ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
Perubahan Elisa


__ADS_3

Hari ini Elisa kembali bekerja seperti biasa, dia kembali pada rutinitas harianya walaupun kakek nya melarangnya. Elisa menjadi gila kerja, sifat nya dingin kembali sama seperti saat Elisa belum mengenal Aditya. Ya Elisa menjadi pribadi yang cuek, dingin, dan kasar, dia tidak seperti Elisa yang selalu ceria dan murah senyum. Hari hari nya dia isi dengan kerja dan mafia , dulu kalau ada yang nantang diri nya dan mafia nya dia akan peringati mereka dulu baru menyerang, kalo sekarang tidak lagi dia akan langsung menyerang siapa saja yang berani menantang nya, dia akan menghabisi mereka semua tanpa sisa. Namanya telah terkenal dengan gadis kejam dan dingin di dunia mafia, semua orang di dunia mafia segan dan sebagian besar takut kepadanya.


Elisa juga sering melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri ,dia mulai menunjukkan jati diri nya kembali ke hadapan publik. Dia menjadi lebih brutal dan kejam, luka di hatinya yang terus bertambah menjadikan Elisa sosok yang lebih dingin dan juga tidak berperasaan, dia tidak menjadi orang yang acuh dan tak acuh, tidak berbelas kasihan kepada siapapun yang mengusik nya. Dia juga jarang berada di satu tempat alias sering berpindah pindah tempat atau sering bepergian. Entahlah mungkin dia ingin melupakan sejenak rasa sakit yang terus menyerangnya. Akibat nya dia sering melewatkan pengobatan untuk penyakit nya , kakek nya pun sudah pusing mengenai cucu nya ini. Dia sangat keras kepala, ya kejadian tentang dia dan Aditya telah mengubah Elisa kembali seperti dulu, dia juga sangat susah diatur sekarang.


Seperti hari ini , dia berada di Jerman untuk meninjau perusahaan nya yang di laporkan terjadi masalah ,dia langsung ke sana dengan jet pribadinya. Ternyata ada seorang pengkhianat yang menjual data perusahaan kepada pesaing, ya walaupun kerugian tidak terlalu besar ,namun Elisa yang sekarang telah berubah, sangat marah dan segera memerintahkan anak buah nya menangkap orang tersebut dan di bawa ke ruangan presdir di perusahaan nya yang di Jerman. Setelah orang tersebut di bawa ke hadapan Elisa, dia menjambak rambut orang tersebut yang merupakan seorang perempuan berkebangsaan Perancis , dia menjabat sebagai sekertaris salah satu direktur di perusahaan nya. Dia ketakutan di bawah tatapan tajam Elisa, seorang gadis yang jauh lebih muda dari nya dan merupakan bos besar di perusahaan tempat nya bekerja. Dia juga baru melihat Elisa ,karena Elisa jarang ke perusahaan yang di Jerman.


" Kau tahu apa kesalahan fatal yang telah kamu perbuat?" ( anggap aja pake bahasa Jerman 😂) tanya Elisa sambil menatap wajah wanita itu yang dia jambak hingga wajah nya mendongak.


" Sa saa saya tahu salah ,ampun maafkan aku " kata wanita itu sambil menangis ketakutan dan juga kesakitan karena rambut nya di jambak dengan kuat oleh Elisa.


" Sebelum kau masuk ke perusahaan ku ,bukan kah kau tahu peraturan sebelum masuk ,bahwa pengkhianatan sekecil apapun sangat di larang di sini? " tanya Elisa sekali lagi sambil melepaskan rambut wanita itu dan dia duduk di kursi kerja nya dia kelilingi anak buah nya dan di samping nya ada Zidan.


" Saya tahu namun saya juga di ancam untuk menjual data perusahaan " kata wanita itu.


" Aku tak butuh alasan mu , sekarang kau telah mengusik ku dan siapapun yang mengusik ku tidak akan pernah aku lepaskan sekalipun kamu bersembunyi di lubang semut, kau tak akan pernah bisa lari dari ku" kata Elisa.


" Maa maafkan aku,tolong ampuni aku, aku tidak mau mati, hiks hiks " kata Elisa.

__ADS_1


" Apakah dengan air mata buaya mu itu bisa menipuku? hahahaa jangan mimpi, kalian ! bawa perempuan ini ke markas kita , kalian boleh melakukan apapoun yang kalian mau, asalkan dia menderita ,setelah itu bunuh!" kata Elisa yang membuat wanita itu ,menjerit histeris.


" Shuuuut ,diam kamu , suara mu mengganggu telingaku, cepat bawa pergi dia oh iya ,tutup mulut nya dulu ,aku benci teriakan nya" kata Elisa lagi.


