
💜💜💜💜💜💜💜
Udara di kota ini semakin turun menjadi -10, sangat dingin. Dulu ketika masih tinggal di sini tubuh Ariella sudah terbiasa dengan musim dingin di sini.
Tapi setelah 3 tahun tinggal di kota X yang udaranya sedikit lebih hangat, Ariella lebih menyukai ketika tinggal disana.
Di kota kelahirannya ini bukan hanya udaranya yang dingin tapi juga lingkungannya yang sudah tidak familiar.
Saat ini Ariella sedang berada di dalam mobil Ivander, di nyalakannya penghangat ruangan.
Tapi Ariella masih menggigil, wajahnya pucat tanpa jejak darah.
Dia menangkupkan tangannya di wajahnya, kembali mengingat ibunya yang banyak mengalami penderitaan selama hidup disini.
Ariella masih merasa tenang, karena tidak melihat bagaimana ibunya melompat, tidak melihat bagaimana wajah ibunya, tidak melihat jasad ibunya dengan mata kepalanya sendiri. Dia masih tidak percaya ,merasa semuanya tidak benar.
Manusia terkadang memang lebih suka menipu dirinya sendiri, hanya karena tidak mau menerima kenyataan.
Ariella berfikir jika ibunya hanya masih di sembunyikan oleh Caessa, bahkan dia merasa saat ini semuanya hanya mimpi, berharap ketika dia tidur dan bangun nanti, dia dapat melihat ibu.
"Ariella".
Ivander mengulurkan tangan ingin memeluk Ariella, namun ketika melihat tatapan Ariella yang tajam, Ivander mengurungkannya.
Ariella kembali menoleh ke jendela mobil, salju semakin turun, jalanan hampir tertutup dengan salju, dan tak ada pejalan kaki yang lewat, pemandangan yang ia lihat hanya putih.
"Ariella aku ingin mengatakan sesuatu padamu, Carlton dari grup Acess dia menyukaimu, dia ingin mendapatkanmu"
"Carlton menyukaiku?"
__ADS_1
Ariella merasa sangat konyol, dia tidak pernah bertemu muka dengan Carlton, bagaimana mungkin pria pecinta wanita itu menyukainya.
"Kamu pasti merasa aneh mengapa Carlton bisa mengenalmu dan juga menyukaimu, kamu harus menanyakannya kepada suami baikmu, Carlson"
Ariella menaikkan alisnya.
"Apa maksudmu"
"Kenapa Carlson mengajakmu ke jamuan makan malam, kenapa juga setelah lama menikah dia juga belum menyentuhmu, dan juga setelah dia mendaftarkan pernikahan denganmu ,dia langsung angkat jabatan menjadi presdir Teknologi Inovatif, harusnya kamu bisa menghubungkan kejadian ini"
Ariella hanya diam saja, dia juga tidak berniat melarikan diri, karena sebelum dia pergi dengan Ivander dia sudah menerima pesan dari Carlson.
Carlson memintanya untuk mengikuti Ivander, dia menyuruhnya untuk menemui siapa, maka dia akan menemui siapa, dan jangan melawan, hal hal lain akan di urus oleh Carlson.
Ariella hanya menurut ketika Ivander bilang akan menemui bos legendaris Carlton, Ariella percaya kepada Carlson, pasti semua sudah diatur oleh suaminya.
Tapi setelah mendengar perkataan Ivander, Ariella menjadi ragu, apakah benar apa yang dikatakan olehnya, jika Carlson tega akan melakukan itu semua demi pangkat dan harta.
Ariella tau harusnya dia tidak meragukan Carlson, tapi hatinya malah mengarah kesana, bagaimana jika benar, Carlson tega mengorbankan dirinya sama seperti Caessa.
Ariella harus bertemu dengan Carlton agar tau jawabannya.
"Carlton adalah pria yang banyak di inginkan oleh para wanita, selain karena muda dan tampan, dia juga merupakan kaisar kerajaan bisnis. Bisa di sukai olehnya harusnya kamu senang, dia bisa memberimu apapun yang kau inginkan, dan Carlson suamimu itu hanyalah anjg yang berada di kaki Carlson, dia bisa memanfaatkan mu agar mendapatkan lebih banyak lagi keuntungan dari Carlton.Aku tau kamu tak mau kembali kepadaku, maka kamu bisa bersama dengan Carlton dan melakukan apapun, dia bisa membantumu untuk melakukan hal yang tidak bisa kamu lakukan".
Mengatakan begitu banyak hal, Ivander masih tak melihat ekspresi wajah Ariella.
"Misalnya kamu bisa menggunakan Carlton untuk melakukan sesuatu untuk ibumu yang sudah meninggal".
Mendengar ini Ariella tertawa.
__ADS_1
"Ivander apa kamu tidak takut aku akan menggunakan Carlton untuk menghadapi mu"
Ivander terdiam, dia benar benar tidak berfikir sampai sana, dia hanya memikirkan bagaimana dia menyerahkan Ariella kepada Carlton, lalu dia akan mendapatkan keuntungan.
Dia tidak berfikir jika Ariella akan menggunakan Carlton untuk balas dendam kepadanya.
"Ivander selama aku tidak mau, tidak akan ada yang bisa memaksaku, termasuk Carlton yang kamu agung agungkan itu"
Walaupun Carlson tak setampan dan sekaya Carlton tapi Carlson selalu baik padanya.
Lagipula Ariella ingin membalaskan ibunya dengan tangannya sendiri, tidak dengan bantuan siapapun.
Ivander sengaja mengatakan banyak hal agar Ariella mau meninggalkan Carlson.
Ivander ingin melihat wajah menyedihkan Carlson saat di campakkan oleh Ariella.
Ivander selalu berfikir jika Ariella tidak bisa dia dapatkan maka orang lain juga tidak boleh mendapatkannya.
Tapi Ivander tidak berfikir bagaimana jika rencananya ini akan menjadi bumerang untuk dirinya sendiri.
💜💜💜💜💜💜💜
happy weekend guys,, pada jalan kemana nih kalian...
guys follow IG aku yaa.
@yunith_nitha
Tapi igs aku isinya BTS terus, jadi pikir2 dulu sebelum follow.
__ADS_1
thankyou guys
dan btw aku lupa jumat kemarin, jgn lupa kita saling mendoakan, doa yang baik kan kembali ke diri kita sendiri.