
Rafa berencana mencari asisten pribadi yang laki laki, dia berdiskusi sama papa nya Aditya, mengenai siapa yang cocok untuk menjadi asisten pribadi Rafa. Rafa juga menceritakan kenapa dia membutuhkan asisten pribadi laki laki, ya karena Hana yang terus saja mengganggu nya , Rafa merasa risih dengan perlakuan berlebihan dari Hana.
" Hmm papa mengerti perasaan mu, tapi apa kamu tidak menyukai Hana? dia kan juga cantik, pintar, berpendidikan juga" kata Aditya.
" Nggak ,sama sekali tidak pa, Rafa sudah punya orang yang Rafa sukai, Rafa malah tidak nyaman dengan Hana yang sekarang pa ,aku ingin menghindari nya" kata Rafa.
" Baiklah nanti papa carikan, oh iya nanti papa akan tanya kakak mu James dan Alex, siapa tahu ada mereka mengenal orang yang cocok yang dulu menjadi orang kepercayaan dari Elisa" kata Aditya.
" Baiklah pa, oh iya bagaimana kabar nya Mahes pa? sudah lama sekali Rafa tidak bermain dengan nya" kata Rafa.
" Dia sangat baik ,dia sedang mempersiapkan semua hal untuk sekolah nya, hah dia sangat nakal dan juga tidak sabaran, sama seperti ibu nya" kata Aditya.
" Hahaha nama nya juga anak kecil pa, aku dulu juga sangat nakal, hmm baiklah nanti Rafa akan belikan hadiah untuk Mahes dan akan mampir ke rumah papa sebentar" kata Rafa.
" Baiklah ,nanti papa pulang awal tidak lembur, ya sudah papa akan hubungi mama mu dulu kalo kamu mau mampir" kata Aditya.
__ADS_1
" Baiklah pa" kata Rafa mengakhiri panggilan telefon itu.
Rafa menghubungi Zidan untuk membelikan beberapa mainan dan peralatan sekolah lengkap untuk anak cowok ke mall, Zidan pun langsung pergi ke mall membelikan apa yang Rafa mau. Tak berapa lama ,Zidan datang ke ruangan Rafa dengan membawa bagpaper yang sangat banyak berisi mainan dan peralatan sekolah.
" Permisi tuan muda ,ini pesanan anda , di taruh di mana ya semua belanjaan ini?" tanya Zidan.
" Oh iya ,taruh saja di sofa itu, oh iya nanti aku akan mampir ke rumah papa, kamu tolong kawal saya ke sana ya! soal nya kak James bilang situasi saat ini sedang berbahaya" kata Rafa.
" Baik tuan muda, saya selalu siap untuk mengawal anda ,apa perlu tambahan personil tuan muda?" tanya Zidan.
Karena hari sudah sore, dan pekerjaan Rafa tinggal sedikit, jadi Rafa dengan cepat segera menyelesaikan nya, sementara Zidan sudah menunggu di dalam mobil yang akan membawa Rafa ke rumah Aditya. Tak berapa lama Rafa pun turun ke parkiran basemant dan menuju ke mobil nya. Mereka berdua pun berangkat ke rumah Aditya , membawa berbagai hadiah mainan dan perlengkapan sekolah.
Sepanjang perjalanan, mereka tidak mendapat gangguan sama sekali, ya Zidan hanya membawa mobil biasa yang tidak mencolok, dan juga mengecoh dengan menyuruh anak buah nya membawa pulang mobil Rafa ke rumah utama, dan sesuai dugaan ada yang mengikuti mobil itu. Mata mata yang berjumlah 2 orang itu, memepet mobil Rafa , namun anak buah Rafa langsung menembak kepala si supir yang membuat mata mata itu langsung tewas dan mobil yang mereka kendarai hilang kendali dan menabrak pembatas jalan.
Zidan yang mendapat laporan itu pun geram, berarti selama ini ada mata mata yang sudah mengintai Rafa sejak lama, Zidan pun memperketat penjagaan dan menambah personil dari mafia Dewa Kematian. Rafa yang juga mengetahui kejadian itu pun, merenung betapa berbahaya nya hidup nya sekarang, seketika dia teringat ibu nya dan juga Sekar, para musuh itu pasti akan menargetkan ibu nya jika mereka tidak mendapatkan nyawa Rafa.
__ADS_1
" Zidan ,jika mereka tidak mendapat kan nyawa ku, mereka pasti akan menyerang keluarga ku, sementara ibu ku sekarang jauh dari ku, bagaimana ini? ternyata kehidupan sebagai presdir sangat lah berbahaya" kata Rafa.
" Biar nanti saya mengirim lebih banyak penjaga tuan muda, ya memang seperti itu ,apalagi posisi tuan muda bel kuat masih banyak orang yang meremehkan anda, dan juga masih ada banyak musuh yang dendam dengan almarhumah Elisa" kata Zidan.
" Apakah jalan kekerasan harus ku tempuh agar tidak ada lagi yang meremehkan aku" kata Rafa.
" Memang itu lah jalan satu satu nya saat ini, anda juga hrus mulai terjun ke dunia mafia agar tuan muda ada yang melindungi dan juga mendukung anda" kata Zidan.
" Namun dunia mafia sangat lah rumit dan keras, aku tidak yakin mereka akan mengakui aku" kata Rafa.
" Tuan muda harus berusaha keras dan juga butuh perjuangan yang tidak sedikit, ya dunia mafia memang sangat keras dan juga kejam, namun ketahui lah kami mengutamakan yang nama nya keluarga ,sekali anda di akui sebagai keluarga ,anda akan di lindungi dan juga akan mendapat bantuan ketika terjadi kesulitan" kata Zidan.
" Hmm baiklah, kemarin kak James juga akan membawaku untuk lebih mengenal orang orang Dewa Kematian, aku akan berjuang untuk mendapat pengakuan mereka" kata Rafa.
" Semoga berhasil tuan muda" kata Zidan.
__ADS_1
Bersambung.......