
Serangkaian upacara adat jawa telah di lalui, dan acara resepsi terakhir ,Sekar mengenakan gaun pernikahan yang di beri oleh kedua kakak Rafa. Gaun nya sangat indah dan mewah, menggembung ,membuat Sekar terlihat seperti ratu, dengan mahkota di di kepala nya. Semua tamu undangan memandang nya dengan takjub, apalagi ketika bersanding dengan Rafa yang juga mengenakan setelan jas berwarna senada dengan gaun Sekar, mereka bak raja dan ratu yang sangat tampan dan cantik. Sejak tadi ibu ibu tamu undangan membicarakan mahar yang di berikan Rafa kepada Sekar, jumlah tersebut, baru pertama kali di terima pengantin perempuan sebagai mahar, mereka juga membayangkan betapa kaya nya seorang Rafa.
Acara di akhiri dengan sesi berfoto bersama , semua keluarga dari kedua belah pihak bergantian berfoto bersama kedua pengantin dan selesai sudah acara resepsi pernikahan ,semua tamu undangan satu persatu meninggal kan tempat acara ,setelah bersalaman dengan pengantin satu persatu. Kedua pengantin sangat kelelahan, apalagi Sekar ,dari pagi sampai sore, mengenakan baju dan aksesoris yang berat.
Setelah semua tamu undangan pulang, Sekar dan Rafa langsung menuju ke kamar mereka ,untuk bersih bersih, ketika akan melepas gaun pengantin yang sangat besar itu, Sekar kesulitan. Rafa yang melihat Sekar kesusahan akhir nya langsung mendekat dan membantu melepas tali yang mengikat gaun di belakang. Sekar pun kaget dan langsung merinding mendapat sentuhan dari Rafa yang memang sengaja menyentuh pundak dan punggung istri nya.
" Sudah aku lepas ikatan nya, apa mau aku bantu lepaskan gaun nya?" bisik Rafa di telinga Sekar, yang langsung membuat Sekar meremang dan merona.
" Ti tidak usah ,aku bisa melepas sendiri, sudah sana ,kamu mandi duluan saja" kata Sekar sambil mendorong pelan suami nya.
" Mandi bersama saja , lebih cepat" kata Rafa.
" Nggak ,udah sana masuk kamar mandi ,cepetan" kata Sekar dengan muka memerah.
" Hahahaha iya iya ,istri ku" kata Rafa sambil mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi.
Sekar sangat bahagia dan tersentuh dengan kata 'istri ku' yang di ucapkan oleh Rafa, hati nya berdesir setiap kali mengingat panggilan itu. Sekar pun melepas gaun nya dengan cepat dan menggantungnya di dinding kamar, setelah itu Sekar memakai kaos dan celana panjang sebelum mandi. Dia juga menyiapkan piyama untuk suami nya dan juga diri nya, dan menunggu Rafa selesai mandi, selagi menunggu Sekar membersihkan make up nya dengan micellar water.
__ADS_1
Pintu kamar mandi terbuka, menampilkan sosok Rafa, dengan otot otot nya yang kekar ,apalagi dia hanya mengenakan handuk yang menutupi pinggang sampai lutut saja, memperlihatkan otot perut yang sispax ,tubuh yang masih basah dsn tetesan air dari rambut nya menambah kesan seksi. Sekar yang melihat itu, terpana sejenak dan meneguk ludah nya, lalu kemudian dia tersadar dan menutup wajah nya.
" Kenapa menutup wajah mu?" tanya Rafa yang kini ada di depan Sekar, tetesan air di rambut Rafa menetes di tangan Sekar saking dekat nya.
" ke kenapa kamu bertelanjang dada , ce cepat pakai baju mu , aku sudah menyiapkan nya " kata Sekar gugup dan wajah nya semakin merah.
" Memang nya kenapa? walau aku bertelanjang bulat pun kamu halal memandang nya , kenapa malah malu? aku kan suami mu" kata Rafa sambil berusaha membuka tangan Sekar.
" Tidak tidak, aku masih belum biasa melihat pemandangan seperti itu, ya wajar lah aku malu, udah cepet pakai piyama mu, kita akan membongkar hadiah pernikahan" kata Sekar ,yang walaupun tangan Sekar berhasil di turunkan dari wajah nya ,namun Sekar memejamkan mata nya.
" Oke oke, aku akan memakai pakaian ku" kata Rafa.
" Sudah belum?" tanya Sekar.
" Nah sudah ,sekarang buka mata mu, nggak capek apa terpejam terus tu mata" kata Rafa.
Sekar pun dengan percaya, membuka mata nya dan menoleh ke arah Rafa.
__ADS_1
" Aaaaaaaaahhhhh ,ke ke kenapa malah nggak pakai baju sama sekali, handuk mu mana!" teriak Sekar yang malah melihat Rafa bertelanjang bulat.
" Astaga begitu saja teriak, handuk nya aku lemparkan entah kemana tadi, hahahaha " kata Rafa sambil tertawa karena berhasil mengerjai Sekar.
Tok tok tok.......
" Nak ada apa? kenapa teriak? apa terjadi sesuatu?" tanya ibu nya Rafa yang berada di luar kamar pengantin.
" Emm ti tidak bu, ini karena Rafa yang menjahili Sekar bu" kata Sekar dari balik pintu.
" Oh kirain ada apa, ya sudah cepat mandi nya kita akan makan malam bersama dengan keluarga mu juga, cepat ya!" kata ibu nya Rafa.
" Iya bu" kata Sekar.
" Lihat, karena mu ,ibu berpikir yang tidak tidak ,ya sudah aku akan mandi, kamu tunggu aku, baru keluar" kata Sekar dengan cemberut, Rafa telah mengenakan piyama nya.
" Iya iya ,maafkan aku istriku ,hehehe" kata Rafa sambil nyengir.
__ADS_1
Sekar pun beranjak ke kamar mandi membawa piyama nya masuk ke dalam kamar mandi, tak berapa lama Sekar keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambut nya dengan handuk, Rafa yang melihat istri nya sudah keluar dari kamar mandi, menarik tangan Sekar dan di duduk kan di tepi ranjang. Rafa pun mengambil pengering rambut milik nya dan membantu Sekar mengeringkan rambut panjang nya, Rafa juga mengoleskan vitamin rambut juga. Setelah selesai, mereka keluar dari kamar dan menuju ke ruang depan untuk ikut makan malam bersama. Karena meja makan tidak muat ,maka di gelarlah karpet di ruang depan.
Bersambung........