Selir, Gairah Pria Kesepian

Selir, Gairah Pria Kesepian
Aku Merasa Insecure


__ADS_3

💥💥💥


"Sayang, apa kamu sudah makan?" tanya Andrew


Chika menggeleng dengan wajahnya yang datar


"Kalau begitu, ayo kita makan, kamu bawa dua box, kan? jangan bilang satu, kalau dirimu saja belum makan." oceh Andrew


"Jangankan dua, tiga box malah," tukas Chika


Andrew mengernyit menatap dirinya, "Hmm, jangan bilang satu lagi untuk Raffa!" ia mulai memasang wajah dingin


"Hehehe, memang iya. jangan cemburu lah ... kan sekalian." ucap Chika, ia tahu perasaan suaminya


Pria itu hanya berdeham, ia kembali bangkit dari duduk dan berjalan menuju meja kerjanya


Sepertinya Andrew ingin menelpon seseorang


Kini sepasang suami istri itu menikmati makan siang bersama di ruang Presdir, saling suap-suapan seperti biasanya yang mereka lakukan. hal itu bagaikan sudah menjadi rutinitas untuk keduanya. menjalin hubungan yang baik, dan hal itu mampu menciptakan keharmonisan suami istri.


Chika mengelus perutnya, ia benar-benar merasa kekenyangan telah melahap satu kotak nasi dengan lauknya yang begitu menggoda.


Ayam panggang buatan Bibi, bumbunya meresap hingga ke dalam dagingnya, aromanya pun menguar bebas ke udara, menerobos masuk ke indra penciuman siapa saja.


"Baringlah, kemarikan kakimu." ujar Andrew dengan lembut, Chika duduk berselonjor setengah berbaring diatas sofa, menaruh kedua kaki mulusnya di atas pangkuan pria ini.


Seperti biasa, Andrew selalu memijat kedua kaki yang telah membengkak itu, jauh berbeda dari seperti biasanya. efek kehamilan memang benar-benar mengubah segalanya pada diri wanita muda ini.


Berat tubuh yang naik drastis, perut yang lebih besar dari yang pada umumnya, ya maklum saja karena ada dua malaikat yang tumbuh di dalam diri Chika. dan lagi, kaki yang membengkak hingga membuat gadis ini berjalan sedikit tertatih.

__ADS_1


"Besok jangan kesini lagi, aku yang akan pulang ke rumah." ucap Andrew


"Kenapa gitu?"


"Kakimu seperti ini, pasti semakin sulit untuk berjalan. aku merasa diriku ini--terlalu egois." ujar Andrew, ia merasa iba pada sang istri dan dirinya malah mengambil keuntungan pada setiap tengah hari.


Chika menjengit, ia menggeleng sembari menurunkan kakinya ke lantai.


"Enggak kok, malah aku senang bisa main kesini setiap hari. setidaknya aku bisa melihat siapa saja wanita yang sering bersamamu." imbuh Chika, sontak saja ia teringat akan wanita tadi.


Andrew tergelak, "Nggak ada wanita yang mendekatiku, kecuali Sekretaris dan staff lainnya yang turut penting dalam pekerjaanku. dan mereka sangat sopan, tidak ada ambisi untuk mendekatiku, Sayang." jelas Andrew, tangannya mengelus tengkuk leher sang istri


"Hmm, iyakah??"


"Ya, kamu curiga ya, sama perempuan tadi?" tanyanya


"Kalau kamu tidak percaya, kita bisa ke ruang Cctv untuk menyaksikan kegiatanku dari pagi hingga sekarang." lirihnya


"Hmm, tidak perlu. aku percaya padamu,"


"Tapi--jangan sampai tergoda sama klien cantik itu. aku jadi merasa insecure, tau!" Chika menunduk, menatap tubuhnya yang gendut


"Hei!" Andrew menaikkan dagu wanita dihadapannya ini, Chika mendongak dan menatapnya. "Kamu tidak gendut, ini karena si kembar. setelah lahir, tubuhmu akan kembali ke semula. jangan berpikir seperti itu, bahkan tubuhmu lebih cantik dari mereka."


"Apalagi--kamu mahir dalam menguasaiku, Sayang." lirihnya, mendekatkan wajahnya kepada Chika


Perempuan itu memejamkan mata, bersiap mendapat serangan dari sang suami, walaupun hatinya merasa terenyuh mendengar ungkapan pria itu


Cup!!

__ADS_1


Dan benar saja, Andrew mengecup bibirnya. dan menuntun tubuh itu untuk berpindah tempat ke atas pangkuannya.


Hawa panas begitu terasa, perpagutan dalam sentuhan yang menyenangkan pun terlihat gila. kedua insan lagi-lagi dirundung mabuk asmara, saling menikmati dan berusaha memberikan kepuasan untuk pasangan.


Pergulatan sepasang anaconda didalam sana mampu membuat keduanya saling terhanyut. mata yang terpejam, sesekali terbuka untuk sekedar menatap wajah cantik yang begitu menghayati kegiatan mereka


Andrew bergegas merengkuh tubuh itu, mengangkatnya dengan hati-hati dan membawanya ke dalam sangkar emas yang sebagai saksi atas perkolaburasi menantang di dalam sana


Emmmh ....


Chika melenguh saat merasakan inti tubuhnya merasa penuh, dan didalam sana seperti ada sesuatu yang mengguncang pertahanannya.


Chika mencengkeram kedua pundak sang suami, menahan rasa yang menggelora, sekaligus menikmati rasa menyenangkan di bawah sana.


Suasana benar-benar terasa panas dan mencekam, suara erotis saling sahut menyahut memenuhi ruangan. dan pertempuran hebat terjadi diatas panggung kolaburasi.


Andrew melakukannya dengan hati-hati, tidak ingin menyakiti dua buah cintanya didalam sana. wajah tengah berusaha ia tenggelemkan di antara dua gunung krakatau, mencicipi anak puncaknya, melu*at benda itu hingga semakin membuat tubuh Chika mengerang merasakan sensasinya


Sungguh menggelikan, tapi begitu menyenangkan. dua rasa tengah ia nikmati, mampu membuat alam bawah sadarnya terasa melayang.


Hingga pencapaian atas segala puncak yang terus berkobar pun telah mereka capai. keduanya melenguh panjang secara bersamaan saat sesuatu yang hangat menyembur deras di dalam sana.


Aaah ...


Sepasang dua insan itu merasa lega, dada yang naik turun dengan nafas yang menggebu-gebu, karena telah merasa lelah akan kolaburasi yang baru saja mereka lakukan.


💥💥💥


Ayo di like, koment, Vote dan hadiah poinnya yaa 🙏

__ADS_1


__ADS_2