Setelah masalah selesai ,Elisa terbang menuju Korea Selatan. Dia akan ke kastil yang di bangun nya beberapa tahun yang lalu, dan sekarang sudah bisa di tinggali. Elisa mengurus kepindahanya ke negeri para idol itu. Ya Elisa berniat menetap di negara yang sama dengan Aditya , secara kastil itu dan seluruh area yang telah Elisa beli akan menjadi markas baru Dewa Kematian, secara sekarang Elisa telah resmi menjadi bos besar yang memimpin puluhan juta bahkan ratusan juta anggota mafianya yang tersebar di negara negara yang di kuasai nya.. Di sana juga sudah terdapat ratusan pelayan yang di dia rekrut, mereka adalah orang orang terpilih dan bukan pelayan biasa. Tugas mereka bukan hanya merawat kastil dan keluarganya namun juga ikut bertanggung jawab menjaga kastil ketika terjadi penyerangan atau hal hal buruk lainya.


Setelah sampai di kastil Elisa masuk ke kamar utama yang berada di tengah tengah bangunan kastil tersebut, kamar Elisa terhubung dengan beberapa lorong rahasia yang menghubungkanya dengan ruangan ruangan lain di area kastil sampai di area pinggir danau yang Elisa beli dan di buat menjadi desa oleh nya. Elisa di kejutkan dengan dering telefon dari ponsel nya, ah ternyata kakek nya.


" Hallo kek ,ada apa?" tanya Elisa lembut.


" Hallo dimana kamu? pulang nggak kamu?" kata kakek marah marah.


" Nggak pokok nya harus pulang sekarang , kamu mau melewatkan jadwal pengobatan mu lagi hah? bandel sekali kamu ya sekarang?" kata kakek nya kesal.


" Hehehehe ya kan Elisa sedang sibuk kek, nanti pulang deh ,bener kek" kata Elisa cengengesan, hanya kepada keluarganya saja Elisa bicara lembut.


" Awas aja kalo bohong lagi ,kakek bakal seret kamu pulang ya, kakek nggak akan toleransi lagi kalau menyangkut kesehatan cucu kakek" kata kakek.

__ADS_1


" Iya kek Elisa tahu kakek khawatir Elisa janji nggak akan bandel lagi kek, yang kemarin kan Elisa melewatkan pengobatan karena Elisa ada urusan mendadak kek nggak bisa Elisa tinggal" kata Elisa.


" Alasan mu kakek tolak, kamu kan udah janji sama kakek mau sembuh ,mau sehat lagi, tapi kamu nya sekarang bandel banget ,susah sekali dia atur, sering melewatkan pengobatan mu, pusing tau kakek" kata kakek.


" Maafin Elisa kek, kakek kan tahu sendiri aku punya beban besar yang harus Elisa pikul kek, Elisa punya tanggung jawab besar yang harus Elisa lakukan " kata Elisa .


" Kakek tahu itu, tapi bukan berarti kamu melupakan diri sendiri, tanpa di sadari kamu telah menyakiti diri mu sendiri, bagaimana kamu mau bertanggung jawab untuk orang lain sedangkan diri mu sendiri kamu tidak di urus , yang lebih utama itu diri kita sendiri dulu, urusan lain kan udah ada orang yang bantu , jangan egois nak, sekarang kamu telah telah berubah nak, Elisa kakek telah berubah kaya dulu lagi, dingin, cuek, keras kepala dan juga kamu tambah kejam dan brutal, kakek tahu kamu ingin menghilangkan rasa sakit ku nak, tapi nggak gini caranya " kata kakek panjang lebar menasehati Elisa.


" Kek rasa sakit ini telah mematikan semua rasa di hati ku kek, sudah cukup main main nya, aku nggak akan biarkan siapapun menyakiti ku lagi kek, dengan aku bertambah kuat dan di takuti maka orang yang akan mengusikku akan berpikir 2 kali , aku ingin meraih impian ku yang dulu aku ucapkan di depan kakek sebelum ke Rusia, dan inilah saat nya sebelum usia ku benar benar habis kek, aku ingin impian ku tergenggam di saat saat terakhir ku kek" kata Elisa.


" Nak jangan seperti itu, cara mu itu salah, banyak cara menakhlukkan dunia, menjadi orang yang di akui banyak sekali cara nya tetapi kenapa kamu malah mengambil jalan yang salah nak, sadar nak kembalilah seperti Elisa yang biasa nya , Elisa yang ceria dan murah senyum " kata kakek.


" Elisa tidak bisa kek, Elisa sudah terlanjur seperti ini ,sangat sulit untuk kembali , sudah lah kek, jangan di pikirkan lagi, nanti sore Eliaa pulang kek, Elisa mau istirahat dulu sekarang" kata Elisa.


" Haaaaaah ya sudah , bener pulang ya ,awas kalo bohong lagi" kata kakek nya sambil menghela nafas, sifat keras kepala Elisa memang menurun dari nya , sama juga dengan ayah Elisa ketika muda dulu.


" Jangan lupa makan kek, kakek juga harus jaga kesehatan, dadah kakek, Elisa sayang kakek" kata Elisa.

__ADS_1


" Kakek juga menyayangi mu nak" kata kakek.


Bersambung.........


__ADS_2