ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
Mulai Curiga


__ADS_3

Satu minggu sudah sejak Elisa meninggalkan Korea Selatan untuk perjalanan bisnis nya, dan sepuluh hari sudah Aditya di rawat di rumah sakit, namun hari ini Aditya sudah di perbolehkan pulang. Keluarga nya sangat gembira dan segera berkemas kemas untuk pulang kembali ke kediaman mereka di kawasan perumahan elit Gangnam. Dan bertepatan juga dengan kembali nya Elisa ke Korea Selatan, Dia menaiki mobil nya bersama dengan Zidan. Wajah nya tampak lelah sekali namun perjalanan bisnis nya kali ini memuaskan hati nya karena kinerja para orang orang yang dipilih nya mengesankan. Di sebuah lampu merah mobil Elisa berhenti dan kebetulan juga mobil Aditya dan keluarga nya juga berhenti tepat di sebelah mobil Elisa.


Posisi duduk Elisa ada di sebelah kanan sementara Aditya di sebelah kiri, jadi kalau mereka berdua saling bertatap mata akan sangat mudah dan kebetulan juga kaca kedua mobil tidak ada film hitam nya, jadi bisa melihat orang yang berada di dalam mobil. Elisa memang tidak menoleh ke arah kiri nya jadi dia tidak menyadari bahwa Aditya ada di sebelah nya, namun Aditya malah menoleh ke arah Elisa, mata nya membulat melihat wajah yang selama ini dia rindukan ada di sebelah nya ,sedang berbincang dengan seseorang yang sangat familier bagi Aditya.


" Elisa" gumam Aditya tanpa mengalihkan pandangan nya.


Dia melihat wajah Elisa yang tersorot sinar matahari, menampakan wajah pucat dan kurang tidur, namun senyuman di bibir nya tak pernah lepas dari Elisa. Untuk sejenak Aditya terbuai oleh senyuman itu, hingga lampu hijau tanda jalan pun muncul dan dengan segera kedua insan itu terpisah kembali mengambil jalan yang berbeda.


Tak berapa lama ,Aditya pun sampai di rumah mewah nya, di sana juga telah ada Meyra dan juga kedua orang tua nya. Meyra akan menceritakan semua nya kepada Aditya karena sekarang dia telah pulang dari rumah sakit. Mereka semua pun berkumpul di ruang tamu rumah nya Aditya.


" Emm saya di sini akan menceritakan semua pembicaraan antara saya dan juga Elisa sesuai janji saya dulu kepada Aditya ,namun sebelum saya menceritakan semua ,saya berharap nanti nya Aditya bisa menerima semua yang menjadi kesimpulan pembicaraan kami" kata Meyra sambil menatap Aditya dengan serius, Aditya pun mengangguk tanda setuju.


" Baiklah saya mulai, waktu itu saya ke perusahaan milik Elisa dan kebetulan dia sedang ada di kantor nya, dan saya pun menemui nya ,waktu itu saya mengatakan maaf kepada nya dan meminta diri nya untuk kembali bersama dengan Aditya, namun jawaban nya tidak terduga" kata Meyra.


" Apa jawaban nya Mey?" tanya Aditya tidak sabaran.


" Dia menolak nya, dia tidak mau kembali lagi kepada mu, dia bersikeras bahwa dia tidak bisa kembali seberapa keras nya aku membujuk Elisa" kata Meyra yang membuat Aditya sedih dan kecewa.

__ADS_1


" Tapi apa alasan nya ?" tanya Aditya dengan tidak semangat.


" Dia hanya berkata jika saat nya tiba kita semua akan tahu alasan nya, bahkan semua yang di katakan nya aneh, dia bilang akan pergi jauh, dan aku tidak mengerti dia menyuruh ku untuk menikah dengan mu dan menjagamu demi dia, dia juga menyuruhku menganggap permintaan nya sebagai permintaan terakhir seakan akan dia akan meninggal" kata Meyra yang mulai berkaca kaca.


