ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
Rencana pergi bersama


__ADS_3

Setelah pesta ,semua penghuni villa masuk dan istirahat, malam ini Elisa tidur dengan kakeknya, karena kelelahan Elisa langsung tertidur di pelukan kakeknya. Kakeknya membelai rambut cucunya, hatinya bahagia sekaligus sedih, bahagia karena dirinya masih bisa melihat perjalanan cucu nya untuk sukses dan membantu serta mendukung ya, beliau sedih karena Elisa seperti dewasa terlalu cepat, Elisa menanggung beban besar yang seharusnya belum dia pikul, Elisa mengalami berbagai penderitaan dan harus menyaksikan betapa kejamnya kehidupan.


Beliau memeluk erat Elisa dalam tidurnya.Pagi hari , seluruh keluarga berkumpul untuk sarapan bersama sudah lama sejak terakhir kali Elisa sarapan bersama kakeknya.


" Kalian semua ,dengarkan kita akan pulang 2 hari lagi jadi mulai persiapkan semua kebutuhan kalian dan mulai berkemas kemas" kata kakek.


" Hmm cepat sekali kek, ku kira kita akan pulang setelah seminggu di sini" kata James.


" Heh bocah, memang nya aku kesini mau piknik? aku juga punya kerjaan di rumah, memangnya kamu tidak akan bekerja? " kata kakek sambil melotot kepada James.


" Hehehe tapi kenapa mendadak kek, kan kita bisa pulang beberapa hari lagi" kata James memelas.


" Haih ,iya iya terserah kamu saja lah" kata kakek.


Hari itu , semua anggota keluarga Bramantyo bersantai di villa mereka, ketiga pria keluarga itu sedang asyik memancing di danau kecil samping villa dan beberapa penjaga. Sedangkan Elisa sedang asyik di kamar dan sedang video call dengan Aditya.


" Hay , gimana kabarmu hari ini? apakah tidurmu nyenyak?" tanya Aditya.

__ADS_1


" Ya seperti biasa, tadi malam aku tidur larut malam karena ada pesta di villa, emmm kamu udah makan?" kata Elisa.


" Udah dong, emang kalau belum kamu mau suapin aku?" goda Aditya.


" Ihh apaan sih ya nggak juga, palingan aku suruh kamu makan sekarang πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚" kata Elisa.


" Hmm kamu nggak kangen sama aku?" tanya Aditya.


" A aa apa ? ya kangen lah , kok kamu ngomong gitu?" kata Elisa tergagap.


" Soalnya setelah ini kita akan berjauhan , kamu di Indonesia aku di Korea Selatan, kita hanya bisa video call seperti ini nanti" kata Aditya sedih.


" Oh iya ya, nanti coba aku bicarakan dengan Jendral, apakah aku bisa mendapat misi yang sama dengan mu ,untuk misi global" kata Aditya berbinar.


" Aih kau ini πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚" tawa Elisa.


" Elisa besok kita pergi jalan jalan yuk, kita kan akan segera pulang, aku ingin menghabiskan waktu dengan mu walau cuma sehari sebelum kita pulang" ajak Aditya.

__ADS_1


" Baiklah, besok kita akan pergi" kata Elisa..


" Oke aku akan jemput kamu dan minta izin dengan kakek dan juga kakak kakak mu itu" kata Aditya.


" Kalau kakek sih iya iya aja, tapi entahlah dengan kak James kamu kan tahu sendiri gimana kak James ,mungkin kamu akan kerja exstraπŸ˜‚πŸ˜‚" kata Elisa.


"Apapun akan aku lakukan jika itu menyangkut kamu" kata Aditya sambil tertawa genit.


Elisa tersipu dan seketika pipinya memerah, hanya bersama Aditya saja Elisa merasakan perasaan yang belum pernah dia rasakan, setelah berbicara ngalor ngidul dan bercanda Elisa dan Aditya menyudahi percakapan mereka. Elisa menyusul kakeknya ke danau , di sana Elisa langsung duduk di sebelah kakaknya James dan mengintip isi dari ember kakaknya. Ternyata sejak tadi kakaknya hanya mendapatkan 3 ikan itupun kecil kecil, seketika tawa Elisa pun pecah.


" Hahahaahaha apa ini? kakak James kamu sangat payah dalam memancing hahahahahaha" ejek Elisa.


" Jangan mulai deh dek, kakak lagi males ladenin kamu, kakak udah jengkel sama ini pancing dari tadi cuma dapet 3 ekor aja , aku kalah dari Alex" kata James murung.


" Yeee nyalahin kok pancingnya ,yang salah tuh hokinya kakak, hahahaha" kata Elisa sambil tertawa.


Semua orang yang berada di sana tertawa mendengar kata Elisa , termasuk para penjaga yang menemani mereka , seketika James melirik mereka dan tawa mereka pun langsung lenyap.

__ADS_1


" Apa ? kakak mau marah? sini marah sama Elisa " tantang Elisa.( Elisa bercanda ya!).


Bersambung........


__ADS_2