ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
RCGM S2 : Meyra Hamil


__ADS_3

Setelah kepergian kakek Brawijaya ,Rafa kembali terpuruk dan menjadi pribadi yang pendiam lagi, di tambah dia sekarang juga gampang marah. Pelayan yang bertugas merawat nya pun kuwalahan dan membuat Meyra turun tangan sendiri menangani Rafa. Dan perlahan namun pasti Rafa kembali lagi menjadi Rafa yang ceria dan murah senyum, Meyra selalu menasehati Rafa dengan lembut bahwa sikap seperti itu buruk, dan memberitahu nya bahwa Elisa dan kakek nya pasti tidak ingin Rafa seperti itu. Aditya juga selalu menghibur nya, ada dia dan Meyra yang akan selalu ada untuk Rafa, akhir nya lambat laun Rafa pun menerima kenyataan itu dan berdamai dengan luka dan sakit yang selama ini melemah kan nya.


Kini Rafa sudah berusia 15 tahun, dia tahun ini akan menyelesaikan SMA nya, dia kini telah tumbuh menjadi remaja yang sangat tampan di tambah senyuman manis yang selalu bertengger di bibir nya. Di rumah Aditya menanyai Rafa tentang kuliah nya mau di mana, Rafa pun menjawab ingin kuliah di Korsel saja agar dekat dengan keluarga nya. Namun Aditya menyarankan agar Rafa kuliah di Rusia, tempat nya dulu kuliah bersama Elisa dan juga Meyra, karena Rafa juga sangat cerdas, namun Rafa menolak nya. Aditya dan Meyra pun menyetujui keinginan Rafa, asalkan Rafa bahagia apapun akan pasangan suami istri itu akan lakukan.


Oh iya hubungan antara Aditya dan Meyra kini telah membaik, kini mereka sudah saling mencintai, walau rasa bersalah masih menyelimuti hati mereka. Namun jika mereka hanya akan bersandiwara, mau sampai kapan? itu hanya akan lebih menyakiti mereka berdua, mereka tidak akan menyiayiakan ikatan pernikahan yang di ikat kan oleh Elisa yang kini telah meninggalkan mereka dan berada di alam lain.


Pagi hari, Meyra merasakan mual dan pusing sehabis sarapan, jadilah sarapan yang tadi dia makan keluar semua dan membuat nya lemas terduduk di depan kloset. Aditya telah berangkat ke kantor jadi tidak tahu, namun Rafa yang akan berangkat sekolah mendengar suara dari Meyra. Rafa pun masuk ke kamar mama dan papa nya dan mendapati mama nya sedang terduduk di depan kloset dengan wajah pucat, segera Rafa membopong mama nya dan di baringkan ke ranjang, dia menelfon dokter keluarga untuk datang ke rumah. Ketika Rafa akan menelfon memberitahu papa nya ,Aditya, Meyra melarang nya ,tidak ingin menganggu pekerjaan Aditya.

__ADS_1


Dokter pun datang dan segera memeriksa keadaan Meyra, namun kemudian dokter tersebut tersenyum dan memberi tahu bahwa Meyra sedang hamil 4 minggu. Rafa terdiam sejenak mencerna kata kata dokter dan kemudian dia pun tersenyum dan menggenggam tangan mama nya.


" Ma Rafa akan punya adik ma" kata Rafa kepada Meyra.


" Em iya nak, nanti kita kasih surprise sama papa" kata Meyra yang juga bahagia.


" Mama juga rindu dengan nya, boleh dong sayang, kamu hati hati ya di jalan nggak usah ngebut bawa mobil nya" kata Meyra.

__ADS_1


" Ya udah mama istirahat saja nggak usah kemana mana, Rafa berangkat sekolah dulu ma udah terlambat nih, nanti Rafa pulang agak sorean" kata Rafa sambil mencium tangan Meyra.


" Hati hati nak" kata Meyra.


Rafa pun berangkat ke sekolah dengan banyak pikiran di otak nya, dia bingung harus bahagia atau sedih dengan kehadiran calon bayi itu. Dia teringat kakak nya yang dulu menyerahkan papa nya ( Aditya ) kepada Meyra sahabat nya sendiri, andai saja kakak nya tidak sakit pasti calon bayi itu milik kakak nya, namun itulah takdir ,Rafa harus menerima nya.


Bersambung...........

__ADS_1


__ADS_2