ROMANSA CINTA GADIS MAFIA

ROMANSA CINTA GADIS MAFIA
dewa kematian


__ADS_3

Elisa mulai penasaran dengan organisasi mafia yang kakeknya pimpin. Elisa tidak menyangka juga dirinya akan menjadi penerus organisasi mafia itu, Elisa memikirkan reaksi para anggota jika nantinya mereka di pimpin oleh seorang bocah .Elisa tertawa sendiri membayangkan dirinya pasti akan di remehkan dan mereka yang akan terbengong bengong melihat betapa mengerikannya dirinya. Sebenarnya Elisa sudah mendapatkan segala informasi tentang organisasi mafia itu hingga bisnis bisnis yang menjadi nafas organisasi itu juga data data keuangan Elisa telah mendapatkan semua itu dengan membobol tanpa jejak sistem mereka.


hah mafia sebesar itu sistem keamanan nya bisa di jebol oleh aku yang seorang bocah ingusan, hahaha aku sudah biasa di remehkan memangnya kenapa kalau aku bocah mereka belum tahu siapa aku yang sebenarnya, ah besok ketika aku masuk markas akan ku perbaharui semua sistem mereka ,bathin Elisa dengan cekikikan.


Pintu kamar Elisa terbuka, kepala Kakek Elisa tersembul dari pintu, kakeknya itu perhatian sekali kepada Elisa, walau baru beberapa hari bersamanya, Elisa sangat bahagia sekarang, karna ada kakeknya yang menyayanginya.


"Eh, cucuku yang cantik belum tidur, kenapa? tidak sabar ya mau keluar negeri? " tanya Kakek Elisa.


" Kakek, enggak kok kek, aku sedang memikirkan organisasi mafia yang kakek pimpin, em apa namanya kek? " tanya Elisa pura pura tidak tahu.


" Oh kau rupanya sangat tertarik ya, bukanya kamu bisa mendapatkan semua informasi dengan mudah? kenapa malah bertanya dengan Kakek? " tanya Kakeknya yang sebenarnya tahu Elisa bisa mendapatkan semua info dari bakat hack nya.


"Kakek aku ingin dengar cerita dari kakek saja kan kakek ketuanya, siapa tahu ada yang beda versi" kata Elisa.


" Hmmm kau ini, baiklah ini akan jadi dongeng sebelum tidur dong" kata Kakeknya sambil terkekeh.


" Heheh nggak papa kan kek aku juga belum pernah di dongengin sebelum tidur, bisa di bilang ini pertama kalinya bagiku, heheh" kata Elisa jujur.

__ADS_1


" Iya iya skarang Kakek mulai ya, nama organisasi nya Dewa Kematian ,organisasi ini merajai seluruh benua Asia,dan organisasi yang kakek pimpin termasuk kedalam 8 keluarga mafia terbesar di dunia bagaimana hebat kan?" kata Kakek jumawa.


" Hemm iya iya kek tapi aku ingin menyatukan ke 8 keluarga mafia menjadi satu dan menakhlukkan dunia, oh iya aku ingin membangun kerajaan bisnis ku sendiri kek,bagaimana rencanaku ?" kata Elisa menyampaikan cita citanya.


" Waaahh cucuku sudah punya cita cita kedepanya yah, terus bagaimana strategi kamu ?" tanya Kakek Elisa.


" Hmmm itu bisa kita rencanakan pelan pelan kek, tidak bisa asal asalaan, " kata Elisa.


" Kakek percaya dengan semua rencanamu , dan Kakek percaya suatu hari nanti kamu bakal mencapai semua yang kau sebutkan tadi" kata Kakek menyemangati Elisa.


" Oh iya apa kamu sudah siap menjadi penerusku?" tanya Kakek elisa.


" Ohhh aku sudah sangat siap Kakek tapi aku ingin mengenalkan diriku pelan pelan ,aku ingin menguji mereka yng belum mengetahui siapa aku, dan juga aku tidak ingin di perlakukan istimewa , aku sudah terbiasa seperti ini kek, aku harap Kakek maklum ,hehehe" jawab Elisa antusias.


" Hahaha apapun maumu Kakek akan wujudkan bagaimanapun caranya, yng penting kamu bahagia" kata kakek sambil tertawa.


" Kakek emang yang terbaik deh, aku makin sayang sama kakek" kata Elisa makin mempererat pelukanya kepada Kakeknya itu.

__ADS_1


"Emm bagaimna dengan kemampuan bela dirimu nak ? apa kamu butuh guru?" tanya Kakek lagi.


" Oh aku menguasai silat,karate, kung fu, ninja jepang , dan banyak lagi kek ,dan aku sudah punya guru terbaikku sendiri, jangan khawatir kek apa kakek tahu aku sudah sanggup membunuh 10 orang dengan 5 pisau kek, oh iya aku lebih suka pakai pedang daripda pistol, heheh" jelas Elisa.


" Kamu ini kayak orang zaman dulu, sekarang zamanya pakai senjata canggih nak, kenapa kamu malah suka senjata kuno seperti pedang? " tanya Kakek Elisa.


" Aku suka tekniknya kek aku punya 3 pedang semua ya pemberian guru guruku sewaktu di pelatihan pasukan khusus, dan senjata canggih kan hanya mengandalkan kejituan, itu menurutku lho kek, " kata Elisa.


" Hmmm sepertinya kamu tidak butuh pelatihan dari kakek ya? " kata kakek.


"Hehe kalau ada jurus rahasia dari kakek, boleh juga latihan lagi kek" kata Elisa cengengesan.


" Hah kau ini, sudah sudah ayo cepat tidur ini sudah malam tau" kata Kakek sambil melepas pelukan Elisa.


" Iya iya kakek Lama Lama bawel ya" kata Elisa sambil merebahkan badanya.


Kakek Eliisa hanya geleng geleng kepala melihat tingkah Elisa, ya Elisa bisa bersikap sesuai tempatnya, ada kalanya di rumah Elisa akan menjadi gadis riang dan manja, ketika saatnya latihan Elisa akan menjadi gadis yang sangat serious dan tidak bisa di ganggu, dan lagi ketika bertarung maka Elisa tidak akan menjadi gadis seperti umumnya, dia seperti singa betina yang terluka dan membabi buta, tidak mengenal kata ampun.

__ADS_1


__ADS_2