ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
RCGM S2 : bagaimana kabar 'dia'


__ADS_3

Rafa dan Zidan pun sampai di rumah Aditya, yang langsung di sambut hangat oleh Meyra. Namun begitu Meyra melihat ada Zidan, Meyra menjadi canggung ,begitu juga dengan Zidan, ya maklum lah, dulu Meyra setengah mati mengejar cinta Zidan yang orang nya sangat dingin. Meyra mempersilahkan mereka masuk, ketika mendengar suara Rafa, Mahes yang saat itu sedang bermain bersama pengasuh nya, langsung berlari dan memeluk Rafa saking senang nya.


" Hey boy, bagaimana kabar mu?" tanya Rafa yang langsung menggendong Mahes.


" Mahes sehat kak, bagaimana dengan kakak? sudah sangat lama Mahes tidak melihat kakak" kata Mahes.


" Kakak sehat kok, maaf kakak jarang ke sini, kakak banyak pekerjaan, oh iya kakak bawain hadiah lho untuk Mahes" kata Rafa.


" Benarkah? mana?" tanya Mahes kegirangan.


" Sebentar ,sedang di di ambil kan pelayan" kata Rafa.


" Asyik Mahes dapat hadiah dari kakak" kata Mahes sambil tertawa senang.


" Oh iya papa belum pulang ma?" tanya Rafa kepada Meyra.


" Belum tu, kata nya mau pulang awal ,udah jam segini malah belum pulang, sudah lah ,sana mandi dan ganti baju dulu" kata Meyra.


" Siap bos" kata Rafa sambil nyengir.


" Oh iya, Zidan kamu mandi kamar ku saja, nanti gantian, dan pakai pakaian ku saja nanti aku cariin yang pas ukuran nya" kata Rafa lagi.


" Baik tuan muda" kata Zidan.


" Ya sudah aku duluan yang mandi nanti kalo udah selesai ,giliran kamu" kata Rafa.

__ADS_1


Rafa pun mandi dan berganti pakaian santai, kemudian mencarikan pakaian yang sesuai untuk Zidan, setelah itu Rafa pun keluar dan menyuruh Zidan untuk mandi. Aditya sampai di rumah tepat saat Zidan sudah mandi dan ikut bergabung di ruang keluarga. Setelah Aditya bersih bersih dan berganti pakaian santai, mereka semua pun makan bersama di ruang makan, tadi Meyra menyuruh pelayan memasakkan semua masakan favorit Rafa dan Aditya. Mahes sejak kedatangan Rafa selalu menempel dengan Rafa, makan pun dia mau nya di pangku oleh Rafa dan di suapi oleh Rafa, padahal sudah bisa makan sendiri.


" Nak, duduk lah di kursi mu dan makan sendiri, kasian kakak mu, dia pasti capek kerja seharian, lagian kalo kakak mu terus menyuapi mu, kapan kakak ku bisa makan" kata Meyra.


" Nggak papa kok ma, mungkin dia sangat rindu dengan ku" kata Rafa.


" Tapi nak ,kamu pasti belum makan ,sudah turunkan Mahes, biar mama yang suapi dia" kata Meyra.


" Udah ,nggak usah ma, Rafa makan nya nanti aja nggak papa kok" kata Rafa.


" Sudahlah Mey, Rafa tu paling sulit untuk di bujuk oleh siapapun" kata Aditya.


" Hhehe papa paling tau Rafa deh" kata Rafa.


Makan bersama hari itu berjalan dengan sangat hangat dan meriah, setelah makan bersama, Rafa menemani Mahes bermain dan menata peralatan sekolah yang di beri oleh Rafa,sedangkan Aditya berbincang berdua dengan Zidan.


" Saya baik tuan" kata Zidan.


" Jangan panggil aku tuan, kita seumuran ,hey kita kan teman jadi nggak usah formal berbicara dengan ku" kata Aditya.


" Baiklah" kata Zidan singkat.


" Hahaha kau masih sama seperti dulu Zidan, sangat dingin dan juga sedikit bicara jika sedang bersama dengan ku" kata Aditya.


" Ya inilah aku apa ada nya" kata Zidan sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.

__ADS_1


" Oh iya bagaimana kabar nya?" tanya Aditya ,kali dengan nada serius.


" Dia baik, dan juga sekarang telah pulih dan sehat kembali" kata Zidan.


" Syukurlah, kamu harus menjaga nya ,sekarang dia milik mu" kata Aditya.


" Yeah , aku tahu apa yang harus aku lakukan" kata Zidan.


" Hmm aku tenang dia di jaga oleh mu ,kamu laki laki yang sangat baik dan juga bertanggung jawab" kata Aditya.


" Terima kasih atas pujian nya" kata Zidan.


" Apa dia bahagia sekarang?" tanya Aditya lagi.


" Ya dia sangat bahagia, apalagi dengan kehadiran 2 anak yang sangat membuat ku bangga,hehehe" kata Zidan.


" Kamu emang top cer ,sekali buat langsung jadi 2 hahahaha" kata Aditya.


" Ya yaya, kamu kapan nambah nya masa cuma mau punya anak satu" kata Zidan.


" Sedang proses tenang saja, semoga jika jadi ,aku ingin anak perempuan" kata Aditya.


" Ya ,kau tahu nikmatnya punya anak perempuan? aku adalah cinta pertama mereka dan anak perempuan ku lah yang bisa membuatku bertekuk lutut dan bertingkah konyol, sungguh menyenangkan punya anak perempuan" kata Zidan.


" Benarkah? aku juga ingin sekali punya anak perempuan" kata Aditya.

__ADS_1


" Ya sering sering lah membuat nya hahahha" kata Zidan.


Bersambung.............


__ADS_2