ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
Membatalkan pernikahan


__ADS_3

Pagi hari Elisa mengemasi pakaian nya dan memasukkan nya ke koper, hari ini Elisa beserta ibu nya dan Rafa akan pulang ke mansion untuk memulai hidup baru, ibu nya juga telah melayangkan gugatan cerai kepada ayah nya. Setelah semua nya siap ,semua koper dan barang barang lainya di masukkan ke bagasi mobil oleh anak buah nya Elisa, ketika akan berangkat Elisa di kejutkan dengan suara ayah nya. Ayah nya beserta keluarga baru nya menemui Elisa, namun Elisa hanya menatap mereka dengan dingin.


" Ada apa?" tanya Elisa jengah.


" Apa kamu benar benar akan pergi nak?" tanya ayah nya.


" Ya iyalah rumahku kan tidak di sini, aku juga punya tanggung jawab memimpin perusahaan ku, jadi aku harus pulang ke tempat yang seharusnya aku ada" kata Elisa cuek.


" Apa kamu sudah memaafkan ayah mu nak?" tanya ayahnya sekali lagi.


" Maaf ,namun sampai kapan pun saya tidak akan pernah memaafkan anda, anda telah melakukan kesalahan fatal bagi kehidupan saya ,dan sekarang saya mohon jangan ganggu saya dan keluarga saya lagi ,kami sudah punya kehidupan baru yang bahagia" kata Elisa.


" Baiklah ,ayah tidak bisa membujuk mu, semoga perjalanan mu lancar, jaga ibu dan adikmu, nak ketahuilah ayah selalu menyayangimu" kata ayahnya.


" Saya tidak peduli dengan kasih sayang anda, saya punya banyak orang yang mencintai saya sekarang urus saja keluarga baru anda dan menjauh lah dari kehidupan saya, oh iya dendam ku tidak akan pernah padam ,jadi bersiaplah akan segala kemungkinan terburuk untuk kalian" kata Elisa sambil masuk kedalam mobil mewah nya.


Rombongan itu meninggalkan ayah Elisa dan juga anak istri nya yang sedang berdiri termangu mencerna kata kata Elisa, istri kedua ayah nya sekarang menyesal, dia telah membangunkan singa yang tidur, dia juga takut menanti pembalasan dari anak suami nya yang dia rebut.


Di mobil Elisa langsung memeluk ibu nya ,sebenarnya hati nya sakit mengatakan semua itu, namun Elisa tidak bisa menerima semua yang telah ayahnya lakukan, dia meninggalkan ibu yang telah menemani nya selama bertahun tahun dengan setia ,namun dengan mudah nya ayah nya berpaling. Ibu nya membalas pelukan putri nya dengan erat, sementara adik nya mengelus punggung kakak nya. Perjalanan nya sangat jauh ,karena Elisa tidak mau menggunakan pesawat, rombongan mereka mampir beberapa kali di restoran untuk sekedar melepas penat dan lapar mereka. Setelah beberapa jam perjalanan yang sangat melelahkan , sampai lah mereka ke mansion dan di sambut oleh kakek dan juga kedua kakak Elisa.


" Selamat datang ,menantu dan cucu laki laki ku, pasti kalian lelah ayo kita masuk dan istirahat dulu" kata kakek Brawijaya.

__ADS_1


" Sekarang punya cucu laki laki ,udah lupa ya ama yang perempuan, jahat banget deh, ya udah lah Elisa langsung ke kamar aja, yuk kak James sama kak Alex anterin aku" kata Elisa cemberut.


" Eh cucu kesayangan kakek juga udah pulang, ayo masuk dulu istirahat ,makan terus minum obat mu" kata kakek nya.


" Hah telat tau, ih Elisa sebel deh sama kakek, pokok nya Elisa ngambek ,ayo" kata Elisa sambil menarik tangan kedua kakak kesayangan nya masuk rumah.


Sang kakek hanya geleng geleng sambil tertawa melihat tingkah cucu nya, sedangkan ibu dan juga Rafa melongo dengan tingkah nya. Mereka sekeluarga berkumpul di ruang tamu, kecuali Elisa yang langsung ke kamar nya ,mengurus dokumen pekerjaan nya.


