dia menunduk dan berjalan dengan hati hati melewati Rafa.
__ADS_1
" Ada apa bos ,kok berhenti?" tanya salah satu bodyguard nya.
" Ah enggak cuma istirahat sebentar, ya udah ayo kita pulang, sudah siang ini" kata Rafa.
Sesampai nya di rumah ,Rafa mandi dan bergabung di meja makan di mana ibu nya dan Zidan sudah ads di sana. Sementara para bodyguard dan anak buah Zidan makan di teras di rumah, Rafa makan sangat lahap karena menu sarapan nya , adalah masakan kesukaan nya yang belum pernah dia makan ketika di Korea Selatan yang arti nya itu adalah masakan ibu nya ketika dia masih kecil.
__ADS_1
Bersambung.....
.