
Helikopter yang di terbangkan elisa maaih melayang layang di atas kota Kiselevs dan bersiap mendarat, james telah menghubungi orang pabrik jadi di sekitar landasan heli sudah ada beberapa orang yang menyambut, namun mereka tidak tahu siapa yang datang .Helikopter telah mendarat dengan mulus tanpa gangguan , perlahan pintu heli terbuka dan keluarlah james di susul alex dan elisa keluar terakhir mantel mereka berkelebat menampilkan kesan seorang pemimpin yang berkharisma apalagi elisa, penampilan elisa sangat mencolok, bukan karena gaya busananya atau warna pakaiannya melainkan karena elisa masih sangat muda dan terbilang masih gadis kecil dengan rambut panjang hitam ter urai dan terombang ambing oleh angin dan mata coklatnya yang menatap tajam bak mata elang , semua orang yang menyambut terpukau dengan elisa,namun mereka tidak mengenali siapa sebenarnya elisa , ya karena elisa memang belum memperkenalkan siapa dirinya ,tapi elisa tidak akan memperkenalkan dirinya melalui kata kata, biar mereka tahu siapa sebenarnya dirinya nanti .
" selamat datang tuan muda james dan ......" kata kepala salah satu divisi pabrik dan melihat ke arah elisa dan juga alex ( dalam bahasa rusia)
" oh ini adalah pilot baru yang bos besar rekrut dari jerman namanya alexander panggil saja alex , dan ini adik kecil kami berdua namanya elisa "
" senang bertemu denganmu paman"
" senang juga bertemu dengan anda ,nona muda" jawab kepala divisi sambil membungkuk.
" mari saya antar mengelilingi pabrik ini tuan james ,tuan alex dan juga nona elisa" imbuhnya lagi
mereka bertiga mengikuti kepala divisi pabrik, sebenarnya mereka sudah tahu semua tentang pabrik , tetapi mereka pura pura mengikuti alur untuk meredam kecurigaan agar tersangka utama tidak curiga dengan kedatangan mereka . Elisa mengikuti tur keliling pabrik dengan bosan hingga akhirnya mereka samapai di pintu masuk rahasia pabrik senjata.Mereka bertiga belum ingin masuk kesana belum saatnya, mereka bertiga memilih istirahat di ruangan khusus yang di peruntukkan kakek elisa, sebelumnya kepala pabrik keberatan mereka bertiga memasuki ruangan khusus tersebut.Namun james berbisik di telinga kepala pabrik itu .
" jaga bicaramu dan berhati hati lah dengan tindakanmu kamu tahu siapa gadis kecila yang bersamaku? dia adalah cucu kandung kesayangan bos besar jadi apa hakmu melarangnya memasuki ruangan kakeknya?"
" iy iy iya tuan muda ,ma maafkan saya,saya tidak tahu mengenai itu"
" sekarang kau sudah tahu tapi rahasiakan itu, jika ada yang tahu siapa elisa selain kamu ,maka bersiaplah menaggung akibatnya"
__ADS_1
" ba baik baik akan saya rahasiakan , saya pamit "
" baiklah sana pergi"
Mereka bertiga memasuki ruangan, ruangan itu sangat bersih dan hangat ,badai salju mulai menerjang di luar sana, elisa bersyukur bisa tepat waktu sampai disini ,perkiraan waktunya tepat . di ruangan itu ada meja kerja , satu set sofa untuk menerima tamu , satu ruang tidur dan kamar mandi.Elisa memilih tidur lagi di kamar sementara james dan alex duduk di sofa dengan urusannya masing masing , elisa terbangun karena lapar dan meminta james untuk di bawakan makanan hangat.
" kak james aku lapar kak"
" aish kaget aku , mau makan apa?"
" terserah yang penting hangat dan nyaman di perut"
" kantin saja kak ,badai kaya gini kasihan yang mengantarnya "
" ya sudah aku pesan kan dulu"
James mengambil telefon dan menekan tombol nya ,james menelefon kepala pabrik tadi dan menyuruhnya memesan kan bebrapa makanan hangat di kantin pabrik. Dan tak beberapa lama pesanan pun datang ,elisa makan dengan lahap begitu juga james dan alex ,walaupun makanan dari kantin pabrik tetapi rasanya enak. setelah semua makanan habis . elisa lebih memilih ikut duduk dengan kedua kakaknya kepalanya bersandar di paha kakaknya alex yang sedang membaca majalah penerbangan. elisa bosan dan meraih tablet kesayangan ya dan menghubungi gurunya tuan zeus.
" guru, apa ada projekc guru yang bisa aku selesaikan?"
__ADS_1
" tumben nanya dulu biasanya harus minta bantuan dulu"
" karena waktu eksekusi masih lama, aku bosan jadi aku ingin melakukan hal yang berguna"
" hmm baiklah , aku ingin kamu menyelesaikan cetak biru digital dari ptototype anti serangan syber kalau bisa sampai jadi"
" hmmm boleh ,coba guru kirimkan cetak birunya sudah sampai mana gambarnya"
" baiklah "
Cetak biru digital prototype anti serangan cyber telah elisa terima, segera elisa membukanya ya memang belum sempurna dan masih ada sedikit kekurangan ,dan elisa segera menyempurnakan cetak biru tersebutt,tak butuh waktu lama cetak biru digitalnya telah selesai namun untuk membuat realitanya elisa masih membutuhkan waktu dan di sini tidak ada alat alat yang memadai jadi elisa menundannya ,dan bertanya apakah masih ada project yang bisa elisa lakukan.
" wah kau cepat sekali elisa, sebwnarnya masih ada satu lagi ,tetapi keaadaan sekarang tidak memungkinkan untuk di kerjakan"
"kenapa? dan apa itu"
" satu jika aku kirim sekarang sampai disana paling besok atau lusa dan sekarang kita sedang dalam misi aku tidak mau fokusmu terpecah, nanti saja, ini adalah alat pengendali tetapi berupa stiker kecil yang aku tanamkan chip mikro sehingga tidak akan terdeteksi, sekali stiker ini tertempel di benda contohnya mobil, kamu bisa mengendalikanya dari tabletmu ,tapi aku belum bisa menyempurnakanya "
" hmmm baiklah ,itu nanti saja setelah misi selesai"
__ADS_1