ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
Saatnya memulai serangan


__ADS_3

Anak buah Elisa dan yang lainya telah siap di posisi masing masing, Elisa pun juga telah siap dengan pedang yang di ter kalung di belakang punggungnya, Elisa mengenakan kaos ketat berwarna hitam dengan simbol dewa kematian dan celana militer nya dan memakai sabuk senjata untuk menaruh pisau ,pistol dan beberapa jarum racun. Rambutnya yang panjang dia menggelung nya agar tidak menghalangi pandangan ketika nanti bertarung, dia juga memakai rompi anti peluru berwarna hitam, penampilan nya sangat menawan dan terlihat sangar, tak lupa Elisa memakai kalung ber bandul pisau belati.



( Lambang mafia Dewa Kematian )


__ADS_1


( Kalung yang menandai bahwa yang memakainya adalah Bos mafia Dewa Kematian)


Aditya pun tak ketinggalan dia juga cuma memakai kaos hitam ketat polos dan celana militer miliknya dia juga memakai sabuk untuk menyarung kan senjatanya , dia membawa senapan serbu HK- 416 yang dia kalung kan di ke belakang punggungnya. Aditya tidak ingin hanya duduk berdiam diri melihat pertempuran Elisa, sejak Aditya bersumpah di hadapan Elisa, secara tidak langsung Aditya juga menanggung sebagian tanggung jawab menjaga organisasi mafia yang Elisa pimpin. Meyra di suruh Elisa untuk tetap di rumah dan berjaga apabila nanti ada anggota yang terluka dan di bawa ke villa, Meyra pernah ikut pelatihan medis di Universitas bersama Elisa dan juga Aditya jadi Meyra bisa membantu walaupun di belakang layar dengan menolong orang orang yang terluka nantinya. James dan Alex pun telah siap , teman teman Alex juga sudah datang , mereka berkenalan dengan Elisa ,James ,Aditya dan semuanya. Mereka di bekali persenjataan lengkap di mana mereka bebas memilih dan Elisa menyediakan 2 helikopter untuk misi hari ini. Para Sniper telah berada di posisi masing masing , cctv telah di retas oleh Elisa dan dia juga menanam alat pengganggu jaringan di sekitar gedung keuangan Odordo dengan radius yang tidak menjangkau para Sniper Elisa.


Anak buah Odordo telah sampai di masing masing lokasi penjebakan dan tak butuh waktu lama mereka masuk ke jebakan yang telah Elisa siapkan, berupa lantai penjatuh, dimana anak buah Odordo jatuh satu persatu meluncur ke bawah menuju ruang bawah tanah yang sudah di blokade oleh anak buah Elisa sehingga mereka tidak bisa kemana mana ketika peperangan besar terjadi.


" Pasukan dari mafia Diancang ,Sukawa, dan Dragon beserta anak buah dari Robert menyerang dari sisi depan , tapi jangan merangsek masuk dulu, tunggu komando dari ku, kalian hanya akan bertarung mengulur waktu sementara pasukan penyerang atas merangsek masuk" kata Elisa dengan suara lantang yang mampu didengar semua orang yang berkumpul di sana, selama bicara Aditya memandang Elisa dengan tatapan kagum.

__ADS_1


" Pasukan Zidan, menyerang dari belakang, dan samping kanan dan kiri, kamu atur sendiri anak buah mu Zidan , kakak James ,Aku, Aditya, dan si kembar menyerang langsung ke markas utama, kami akan menjebol jendela di lantai 18 , apa kalian mengerti penjelasanku?" tanya Elisa sambil mengedarkan pandangan kepada semua orang yang sedang menyimak kata katanya dengan serius.


" Kami mengerti Bos Muda" jawab mereka serentak.


" Bubar, mari kita berangkat dan dapatkan kemenangan malam ini, sebelum itu ,berdoa dulu sesuai agama dan kepercayaan masing masing ,berdoa mulai" kata Elisa yang kemudian menunduk khidmat begitu juga pasukanya.


Bersambung................

__ADS_1


__ADS_2