
James pulang setelah membereskan apa yang Elisa perintahkan untuk membersihkan tempat penyerangan sehingga tidak meninggalkan jejak apapun dan tidak tercium oleh aparat keamanan apalagi media. Setelah sampai di villa, James langsung bersih bersih dan tertidur di kamarnya sedangkan kak Alex sudah tidur lebih awal karena katanya sih besok pagi dia akan kembali ke Indonesia menemui kakek Bayu atau Boss nya.
Semua penghuni rumah telah terlelap dan jatuh dalam buaian mimpi begitu juga dengan Elisa dan Meyra mereka tidur nyenyak seperti tidak ada beban atau kepikiran dengan kejadian tadi. Sebenarya Meyra bisa tidur karena Elisa memasukkan obat tidur ke dalam air minum Meyra dan kebetulan dia meminumnya.
Pagi hari ,mereka terbangun dengan suara alarm yang berdering di setiap kamar. Elisa segera bangun menuju kamar mandi untuk melakukan rutinitas paginya yaitu berendam dan melakukan perawatan tubuh ala Elisa. Meyra belum bangun dan Elisa sengaja tidak membangunkanya , Elisa tahu Meyra butuh istirahat untuk menenangkan hatinya yang pertama kali melihat pertempuran berdarah. Setelah selesai ,Elisa turun ke bawah untuk sarapan , seperti biasa kakaknya Alex bagun lebih awal dan telah berada di kursinya sedang menikmati sandwich telur kesukaanya dan di temani secangkir susu. Alex telah rapi dengan seragam pilot yang membuat dirinya terlihat semakin gagah dan keren. Elisa segera menghampiri Alex dan duduk di sebelahnya, Elisa mengambil roti panggangnya dan mengoleskan selai kacang , sedangkan pelayan sedang menuangkan susu cokelat ke dalam gelas Elisa. Sementara itu , James pun telah bangun dan turun ke bawah bergabung dengan Elisa dan Alex yang kemudian di ikuti kedatangan Aditya.
" Selamat pagi semua" sapa Aditya kepada mereka bertiga yang di ikuti dengan anggukan kepala karena mulut mereka sedang penuh dengan sarapan masing masing.
Aditya pun memilih nasi goreng gurita sebagai menu sarapannya pagi ini, Aditya tidak menyangka akan ikut dalam suasana pagi di dalam lingkup keluarga Elisa. Ya walaupun kak James acuh tak acuh namun memang seperti itulah dia ketika akan menerima anggota keluarga baru, katanya harus di uji betah apa enggak, memang apapun yang di pikirkan James sangat aneh dan tidak mudah di tebak walaupun mukanya keliatan judes namun sebenarnya dia adalah pribadi yang baik dan supel kecuali kepada Aditya yang tetus mendekati Elisa, dia seakan menjadi lebih overprotektif kepada Elisa ketika berada di sekitar Aditya.
__ADS_1
" Oh iya Meyra mana dek?" tanya Alex kepada Elisa.
" Dia masih tidur, aku nemang sengaja nggak ngebangunin dia, soalnya kasihan biar dia tidur lebih lama lagi, nanti aku akan izin dengan dosen yang mengisi mata pelajaran hari ini" kata Elisa panjang lebar di sela sela sarapanya.
" Oh ya sudah , begini saja biar Meyra dan Aditya tinggal di sini saja sampai kalian lulus kuliah, oke ,terlalu beresiko dan berbahaya kalian tinggal terpisah, sekarang kita sedang di intai musuh besar dan siap menyerang kapan saja, kita belum punya persiapan matang, ingat itu Elisa" kata James mengingatkan Elisa agar tidak terlalu santai menghadapi geng mafia Odordo.
Bersambung................
.
__ADS_1
.
.
.
.
๐บ๐บ hallo jangan lupa like, comment dan vote author ya , biar aku ya makin semangat dan jangan lupa saran dan kritik kalian untuk pelajaran tambahan bagi author yang masih pemula ini , oh iya tinggalkan jejak ya juga follow aku nnti aku follback balik๐๐๐บ๐บ
__ADS_1