
15 tahun kemudian..........
Seorang pemuda tampan nan karismatik ,baru saja keluar dari ruangan presdir, dan di ikuti oleh seorang pemuda yang tampan juga, ternyata dia adalah asisten pribadi nya. Mereka berdua menuju ke lift khusus presdir dan turun ke lantai dasar, setelah keluar dari lift mereka di sambut oleh beberapa karyawan dan di balas oleh nya dengan ramah. Mereka hendak keluar untuk meeting bersama klien di salah satu hotel bintang 5 di Korea Selatan.
Pemuda itu adalah Rafa Adeera Brawijaya, yang kini mewarisi semua aset dan perusahaan kakek dan juga kakak nya Elisa, dia berada di bawah didikan Aditya yang dia anggap sebagai papi nya. Aditya pun telah menyerahkan semua kuasa nya di perusahaan Elisa kepada pewaris asli yang kini telah berumur 20 tahun, dan kini Aditya merasa beban nya sedikit terangkat dengan dewasa nya Rafa. Walau diri nya masih belum bisa melupakan Elisa dan tak akan bisa, namun Aditya telah belajar menerima Meyra dan mulai mencintai nya, dan kini dia buktikan dengan lahir nya seorang putra yang kini sudah berumur 5 tahun.
Setelah kematian Elisa, ada yang membocorkan kabar kematian nya dan berniat berkudeta, namun berhasil di gagalkan oleh James dan juga Alex yang kini bersama sama memimpin apa yang di titipkan adik kesayangan mereka yaitu Elisa. Kakek Brawijaya telah wafat 2 tahun setelah Elisa tiada, sang kakek depresi sepeninggal cucu nya, beliau pun di makam kan di sebelah makam cucu nya. Sedangkan sang ibu kini tinggal di rumah peninggalan putri nya di Korea Selatan dan merawat makam putri nya, sedang sang ayah kembali ke kampung dan mengurus putri nya yang di tinggal kan istri nya karena istri nya gila. Ayah nya Elisa kini di biayai oleh uang peninggalan Elisa atas permintaan sang ibu, dari uang itu ,ibu nya Elisa juga membiayai sekolah anak perempuan yang kini di asuh ayah nya dan telah berusia 18 tahun.
Semua orang berkumpul di aula rumah besar yang kini menjadi milik Rafa, keluarga Aditya dan juga Meyra juga datang. Hari ini adalah peringatan kematian Elisa, Setiap orang membawa setangkai bunga mawar putih, dan sekarang mereka berjalan beri iringan menuju makam Elisa, dan satu per satu mereka meletakan bunga bunga itu di atas makam nya. Aditya adalah orang paling terakhir yang meletakkan bunga.
" Hallo Elisa ku, apa kabar ? aku datang untuk menengok mu, apa kamu tahu aku sangat merindukan kamu? " kata Aditya sambil berjongkok di depan makam kekasih nya itu, dia membelai foto Elisa yang terpasang di nisan nya.
" Oh iya Sa, perkenal kan ini putra ku ,dia tampan kan seperti ku? sini nak kenalan sama aunty Elisa" kata Aditya sambil membawa putra nya mendekat.
Setelah mengunjungi makam Elisa , semua orang pulang ke rumah masing masing, Rafa masuk ke kamar utama yang dulu kakak nya tempati, tidak ada yang berubah hanya saja di dinding nya sekarang terpasang banyak foto Elisa dan keluarga dan juga teman teman tentara nya. Ranjang nya masih sama dengan bedcover yang sama, aroma mawar yang memenuhi ruangan masih sama dengan ketika dulu kakak nya masih hidup, padahal sudah 15 tahun berlalu. Kemudian Rafa merebah kan badan nya di ranjang itu, berusaha merasakan jejak jejak kakak nya, dia memeluk guling yang sering di peluk kakak nya, dan air mata nya seketika mengalir, ya Rafa menangis dia sangat rindu dengan kakak nya, setiap hari peringatan kematian kakak nya, malam nya dia akan tidur di kamar kakak nya dan menangis sepuasnya, dia berbaring sambil memandangi foto foto kakak nya yang ada di setiap dinding kamar itu.
