
π₯π₯π₯
Tidak terasa pernikahan Andrew dan Celine sudah mencapai 2 tahun 6 bulan, namun--seketika saja Andrew merasa kecewa karena telah dua bulan terakhir sang istri tidak jua kunjung pulang ke Indonesia agak sehari saja.
Biasanya Celine menyempatkan diri untuk kembali pulang walaupun tiga hari dalam sebulan. Namun kini berbeda, dua bulan terakhir ia tengah berada di puncak kejayaan.
Tiba-tiba Andrew merasakan sesuatu yang tidak enak, hatinya bergejolak menuntun pria itu untuk mencari tahu apa saja kegiatan istrinya selama disana selain menjadi Artis International.
Andrew pun memutuskan untuk memerintahkan beberapa anak buahnya ke Amerika, menyelidiki apa saja kegiatan sang istri.
Mereka menurut, sekitar tiga orang mulai bertandang ke Negeri Paman Sam tersebut. Hari demi hari Andrew menanti kabar sang istri yang sangat ia cintai, terkadang urusan pekerjaan pun membuatnya tidak terlalu fokus. Sosok wanita itu begitu mempengaruhinya, namun Andrew tetap berusaha untuk kembali fokus dalam dunia kerjanya.
Beberapa hari kemudian, Andrew mendapat email masuk dari seseorang. Seketika saja Andrew bernafas lega karena ia mendapat email dari anak buahnya.
Namun, Andrew terbelalak menatap beberapa foto sang istri tengah bergandengan dengan pria lain, mereka berkencan bersama bahkan tertawa bersama. seketika saja saat itu jantungnya seakan berhenti, namun hatinya yang berdegup kencang tatkala melihat pemandangan tersebut.
"Brengsek!!" umpatnya, Andrew masih bisa menahan amarah. ia terus menggeser layar untuk memeriksa foto yang lainnya. Lagi-lagi ia terbelalak melihat Celine dan pria tersebut memasuki hotel.
"Oh, Celine! beraninya kau mengkhianatiku!!" Andrew meninju meja kerjanya dengan sangat keras, hingga menimbulkan sedikit retakan pada kaca mejanya
"Pantasan kau tidak pernah pulang lagi, ternyata ini rupanya!" geram Andrew, mengusap wajahnya dengan kasar.
Hingga hari demi hari berlalu dengan sendirinya, Andrew hidup dalam kesendirian dan merasa sangat kesepian. setiap dua kali seminggu ia selalu mendapatkan notifikasi email dari anak buahnya, dan disaat itu pula Andrew terus mengamuk saat ia mendapati sang istri tengah bercinta dengan pria tersebut.
Walaupun sesekali Celine menghubunginya, Andrew tetap bersikap dengan semestinya, bersikap biasa saja tanpa adanya kecurigaan.
__ADS_1
Tak ayal karena sikapnya, Andrew memecat Bibi dan memberikannya tunjangan dengan nilai yang sangat besar.
Hingga tiga bulan kemudian ia mulai bisa menerima keadaan, membuat rencana untuk menceraikan Celine tepat 3 tahun pernikahan mereka nanti.
Andrew dibuat terkesima akan kedatangan seorang gadis muda dengan tubuh ramping dan dada yang berisi, seketika saja kejantanannya mulai meradang saat melihat gadis sederhana yang tengah menunduk padanya.
Chika, gadis itulah yang membuat Andrew mulai dirasuki oleh pikiran jahat. ingin menikmati tubuh itu dan mengajukan syarat konyol padanya.
Namun ia terlonjak kaget saat mendengar gadis itu mengajukan syarat untuk menikahinya.
Menikahi pria beristri
Gadis ini benar-benar lugu, padahal aku hanya ingin menikmati tubuh itu untuk beberapa kali saja. sungguh menarik, kalau sudah menikah berarti tubuh itu sepenuhnya untukku.
baiklah, Celine! tidak kau saja yang bisa menyelingkuhi ku, pria tersakiti ini juga bisa untuk membalasmu
Pada akhirnya Andrew dan Chika benar-benar menikah secara agama, namun tidak untuk negara. Andrew trsenyum bahagia, tongkat saktinya tidak menganggur lagi dan sudah ada goa yang menemani tongkatnya kala saat dibutuhkan.
Namun sial, perempuan itu malah kedatangan bulan yang begitu tidak diharapkan. sialnya lagi pada malam pertama mereka, Andrew harus menuruti perintah gadis itu untuk membelikan benda yang dihindari kaum lelaki.
Seiring berjalannya waktu, Andrew terkesan atas perbuatan istri keduanya yang hampir setiap hari mengantarkan bekal makan siang untuknya. Andrew semakin dihargai dan dihormati sebagai suami, mendapatkan hak nya seperti suami-suami netizen di luar sana.
Hingga kehadiran Chika benar-benar mengubah dunianya, dunianya yang berantakan seketika di tata rapi oleh gadis itu, dunianya yang gelap seketika terang benderang dengan memberikan banyak warna didalam kehidupannya.
"Raffa, menurut kamu Chika itu bagaimana?" Andrew mulai mencurahkan isi hatinya kepada sang Assisten
__ADS_1
"Nona Chika itu sangat baik sekali, Tuan. memberikan saya bekal juga," jawabnya, seketika Andrew mulai meradang.
"Bukan itu! sifatnya gimana!"
"Oh, hehehe, dia itu sangat baik, lugu, perhatian, itu sih yang saya tau." jawabnya
Andrew mengangguk paham, ia kembali teringat bila wanita itu selalu melayaninya. memasak untuknya, melayaninya diatas meja makan, mempersiapkan pakaiannya, dan semua itu tidak pernah ia dapati dari Celine.
"Kamu tau kan beberapa minggu lagi pernikahan kontrak kami akan berakhir?" tanya Andrew
"Ya, tentu saja. kalian akan berpisah," ucap Raffa
"Tidak untuk saya dan Chika, Raff, tapi saya akan berpisah dengan Celine. saya akan menikahi Chika dengan sepenuhnya, mengesahkan hubungan kami pada Negara."
"Ja-jadi anda yakin akan menceraikan Nyonya Celine??" Raffa tersenyum semringah
"Tentu saja. tepat tiga tahun pernikahan kami dan saya akan merobek surat penyerahan harta tersebut." Andrew tersenyum seringai
"Gitu dong, Tuan! pertahankan berlian dan singkirkan barang kotor itu." Raffa menepuk-nepuk pundak sang boss
"Kamu benar, rasa saya untuk Celine benar-benar sudah mati. saya hanya berusaha untuk bersikap manis dan biasa-biasa saja padanya agar kejutan itu berjalan dengan lancar."
"Dia pandai berakting di depanku, tapi saya juga tak kalah pandainya." Andrew tersenyum seringai
Flashback Off
__ADS_1
π₯π₯π₯
Babang Andrew benar-benar deh, aku makin cinta sama suami orang yang satu iniπ