" Nak sekarang mansion ini adalah juga tempat tinggal mu, jadi jangan sungkan kalau ada apa apa, nanti tinggal panggil pelayan saja, dan juga mereka berdua juga adalah putramu " kata kakek sambil menunjuk James dan juga Alex.


" Baik ayah," kata ibu Elisa.


" Sini Rafa, ikut dengan kakek yuk, kita main bersama " kata kakek nya.


Sementara itu....


Di hari ke dua Aditya di rawat ,dia tidak menunjukkan tanda tanda membaik, mata nya masih terpejam namun mulut nya tak berhenti menggumamkan nama Elisa, wajah nya pucat dan pipi nya semakin tirus, ya Aditya hanya mengandalkan cairan infus untuk bertahan. Keluarga Meyra juga ada di sana, semua nya merasa sedih dengan keadaan Aditya yang seperti itu ,terlebih Meyra, dia merasa bersalah dengan kedua sahabat nya. Dialah yang membuat Aditya seperti ini, dia tidak tahu bahwa setelah Aditya berpisah dengan Elisa, dia akan sangat menderita seperti ini, dia menangis di samping ranjang Aditya sambil menggenggam tangan Aditya.


" Adit, maafkan aku, ini semua salahku akulah penyebab kalian berpisah , Adit kamu harus bertahan , aku berjanji akan membawa Elisa kesini ,jadi bukalah matamu ,kamu harus sehat" kata Mesya sambil berlinang air mata.


" Tidak nak ,ini bukan salah mu ,mereka berdua memang tidak di takdir kan bersama" kata ayah nya Aditya.

__ADS_1


" Kenapa om berkata seperti itu? siapa om mengatakan tentang takdir, punya hak apa om memisahkan putra om dari kekasih nya? apa om punya hati? sekarang Adit sudah seperti ini, dia sudah tidak punya semangat untuk hidup om , sekarang dia hanya mengandalkan cairan infus untuk bertahan hidup om, dia tidak mau bangun, dan om masih dengan entengnya berkata begitu?" kata Meyra yang kesal dan marah dengan sikap ayah nya Aditya.


" Meyra!!!!" bentak ayah nya Meyra, sementara ayah nya Aditya terdiam mendengar penuturan calon menantu nya.


" Ayah, sudahlah ,batalkan pernikahan kami, biarkan Aditya dan Elisa bersatu, aku tak ingin kehilangan salah satu dari mereka, " kata Meyra.


" Tidak pernikahan ini tidak akan di batalkan ,kamu paham" kata ayah nya dengan keras.


" Ayah!! aku juga punya orang yang sangat aku cintai sama seperti Aditya, ayah Meyra juga ingin menghabiskan hidup Meyra dengan nya , saling mencintai dan menyayangi, bukan paksaan seperti ini, jika kalian berdua tetap memaksa kami menikah maka jangan menyesal jika kalian akan kehilangan kami" kata Meyra.


" Nak jangan bertindak gegabah nak, jangan katakan hal seperti itu, om tidak merestui hubungan Aditya dengan Elisa karena identitas nya sebagai mafia nak, om tidak mau Aditya ikut bergabung ke dalam kabut hitam dunia mafia" kata ayah nya Aditya.


" Ketahuilah om, Aditya dan Meyra telah bergabung menjadi anggota mafia nya Elisa sejak kami masih kuliah di Rusia, Elisa menyelamatkan nyawa kami berkali kali, Elisa menyuruh kami bergabung namun tidak menyuruh kami ikut dalam setiap kegiatan yang terkait mafia nya, kami hanya bergabung untuk melindungi kami dari mafia lain, kami hanya bergabung untuk mendapatkan status keanggotaan saja" kata Meyra yang membuat semua yang ada di sana terkejut.


" Apa? kalian bergabung di Dewa Kematian yang Elisa pimpin?" tanya ayah nya Aditya.


" Ya om, karna status itulah Meyra dan Aditya selalu aman dari mafia lain , dan berkali kali pula kami selamat dari ancaman kematian" kata Meyra.


" Hahahaha itu tidak masuk akal, mana mungkin kalian hanya di suruh bergabung tanpa harus melakukan tugas atau misi" kata ayah nya Meyra.


" Ya kalau tidak percaya ya sudah yang terpenting aku sudah mengatakan kebenaran nya" kata Meyra.

__ADS_1


Bersambung..........


__ADS_2