" Aku bingung Dit, bagaimana ini? di satu sisi aku tidak mau hidup dalam bayang bayang rasa bersalah di satu sisi itu adalah permintaan sahabat ku" kata Meyra dan tumpah lah air mata nya.


Ayah dan ibu Meyra mendekap putri nya agar merasa tenang, sementara Aditya diam dengan sejuta pertanyaan yang menari nari di otak nya. Dia tak menyangka menyerahkan diri nya kepada sahabat nya sendiri dan mengesampingkan perasaan nya demi diri nya. Dan kenapa firasat nya mengatakan jika Elisa akan meninggalkan Aditya selama nya. Dan butiran bening dari mata nya lolos kemudian jatuh membasahi celana nya.


" Tidak tidak, ibu apakah Elisa akan pergi meninggal kan aku bu, kenapa aku merasa bahwa semua perkataan nya seperti sedang berpamitan kepadaku bu" kata Aditya menangis seperti anak kecil.


" Aku harus menemui nya bu, aku harus membuat nya kembali pada ku , bu sungguh aku tak mau jika berpisah dari nya" kata Aditya.


" Oh iya tadi aku melihat Elisa bu, dia ada di negara ini bu, tadi aku nggak salah lihat bu, aku tadi melihat wajah nya, namun ada yang berubah dari wajah nya bu" kata Aditya.


" Apa yang berubah Dit?" tanya Meyra.


" Dulu wajah nya agak berisi dan juga segar ,tapi sekarang kenapa wajah nya semakin tirus dan juga pucat, dari wajah nya nampak sekali kelelahan yang sedang dia rasakan" kata Aditya.

__ADS_1


" Iya ya aku baru ingat, ketika bertemu dengan Elisa , tubuh nya juga sangat kurus beda dengan yang dulu , wajah nya juga pucat walau di tutupi oleh blas on dan liptint, aku yakin jika dia punya penyakit yang dia sembunyikan, pantas saja dia mengatakan permintaan terakhir, apa jangan jangan dia tidak mau kembali bersama dengan ku, karena dia sadar jika hidup nya tak lama lagi?" kata Meyra yang membuat semua orang kaget,terutama Aditya.


" Tidak ,tidak mungkin dia sakit, dia selalu menjaga pola makan nya ketika bersama dengan ku dulu, dia juga rajin olahraga dan juga berlatih ilmu beladiri" kata Aditya.


" Pola hidup sehat terkadang tidak menjadikan kita terhindar dari penyakit, atau kemungkinan dari faktor luka lama, dia kan sering terluka entah itu luka tembak atau tusukan , dia sering mendapat kan itu, mungkin saja kan semua luka itu menjadi penyebab nya" kata Meyra.


" Kau benar, dia mempunyai banyak bekas luka di tubuh nya, aku harus menemui nya untuk memastikan" kata Aditya.


" Apa kamu tahu keberadaan Elisa saat ini?" tanya Meyra.


" Aku tahu, aku dengar dia membangun sebuah rumah mewah dia daerah perbukitan pinggir kota, aku akan kesana" kata Aditya.


" Aku ikut Dit" kata Meyra.


" Baiklah, besok kita kesana" kata Aditya.


Sementara itu.........

__ADS_1


Elisa sampai di rumah besar nya dan seperti biasa para pelayan dan beberapa penjaga menyambut nya di depan pintu. Elisa pun langsung menuju ke kamar utama, dan melakukan ritual mandi nya, setelah selesai, dia memutuskan untuk tidur karena badan nya sangat lelah dan sangat mengantuk efek kurang tidur. Ibu nya berada di dapur dan membuatkan sup untuk putri nya dan juga menyiapkan beberapa menu makan favorit Elisa untuk makan malam nanti. Ketika masuk ke kamar putri nya ,beliau mendapati Elisa tertidur pulas di ranjang king size nya, beliau pun membenarkan selimut putri nya. Beliau juga membereskan tas yang Elisa bawa dan membawa kembali sup tadi karena beliau tidak tega membangunkan Elisa yang terlihat sangat lelah.


__ADS_2