Selir, Gairah Pria Kesepian

Selir, Gairah Pria Kesepian
Romansa Malam


__ADS_3

💥💥💥


"Woi!!" seseorang menepuk pundak pria yang tengah mengintip keintiman Chika dan kakaknya.


Kini posisi keduanya berada di balik pepohonan, menatap kakak beradik yang saling berpelukan ditengah-tengah hamparan taman


Pria itu berbalik, sontak saja ia terkejut karena seseorang yang mengagetkannya.


"Kakak!" ia berdecak


"Ngapain kau! mau mengintip istriku?" sorot matanya menatap tajam pada sang adik


"Aish! enggaklah! tapi kakaknya," ia memutar bola matanya,.lagi pula untuk apa ia memerhatikan kakak iparnya itu


"Kau suka sama dia? apa yang kau lihat darinya?" tanya Andrew, ia penasaran


"Nggak tau kenapa, suka aja. dia pendiam,"


Cih, sungguh perempuan yang menghanyutkan. batin Andrew


Entah kenapa bila mengingat masa lalu kakak iparnya itu, membuat Andrew sangat kesal karena Aysha adalah wanita pemalas, royal, apalagi mendengar laporan dari anak buahnya bila perempuan itu sering menyiksa istrinya habis-habisan. ditambah lagi, perempuan itu lancang sekali menyekap sang istri di dalam gudang.


Sungguh, ia tidak akan bisa melupakan kejadian itu. walaupun kini, perempuan itu memang sudah banyak berubah menjadi sosok yang baik dan bertanggung jawab. meninggalkan kebiasaan buruk yang begitu merugikan diri sendiri.


"Mungkin kau hanya kagum dengan kecantikannya, kau baru beberapa kali bertemu. mustahil kalau langsung ada perasaan." omel Andrew


"Ck! kau macam tak tau cinta pada pandangan pertama saja." cibir Robert


"****! kemana istriku?" gumam Andrew, menatap tempat istrinya berpijak namun sosok itu telah menghilang dilenyap waktu


"Gara-gara kau ini!" kesal Robert, ia bergegas pergi dari balik pohon itu, menelusuri tempat mencari pujaan hatinya. diikuti pula oleh Andrew


Hingga keduanya melihat dua bidadari cantik yang turun dari langit itu tengah berdiam diri di tepi kolam renang, menggenangkan dua pasang kaki ke dalam air dan mengayunkannya. membuat air yang tenang sedikit bergelombang karena gerakan yang dilakukan kaki mulus itu


Kedua tangan milik mereka bertumpu di belakang tubuh untuk menahan beban badan, kepala mendongak menatap langit malam yang menyembulkan ratusan bintang-bintang angkasa beserta bulan yang meneranginya.


Terlihat sangat indah pada malam hari, menyejukkan sepasang netra yang menatapnya dengan lekat. semburat senyum pun tercetak di bibir mungil ranum, raga begitu menikmati pemandangan indah diatas sana. kuasa Sang Pencipta yang melukiskan kejora di cakrawala miliknya.


"Benar-benar tenang disini, Chik."

__ADS_1


"Iya, Kak. kalau Kakak mau, bisa kesini sering-sering kok. jangan segan!" Chika menatapnya seraya mengulas senyum


"Terima kasih." dibalas pula oleh Aysha


Sungguh, senyuman wanita itu begitu manis di pandangan Robert, walau terlihat samar namun bisa membuat jantungnya berdegup kencang.


"Kak, bawa istrimu pergi, gih! aku mau berduaan dengannya." pinta Robert, pria itu benar-benar sudah kebelet akibat hipnotis pesona yang terpancar di diri Aysha


"Astaga kau ini! benar-benar bucin. jangan terlalu menyukainya, bisa saja dia tidak membalas perasaan mu."


"Ck! mana mungkin itu, aku tampan, pria bule, satu keyakinan dengannya pula. jarang-jarang ada bule sepertiku." ia berucap bangga


"Cih! semoga berhasil!" Andrew menepuk pundak adiknya, ia pun berlalu pergi meninggalkannya dan berjalan menghampiri sang istri yang sangat ia cintai itu.


"Sayang." panggil Andrew


Sontak saja Chika memutar kepalanya ke belakang, mendapati suami yang sudah berdiam diri dibelakang tubuhnya


Chika mengangkatkan kakinya, keluar dari dalam air hingga meruntuhkan sisa-sisa air tersebut.


Ia berdiri. "Ada apa, Yang? apa si kembar rewel?" tanya Chika


Chika membulatkan mulutnya, kemudian menatap kakaknya yang memerhatikan mereka.


"Kakak, aku masuk dulu ya, nanti balik lagi."


"Iya, Chika, pergilah." usirnya secara halus


Hingga punggung kedua insan itu perlahan menjauh dari pandangannya. Aysha mengulum senyum, ia turut berbahagia atas diri adik tirinya


"Oh Tuhan, maafkan aku di masa lalu." ia menengadah menatap langit, memohon ampun kepada sang Penguasa di Arsy nya


Aysha terlonjak kaget tatkala ekor matanya menangkap sesosok tampan mendudukkan dirinya disamping Aysha. perempuan itu terlihat kikuk, ini pertama kalinya ada seorang lelaki yang berani menyapanya lebih dulu.


"Hai, Aysha." sapanya


"Hmm, hai!" balasnya


"Cuma sendiri? ditempat sepi ini?" Robert mengedarkan pandangan, memang sepi. sangat cocok beriya-iya kalau di Negeri dirinya sendiri

__ADS_1


"Hmm, tadi sama adikku. tapi dia masuk karna dipanggil Mami Chaterine," ujarnya


Robert hanya mengangguk paham seraya mengulum senyum, ia senang sekali dekat dengan perempuan ini


"Aku Robert," ia mengulurkan tangannya dihadapan Aysha


"Sudah tau kok," ketusnya dengan dingin


Robert nyengir kuda, menarik kembali uluran tangannya


"Senang bertemu dengan kamu, Aysha."


"Aku juga." balas Aysha sembari mengulum senyum, membuat Robert semakin terpana dengan senyumannya. tapi--wajah itu lebih dominan cantik dan judes, namun apabila tersenyum, aura kelembutan terpancar jelas diwajahnya.


Benar-benar sempurna memang.


"Boleh kita bertukar nomor ponsel?" tanyanya


Sontak saja membuat Aysha menjengit. "Hah??"


Disisi lain sepasang suami istri muda itu tengah mengintip interaksi mereka dari balik pohon, membuat Chika menatap tidak percaya atas sikap adik iparnya yang tidak sabaran.


"Adikmu benar-benar gentlemen, aku menyukainya." puji Chika


Kalimat yang keluar dari mulut manisnya itu benar-benar memancing kemurkaan Andrew. bagaimana bisa istrinya ini memuji pria lain dihadapannya! ia berdecak kesal.


"Aku lebih gentlemen! menginginkan dirimu dalam sebuah syarat yang membuat kita terikat."


"Apa-apaan! kau tidak gentlemen karna tidak mengikat istri pertamamu sampai terlepas dan ditangkap pria lain!" cerca Chika


"Huh!"


"Jangan bawa-bawa dia! justru aku bersyukur, rencana Tuhan indah, bukan?"


"Ya, iya sih." Chika membenarkan


"Kau hadiah darinya, berlian yang sangat berharga." lirih Andrew, mengangkat dagu istrinya, lalu membenamkan bibirnya di belahan kenyal itu.


💥💥💥

__ADS_1


Acuwiwit cih 😅


__ADS_2