__ADS_1
" Kakak, Rafa rindu kak, kenapa kakak pergi secepat itu meninggalkan Rafa, lihat sekarang Rafa sudah besar, ingin rasa nya Rafa memeluk kakak dan bermanja dengan kakak lagi, tapi kakak malah pergi " kata Rafa sambil memeluk guling kakak nya dan menenggelamkan wajah nya.
Rafa menangis hingga tertidur seperti biasa di kamar kakak nya, hingga pagi menyapa nya. Rafa bangun dengan mata bengkak dan wajah sayu, kemudian dia pun pergi ke kamar nya sendiri yang berada di sebelah kamar utama dan mandi ,kemudian memakai pakaian kantor nya. Dia pun turun ke bawah dengan wajah segar walau mata nya masih agak bengkak, dia pun sarapan bersama ibu nya, setelah selesai dia di jemput asisten pribadi nya yang merupakan pemuda Korea yang telah bersahabat dengan Rafa sejak SMP, Rafa pun mencium tangan ibu nya dan pamit kerja, begitulah keseharian nya setelah menjabat presdir.
Di usia nya yang ke 22 tahun, Rafa menemukan pemilik hati nya , dia adalah gadis yang dulu menjadi teman main saat Rafa masih kecil. Dia bertemu dengan gadis itu ketika Rafa mengunjugi ayah nya atas paksaan ibu nya, setelah mengunjungi ayah nya, Rafa mampir ke rumah yang dulu dia tinggali dan berpapasan dengan gadis itu, dan setelah itu mereka sering berkomunikasi melalui ponsel alias ldr karena Rafa harus kembali ke Korsel untuk mengurus bisnis nya.
dan setelah 6 bulan ldr.an ,Rafa memutuskan meminta restu ibu nya untuk menikahi gadis itu yang bernama Sekar, sang ibu tentu saja memberi restu dan berangkat lah Rafa menjemput sang pujaan hati dan di bawa ke Korsel untuk di kenalkan kepada keluarga nya dan keluarga papi nya dan meminta restu keluarga Sekar tentu saja.
Keluarga Sekar pun menerima pinangan dari Rafa, dan membolehkan untuk membawa Sekar ke Korsel. Tak menunggu lama mereka berdua pun langsung berangkat ke Korsel, dia telah menghubungi keluarga papi nya untuk datang ke rumah besar. Ketika mereka berdua sampai di rumah besar itu, semua keluarga telah berkumpul, Sekar menatap takjub dengan rumah nya Rafa yang sangat besar.
" Papi, Rafa mau menikah" kata Rafa mantap.
Semua terkejut dengan perkataan Rafa, kecuali ibu nya Rafa.
" Menikah nak? dengan siapa?" tanya Meyra.
__ADS_1
" Sama gadis yang ada di samping ku ini Ma" kata Rafa sambil mengangkat tangan nya yang menggenggam tangan Sekar.
" Serius ini nak?" tanya Aditya.
" Ya serius lah Pi" kata Rafa.
Dan akhir nya 2 bulan setelah pertemuan itu, Rafa melangsungkan pernikahan nya di taman belakang rumah nya dengan konsep outdoor. Semua keluarga Sekar di bawa ke Korsel untuk menghadiri resepsi karena akad nya sudah di laksanakan di tempat pengantin putri. Semua berbahagia dengan senyuman lebar, Aditya menyambut tamu dengan ramah dan berbincang dengan beberapa rekan bisnis nya, James dan juga Alex pulang dari Rusia untuk menghadiri pernikahan adik laki laki nya.
Sebelum akad nikah terjadi, dulu Rafa mengajak Sekar ke makam kakak dan juga kakek nya untuk meminta restu. Rafa membawa sebuket bunga mawar putih untuk kakak nya.
" Kakak, apa kabar ,ini Rafa adek kesayangan kakak, kak Rafa akan segera menikah, Rafa kesini meminta restu dari kakak, semoga kakak merestui kami dari alam sana kak, oh iya ini Rafa bawa hadiah ,mawar kesukaan kakak" kata Rafa di depan makam kakak nya.
" Halo kak, saya Sekar, Sekar akan menikah dengan adik nya kakak, walaupun kita belum pernah bertemu ,tapi kita akan menjadi keluarga, mohon restu nya ya kak" kata Sekar.
Tamat.......
__ADS_1