
Tepat pukul 00.00 waktu aku menulis cerita ini kuharap esok sebelum beraktifitas menyempempatkan untuk sedikit membaca apa yang aku tuliskan.
kuawali pagiku seperti biasanya dibangunkan oleh alarm jam yang sengaja aku setting jam 06.00 pagi untuk sedikit melonggarkan waktu yang mana nanti pukul 08.00 harus sampai dikantor tempat aku bekerja, mata sudah terbuka walau kantuk tak juga mau cepat-cepat meninggalkanku yang sendirian diatas kasur hanya ditemani bantal guling karna istripun belum aku temukan keberadaannya.
Kunyalakan kompor untuk memanaskan air demi secangkir kopi yang menggoda untuk diseduh, beranjak aku ke kamar mandi untuk gosok gigi sembari menunggu air mendidih. terdengar suara dari tempat komporku berada yang menandakan air telah mendidih yang dibarengi dengan selesainya aku menggosok gigi, tak sabar aku menyeduh kopi yang akan kunikmati pagi ini, sekarang kopi sudah dimeja dan tak lupa sarapan aku sediakan.
__ADS_1
selesai sudah sarapanku pagi ini dan aku lihat jam di dinding menunjukkan pukul 06.30 cepat-cepat aku ambil handuk dan bergegas ke kamar mandi untuk mandi karna sebentar lagi meja kantor yang dipenuhi kertas yang masih menunggu untuk dikerjakan telah menanti dan juga bos yang sedikit galak tak mau membuang waktu untuk meladeni karyawan yang bandelnya setengah mati.
selesai sudah aku mempersiapkan diri dan sekarang harus bergegas untuk pergi ke kantor agar tidak terlambat, aku merasa ada yang berbeda hari ini entah mengapa ada yang kosong didalam hati, yang selama ini terlupakan olehku walau ia dekat denganku begitu dekatnya hingga aku tak dapat aku melihat-Nya dengan jelas.
Aku terus berjalan sembari mencari tau apa yang sebenarnya aku cari dan dalam perjalananku menuju kantor tak hentinya aku memandang orang-orang guna mencari tahu apa yang aku cari, kulihat disekelilingku aku masih tidak menemukan jawaban atas pertanyaanku. sampailah aku didepan pintu kantor kulihat ada satpam yang menjaga didepannya dan aku masih saja tidak menemukan apa yang sebenarnya aku cari, pintu kantor berlalu begitu saja hingga sampailah aku dimeja kerjaku tak juga aku mendapatkan jawaban atas pertanyaanku.
__ADS_1
waktu cepat berlalu kini jam istirahat menuggu untuk hanya sekadar mengisi perut dengan makanan warung seberang kantorku yang letaknya tak jauh dan harganya juga murah, dan tak pula mencari jawaban atas pertanyaan yang menggangu dalam benakku, pertanyaan yang segera harus terjawab agar tak mengganggu tidurku.
Makan siang telah usai namun tak segera aku menuju ke kantor, aku ingin mencari jawaban atas pertanyaan yang membingungkanku namun pekerjaan kantor tak dapat aku tinggalkan sehingga aku memutuskan untuk kembali kekantor untuk menyelesaikan apa yang harus diselesaikan.
waktu pulang telah tiba meninggalkan banyak pertanyaan yang harus segera diungkap kebenarannya, sampailah aku dirumah dan masih juga belum terjawab pertanyaan yang menggangu dalam fikirku.
__ADS_1