Shadow Agen

Shadow Agen
Fakta Yang Tersembunyi


__ADS_3

"Kalian... Memang sampah tak berguna."


Ujar sang dokter sambil berjalan mendekati Revan. Senyuman terukir di wajah nya melihat ekspresi wajah Revan yang menahan sakit.


Di sisi lain, Naru dan Farel mendengus kesal. Kenapa mereka juga harus kena? Bukannya seharusnya itu hanya berlaku untuk para Esper yang menjadi percobaan?


"Hey apa yang kau lakukan? Kenapa kami juga kena hah?!" Seru Farel kesal. Ia mencoba bangkit, namun aliran listrik mengalir semakin besar di tubuh nya.


"Maaf... Seharusnya aku tidak membuat kalian sakit..."


"Jika begitu cepat lepaskan kami!" Seru Farel.


Namun, bukannya melepaskan mereka, sang dokter justru melepaskan Revan dan teman teman nya. Farel yang melihat itu menatap kesal. Tak sangka, orang yang awalnya membantu mereka tapi justru berkhianat begitu cepat nya.


"Terkadang orang di butakan oleh dendam dan amarah. Memang sulit untuk melepaskan, tapi bukan berarti membalas dendam akan menyelesaikan semuanya bukan?" Kalimat itu langsung membuat Farel emosi. Bagaimana bisa dia melepaskan begitu saja orang yang sudah merenggut salah satu saudara nya.


"Diam kau!"

__ADS_1


Dokter itu berjalan semakin dekat ke arah Farel dan Naru. Ia meletakkan tangan nya di pundak kedua pria itu sambil tersenyum. Dapat di rasakan getaran pada tubuh kedua pria itu.


Melihat senyuman lelaki di hadapan mereka masih tidak luntur, justru semakin melebar, membuat mereka cukup bingung. Sebenarnya pria itu berpihak pada siapa?


"Aku tau, berat untuk mengikhlaskan. Tapi, apa dia akan suka melihat kalian terus terlarut dalam kehilangan seperti ini? Biarkan dia tenang di atas sana... Selain itu, bukan berarti orang yang ingin kau balas dengan membuat nya menderita, tidak lebih me derita dari kalian kan? Bukan maksud ku membela, tapi bayangkan jika kalian ada dalam posisi Revan. Kehilangan kedua krang tua nya, harus berpisah dengan saudara nya, dan sekarang kehilangan sebagian ingatan nya. Bukankah jauh lebih berat? Apalagi harus menjadi kelinci percobaan." Ujar nya panjang lebar membuat Farel dan Naru bungkam.


Selama ini mereka selalu menutup mata dengan apa yang mereka lihat dan ketahui mengenai percobaan itu. Bagi mereka, asal itu tidak merugikan mereka, untuk apa ikut campur?


Walau sekarang mereka sadar, lebih banyak penderitaan yang anak anak itu alami dari pada nya.


"Hanya karena kehilangan satu orang, bukan berarti kalian kehilangan segala nya. Setidaknya kalian masih memiliki satu sama lain. Jadi, tolong hentikan." Tangan dokter itu bergerak mengelus lembut pucak kedua pria itu, membuat mereka kembali tenang.


"Maaf, kalian pasti terkejut. Apa tadi terlalu sakit?" Tanya nya sambil beralih mendekati mereka.


"Lumayan, ah tidak. Memang sakit." Jawab Eden terus terang. Memang bukan pertama kali untuk nya, tapi ini cukup menyakitkan!


Mendengar jawaban Eden yang begitu jujur nya, membuat dokter itu tertawa kecil.

__ADS_1


"Maaf, sebelumnya biarkan aku memperkenalkan diri dulu, nama asli ku Danu. Kalian pasti selama ini mengira aku memihak pada Dark Devil bukan? Tapi sebenarnya tidak. Bisa di bilang... Aku anggota Shadow Agen."


Mendengar ucapan pak Danu, tentu membuat semua orang dalam ruangan itu terkejut. Jika anggota Shadow Agen, kenapa tidak menolong mereka sejak dulu? Kenapa justru membantu Avren menjalankan percobaan itu?


Selain itu untuk Riz dan Raile, bahkan mereka tidak pernah mendengar atau melihat pria itu ada di markas sebelum ini. Dia tidak sedang bercanda kan?


"Kau pasti bercanda. Kami tidak pernah mendengar tentang mu sedikitpun." Ujar Riz.


"Itu karena aku bekerja secara diam diam. Hanya beberapa orang yang mengenal ku, dan hanya beberapa orang yang tau aku bekerjasama dengan Dark Devil." Jelas pak Danu.


"Lalu... Kenapa anda tetap membiarkan anak anak seperti kami menderita dalam percobaan gila itu?" Kini Revan yang bertanya. Ia pikir selama ini hanya orang tak punya hati yang mau membantu Avren melakukan percobaan itu. Bahkan setelah semua jeritan, rasa sakit, dan nyawa yang hilang akibat percobaan itu.


Lantas, apa alasannya dia tetap diam selama ini dan membiarkan hal seperti itu?


Sungguh suatu hal yang tidak mereka duga selama ini. Kebenaran macam apa yang sebenarnya di sembunyikan oleh pak Danu? Apa alasan nya pria itu ikut serta melakukan hal keji semacam ini?


"Shadow Agen tidak mungkin terlibat dalam hal keji seperti ini. Sebenarnya apa rencana mu? Apa alasan mu melakukan semua ini pada anak anak tidak bersalah?!" Seru Raile. Tangan nya mengepal kuat, iris emas nya menatap tajam pria di hadapan nya.

__ADS_1


"Untuk menyelamatkan kalian."


__ADS_2