Shadow Agen

Shadow Agen
Pencuri Data


__ADS_3

"Kau juga esper..."


Langkah Revan berhenti, ia oleh ke belakang, memandang pemuda ber rambut silver yang sudah semakin jauh dari nya.


Apa yang pemuda itu maksud?


"Revan ayo." Panggil Raile. Memilih untuk mengabaikan nya, Revan kembali melangkah mengikuti Raile dan Riz.


****


Di sebuah ruangan dengan cahaya remang remang, seorang pria berdiri di depan monitor yang menunjukkan titik titik koordinat beberapa tempat di kota itu. Di hadapan nya, tiga orang pemuda berdiri sambil menatap serius ke arah monitor itu.


"Semalam telah terjadi pencurian data di gedung Alpha di pusat Delaria City. Beberapa data penting telah di curi. Namun, aneh nya tak ada sedikit pun bukti yang di temukan. Dari rekaman CCTV, tak terlihat siapapun keluar atau masuk. Begitupun dengan semua penjaga di sana." Raka menjeda ucapan nya. Pria itu sedikit menghela nafas dan melanjutkan ucapan nya. "Saya duga ini adalah perbuatan anggota Dark Devil. Namun, kita masih belum mendapat bukti sama sekali. Jadi, tugas kalian adalah menyelidiki nya."

__ADS_1


Riz nampak memasang pose berfikir. "Sudah jelas sih, mereka mengandalkan titik buta kamera CCTV untuk bisa masuk ke sana. Itu sudah jadi hal yang biasa bukan?"


"Ada benarnya. Namun, CCTV juga ada di ruangan itu. Jika di matikan pun, akan ada jeda waktu yang terpotong. Dan lagi, kenapa mereka mengincar data, bukan uang atau semacamnya seperti mafia lain?" Tanya Revan. Entah mengapa ia merasakan kejanggalan di sini. Apa itu data penting seperti data negara atau semacamnya?


"Masuk akal. Di situlah letak kejanggalan nya. Ditambah, yang di curi bukanlah data yang terlalu penting. Hanya mengenai beberapa orang biasa." Raka menunjukkan nomer seri data yang di curi, namun tak menjelaskan secara detail tentang identitas orang yang di maksud.


Raile nampak berfikir. Jika itu anggota Dark Devil, apa mungkin data yang di curi berkaitan dengan rencana Dark Devil selanjutnya? "Mungkin mereka akan menggunakan data itu untuk mendapatkan uang atau semacamnya? Namun, apa pencurian data itu hanya di gedung Alpha?"


Raka menggeleng. "Ada juga 5 tempat lainnya, namun lokasinya cukup berjauhan dan aneh nya, itu di lakukan di waktu yang sama."


"Itulah tugas kalian untuk menyelidiki nya. Jangan sampai ada sedikitpun hal yang terlewat dalam misi kali ini. Selesaikan dengan baik!"


"Siap!"

__ADS_1


Ketiga nya pun langsung berjalan keluar. Dalam pikiran, mereka masih mencoba untuk setidaknya sedikit menebak apa yang sebenarnya orang-orang itu rencanakan dan apa alasan pencurian data itu di lakukan?


"Jadi, dari mana kita mulai?" Riz bertanya, menarik perhatian kedua rekan nya itu.


"Bagaimana jika yang dekat dulu saja. Kita coba ke gedung Alpha." Ucap Revan. Raile dan Riz mengangguk setuju.


Namun,


"Eh bentar! Kita gak bisa masuk dengan penampilan seperti ini kan?" Ah, yang di katakan Riz ada benarnya. Sekarang mereka masih mengenakan seragam sekolah dan jika itu be ar Dark Devil, mereka jelas akan mengenali Revan dengan mudah.


Jika begitu... "Kita butuh penyamaran." Kata Revan.


"Tapi sebagai apa?"

__ADS_1


Riz nampak menyeringai. "Aku tau!! Ikut rencana ku saja, pasti akan berhasil menyusup ke gedung Alpha dengan aman tanpa ketahuan sedikit pun!"


Ya... Sepertinya tak ada salahnya. Walau perasaan Revan dan Raile merasakan ada yang tak beres.


__ADS_2