Selir, Gairah Pria Kesepian

Selir, Gairah Pria Kesepian
Misi Khusus Anak Muda


__ADS_3

💥💥💥


"Perutku sakit, mereka terlalu kuat menendang perutku." ringis Chika


"Oh, astaga!" Andrew mendudukkan tubuhnya disamping Chika, mengelus-ngelus perut itu seolah ingin menenangkan mereka didalam sana.


"Ada apa dengan menantuku, Andrew? kenapa dia meringis!" Mami baru saja datang dengan membawa air putih dan juga susu hamil untuk menantu kesayangannya


"Tidak, Mi, anakku lagi menendang." ujar Chika


"Dengan sangat kuat." sambung Andrew


"Oh ya ampun, cucuku ... apa kamu tidak sabar untuk melihat Oma yang cantik ini? bergegaslah keluar, Sayang, kami menunggu." lirih Mami pada janin yang masih betah di perut ibunya


"Masih tiga minggu lagi, Mami." tukas Chika


"Itu hanya perkiraan Dokter saja, Sayang, bisa saja lebih cepat dari perkiraan itu." Mami menatap menantu cantiknya


"Ya, dan kami juga berharap lebih cepat, Mami." Chika berhamburan memeluk sang mertua


"Oh, menantuku ... terima kasih, sudah memberikan kami anggota baru di keluarga Yudha." ucap Mami, mengelus rambut panjang menantunya


"Mungkin ini hadiah dari Allah untuk Mami dan Papi yang sudah menunggu lama." lirih Chika


"Ya, inilah hasil dari buah kesabaran. Mami beruntung punya kamu," Mami Chaterine mengulum senyum, mengecup kening menantunya dengan perasaan yang penuh kasih sayang.


Andrew yang memerhatikan interaksi mereka, hanya tersenyum senang, ia tidak menyangka hidupnya akan berubah sedrastis ini. memiliki istri muda yang mampu mengubah warna di hidupnya, memberikan penerangan dalam kekelaman yang ia rasakan saat hidup sendiri dalam lubungan patah hati, karena menyimpan erat perselingkuhan mantan istrinya.


Hingga kehadiran Chika mengubah segalanya, walau berawal dari keisengannya yang ingin mencoba tubuh itu. namun ia tidak menyangka bisa jatuh cinta secepat kilat, hanya hitungan hari dan perempuan ini mampu meluluhkan hatinya.


Dan sekarang, Tuhan memberikannya kebahagiaan berkali kali lipat. buah kesabaran dalam kesendirian, berakhir kepada seseorang yang mampu memberikannya banyak kupu-kupu di hidupnya.


Andrew merasa, ia adalah pria yang paling beruntung di dunia ini. termasuk, beruntung menceraikan Celine.


"Hhh ... Ibu dan Menantu yang saling mencintai. kalau begitu, anak kandungmu ini pamit dulu, wahai ibu dan istriku." pria itu bangkit berdiri, memilih pamit dari pada menjadi obat nyamuk untuk kedua wanita yang ia cintai ini


"Mau balik ke kantor lagi, Yang?" tanya Chika, mendongak menatap suaminya


"Iya, Sayang, aku harus bekerja."


Chika mengangguk paham, "Baiklah, dan jangan macam-macam, apalagi tergoda sama Klien cantik."


"Ck! tidak akan, kamu satu selamanya." Andrew mengacak-acak rambut sang istri.

__ADS_1


**


"Tuan, Nona Jesslyn mengundang kita ke acaranya,"


Andrew mengernyitkan dahi menatap undangan itu, "Undangan apa?" tanya pria ini


"Pertunangan."


"Oh, dia akan bertunangan?"


Assisten Raffa mengangguk


"Syukurlah, setidaknya wanita itu tidak membuat istriku cemburu lagi." Andrew tersenyum bahagia, membuat pria yang bersamanya mengernyit heran


"Cemburu??"


"Ya, dia slalu berpikir buruk tentang Jesslyn, dia tidak pernah berhenti mengingatkanku untuk tidak macam-macam di belakangnya." ujar Andrew, ia mengulum senyum membayangi wajah Chika yang selalu menginstrupsi dirinya kerap kali tiba di rumah.


Dan ia menyukai sikap istrinya, cemburu, possesif dan tentunya karena Chika sangat-sangat mencintainya.


"Oh, istri yang manis." gumam Assisten Raffa sembari tersenyum


"Hei! apa yang kau katakan? kau memuji istri orang, hah? ingin menjadi pebinor rupanya!"


"Eh, tidak, Tuan. mana mungkin saya seperti itu." cibir Raffa


"Astaga ... boss ku benar-benar seperti macan." gumam Assisten Raffa sembari melangkah menuju ruangannya


🌴


Malam ini, Andrew dan sang istri bersama dengan Mami, tengah berkumpul di ruang keluarga sembari menonton televisi milik station luar negeri.


Film layar lebar yang sempat populer di kalangan industri, sangat menegangkan dan ekstrem. Chika menyukai ini, mampu memacu adrenalin didalam dirinya.


Anaconda


Dddrrrt ...


Tiba-tiba ponsel milik Andrew berdering didalam saku celananya, pria itu tersentak dan bergegas mengangkat teleponnya.


"Hallo."


"Tuan, apa anda sudah siap? saya akan menjemput."

__ADS_1


"Ya, datanglah." jawab Andrew dengan singkat. setelahnya ia memutuskan panggilan itu secara sepihak.


Hingga sejurus kemudian, tiba-tiba bell berbunyi dengan cukup nyaring, Chika dan Andrew saling bersitatap dan tersenyum menyeringai.


Entah apa arti senyuman itu,


"Mangsa kita sudah datang, Sayang, aku akan membuka pintu untuknya." ujar Andrew, pria itu menyeringai


Chika mengangguk, dan ia benar-benar menyukai moment kali ini.


"Ada apa dengan kalian? kalian seperti menyembunyikan sesuatu." ternyata sedari tadi, Mami memerhatikan raut wajah anak dan menantunya


"Mami kepo! ini misi khusus anak muda." ucap Chika


"Astaga, apa itu?"


"Nanti akan kami beritahu."


Hingga percakapan antara Ibu dan menantu itu pun terhenti tatkala seorang wanita cantik telah datang menghampiri mereka.


"Nyonya." sapa wanita itu, ia menyalimi tangan mertua sahabatnya


"Hai, Melani, bagaimana kabar kamu?" tanya Mami


"Sangat baik, Nyonya."


"Hhh ... syukurlah,"


"Mami, aku pinjam Melan sebentar ya ..." Chika pamit, diangguki oleh wanita parubaya itu


Chika beranjak berdiri, ia kemudian mengajak Melani ke sebuah ruangan yang berada di lantai satu. di dalam sana segala persiapan untuk Melani telah ia siapkan sejak tadi.


"Ada apa sih??" tanya Melani


"Sudah ah, ayo masuk." ajak Chika, Melani menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


💥💥💥


Jadi gini, guys ... aku itu ... mau ini ...



Gimana sama covernyaa?

__ADS_1


Ada yang mau sama cerita si Jones?


aku akan berusaha untuk mikirin alurnya, asal kalian semua mau ikuti cerita mereka dan pasutri gila 😅


__ADS_2