Selir, Gairah Pria Kesepian

Selir, Gairah Pria Kesepian
2 Couples Meet At a Cafe


__ADS_3

💥💥💥


"Mami." Chika menyapa mertuanya yang sedang menanam bunga rose jepun di pekarangan kediamannya, tepatnya di taman samping.


Mami menoleh ke belakang, senyum manis pun terbit di kedua sudut bibir wanita itu.


"Sayang, udah siap senamnya?" tanya Mami


"Sudah, Mi."


"Syukurlah, mandi gih sana ..."


"Bentar lagi, Mi, pengen bantuin Mami, boleh?" tanya gadis itu, sontak saja Mami menggeleng cepat, menolaknya. membuat Chika berdesah.


"Huh, Mami payah! yaudah, aku ke kamar dulu." pamitnya, diangguki oleh wanita parubaya itu


**


"Apa mereka nakal?" tanya Andrew, ia mengelus perut sang istri sembari memeluk tubuh itu


Chika menggeleng, menyurukkan kepalanya di dada bidang sang suami


"Manjanya kamu! apa saja kegiatan di rumah?" tanya Andrew, mengecup pucuk kepala itu


"Nggak ada, cuma duduk aja di taman, bantuin Qilla ngerjain tugas sekolahnya juga."


"Ohya??"


Chika mengangguk


"Cuma tugas matematika, kebetulan aku juga ahli kok, pelajaran anak SD gitu loh." Chika tergelak


"Hmmm, kalau gitu aku mah lebih ahli dari kamu," Andrew mencubit hidung istrinya dengan gemas


"Ohya? masa?"


"Ya, bukanlah hal yang sulit bagiku. ntah itu tugas anak SD, SMP atau SMA sekali pun. aku siap jadi guru private mereka." ucapnya dengan bangga


"Hahahaha," perempuan itu tergelak, "Ngacok!" ledeknya


"Apalagi kalau pelajaran dalam perihal ranjang, kamu yang aku ajari saja sudah mahir dan ingin lagi, ya, kan?" Andrew tergelak, menunjuk wajah istrinya


Chika menggeleng cepat, mengerutkan wajahnya hingga terlihat sangat menggemaskan

__ADS_1


"Tidak usah menghindar, pasti sekarang kamu lagi ingin, kan? buktinya manja banget samaku, nemplok kayak cicak." ledeknya


"Is, apaan sih!" Chika memukul dada itu hingga berkali-kali, kemudian membalikkan tubuhnya ke sisi lain membelakangi sang suami


Wajahnya tengah tersipu malu, pipi chubbynya pasti terlihat merah merona. dan ia tidak ingin Andrew mengetahui hal itu


"Jangan gengsi, Sayang, iya katakan iya." rayu Andrew, menghapus jarak di antara tubuh mereka, memeluknya dengan erat dan melingkari perut itu dengan tangan kirinya


Chika hanya diam membisu, enggan untuk menjawab. dan ia pun lebih memilih untuk memejamkan mata, berharap alam bawah sadarnya menerpa dan ia pun terlelap dengan sendirinya.


Namun, itu hanyalah angan-angannya saja, ia sama sekali tidak mungkin bisa untuk terlelap. tatkala pria di belakangnya tengah berusaha meruntuhkan pertahanannya, dengan cara menelusuri tengkuk leher Chika dan meraba punggung terbukanya dengan bibir itu.


Terasa menggelikan, hembusan nafas Andrew mampu membuat kulitnya terasa meremang.


Chika bergidik, sesekali ia mende*ah merasakan pergerakan dibelakang sana semakin menjadi-jadi.


**


"Nggak apa nih kalau kita ketemuan disini?" tanya Melani


"Iya, benaran tidak apa-apa kok, lagian aku juga pengen makan diluar." ujar Chika


Sekarang, perempuan itu sedang bertemu dengan Melani di sebuah kafe, tempat tongkrongan anak millenial dan menyuguhkan beragam macam dessert dan ice cream yang menggiurkan. dan ditempat inilah, rekomendasi dari sang sahabat, sebab Chika ingin sekali menikmati dessert and ice cream saat ini juga.


"Terima kasih." ucap Chika kepada pelayan cantik yang membawakan menu untuk pengunjungnya.


Satu cup besar ice cream gelato cokelat yang dilengkapi dengan waffle dan astor, mampu membuat air saliva Chika terasa meleleh didalam mulutnya, dan perempuan itu berusaha menelan salivanya dengan kasar tatkala melihat hidangan itu.


Setelah pelayan pergi, ia pun segera melahap ice cream tersebut, menikmati sensasi menyenangkan yang mampu memanjakan lidahnya.


"Mantap!" desahnya, kembali menyendoki ice cream tersebut


"Kalau makan ini memang nggak ada bosan-bosannya, Chik, apalagi dessert nya, delicious banget." seru Melani


"Ho'oh, dan aku lagi ngidam ini, pengen banget dari tadi."


"Padahal ya, bisa aja kamu nyuruh Bibi untuk buatin, nggak mesti kesini juga kan?"


"Ish! tapi aku lagi pengen makan yang dari kafe, lagi pun banyak macamnya disini."


"Ya ya ya, udah ijin sama pak bos?" tanya Melani


Dan kebetulan sekali, sosok Andrew membuat Chika kembali teringat padanya. sontak saja Chika menatap jam di pergelangan tangan, sudah menunjukkan pukul setengah dua belas siang.

__ADS_1


"Sudah, tapi aku nggak bilang kemananya. aku cuma bilang ingin ketemu kamu diluar." ujar Chika, perempuan itu langsung menghubungi sang suami di seberang sana


"Dia akan kemari," ujar Chika, sembari mengetik sesuatu di ponselnya


Perempuan yang ia ajak bicara hanya mengangguk santai


Seraya menunggu kedatangan suaminya, Chika dan Melani kembali menikmati hidangan yang tersuguhkan, sembari mengobrol banyak hal untuk menciptakan suasana yang hangat.


Hingga, salah satu sosok bertubuh tegap mengalihkan perhatian Melani dari Chika, ia menatap lekat sosok lelaki yang berjalan ke arahnya bersama orang yang berkuasa atas diri sahabatnya.


Mereka semakin mendekat, dan menyapa Chika yang begitu menghayati dessert miliknya.


"Sayang." Andrew merangkul lehernya dari belakang, mengecup pipi sang istri. sontak saja Chika terkejut


"Nggak bisakah ucapkan salam dan menyapaku dari depan? kamu membuatku kaget!" Chika menepuk lengan suaminya


"Hehehehe, maaf, Sayang, habisnya aku terlalu merindukanmu." goda Andrew, mendudukkan tubuhnya di samping sang istri


"Cih!" seru Melani dan juga Assisten Raffa secara bersamaan, menyatakan nada tidak suka.


Sontak saja sepasang suami istri itu mengalihkan pandangannya kepada sepasang JONES ini.



(ig: theanastasiah)



(ig: philippgelter)



(ig: demi.demik)



(ig: erykminefreedom)


💥💥💥


Tuh, aku kasih bonus nama instagram mereka .. siapa tau ada yang kepo 😅


Jangan lupa like, koment, vote dan hadiahnya yaa 😉

__ADS_1


__ADS_2