
Pada saat di perjalanan menuju rumah sakit.
Presdir: Apa kau tidak bisa lebih cepat.(kesal)
Luchas: Baik Presdir.(😓)
Setelah beberapa menit Mo lian cheng dan Luchas sampai di rumah sakit, pada saat selesai memarkirkan mobil ia langsung bergegas pergi ke ruangan Anna. Cheng langsung membuka pintu hingga membuat Anna terkejut.
Anna: Ada apa...
Cheng: Apa kau baik-baik saja? Apa kau merasa kesakitan? Apa kau lapar? Apa kau kesepian?.
Anna: Aku tidak apa-apa.(tersenyum & menahan tawa).
Cheng: Itu apa yang kau lakukan.
Anna: Mengupas Apel.
Cheng: Kau tidak boleh makan apel.
Anna: Loh..kenapa, tadi dokter bilang boleh asalkan jangan berlebihan.
Cheng: Sebaiknya kau makan sayuran agar kau cepat sembuh.
Anna: Hm..Baiklah. Apa tidak bisa aku memakan Apel ini sedikit.
Cheng: Oke-oke kau menang. Sini biar ku bantu.(mengambil apel yang ditangan Anna dan mengupasnya).
Anna: Cheng...
Cheng: Ada apa..
Anna: Katakan saja jika kau takut aku terluka saat memotong Apel itu.
Cheng: Anna, kau yang paling mengerti tentang ku. Aku takut di saat kau memegang pisau dan aku terbayang akan hal waktu itu.
Anna: Itu tidak akan lagi.
Cheng: Dan kau juga terlalu bodoh, kenapa kau melindungi ku..Seharusnya aku yang melindungi mu dan kau kenapa malah membalikkan badan. Dan waktu itu kenapa kau pergi duluan dan tidak memberitahu ku. (mengomel).
Anna tertawa melihat Mo lian cheng yang terus mengomel, Namun sekarang Anna tidak merasa kesepian lagi karena ada sosok yang menghiburnya dan selalu ada untuknya. Anna sadar bahwa ke bahagia-an itu sangat lah banyak dan bukan di satu tempat itu saja. Karena masih banyak hal dan orang yang ingin membahagiakan kita. Jika memang kita tidak pernah merasa bahagia itu berarti kita terlalu bodoh karena tidak memperhatikan lingkungan sekitar.
Pada saat selesai mengupas apel, Mo lian cheng keluar dan memberitahu Luchas untuk membawakan masakan yang mengandung vegetarian dan jangan membawa sayur yang terlalu asam,asin,pedas,manis dan tawar.
__ADS_1
Luchas sekarang merasa bahagia melihat Presdir nya yang sekarang sudah berubah menjadi hangat dan berpengertian, tidak seperti dulu yang selalu memasang tampang dingin tanpa ekspresi sama sekali.
Luchas pergi ke rumah keluarga Mo lian cheng, pada saat di sana Luchas bertemu dengan orang tua nya. Luchas sempat terkejut melihat orang tua Presdir yang kembali tanpa memberi kabar.
Luchas di tanya oleh orang tua Presdir untuk siapa makanan itu. Luchas tidak bisa mengelak dan memberitahu semuanya. Orang tua Presdir terkejut karena Mo lian cheng sudah mempunyai seorang wanita. Karena waktu Mo lin cheng remaja,kuliah dan masa sekolah ia paling anti dengan wanita.
Orang tua Presdir meminta alamat rumah sakit di mana mereka sekarang. Mereka langsung pergi ke rumah sakit dimana Anna dan Mo lian cheng sekarang.
Pada saat sampai di rumah sakit. Presdir terkejut melihat orang tua nya yang datang tanpa kabar. Mo lian cheng langsung berdiri, Dan Mo lian cheng takut jika hubungan mereka tidak di sukai.
Cheng: Kalian! Kapan kalian pulang.
Anna terkejut melihat mereka dan ia tidak tahu apa-apa hanya memperhatikan.
Papa cheng: Anak durhaka.(memukul kepala mo lian cheng). Apa seperti ini kau menyambut Orang tua mu pulang.
Anna: Cheng, mereka orang tua mu?.
Mama Cheng: Apa gadis ini wanita mu.
Anna: Tante, maaf kan saya, saya tau kalau saya memang tidak sederajat dengan Mo lian cheng..
Mama cheng: Oh..sayang, keluarga kami bukan seperti itu.(menyela). Siapa nama mu?
Anna: Nama saya Anna kim.
Anna: Bagaimana om tau nama orang tua ku.
Papa Cheng: Kamu anak dari keluarga kim yang mengalami kecelakaan itu.
Anna: Iya..
Mama cheng: Dimana orang tua mu?
Anna: Mereka... sudah pergi.(menunduk).
Mama cheng: Apa!!
Cheng: Anna kamu anak dari Young Kim.
Anna: Kenapa?
Cheng: Apa kau tidak ingat foto yang pernah kau lihat itu adalah foto kita diwaktu dulu, kau pernah berjanji kepada ku untuk kembali tapi kau tidak pernah kembali lagi.
Cheng merasa bahagia orang yang dia cintai di waktu kecil dan pada saat ingin melupakan malah bertemu dan bersatu kembali. Cheng ingin memeluk Anna namun di hadang oleh mamanya.
__ADS_1
Mama cheng: Anak nakal jangan menyentuhnya dengan tubuhmu yang kotor itu. Oh sayang..., Kamu jangan bersedih di sini kami akan menemani mu oke.
Anna: Boleh saya bertanya dari mana kalian kenal dengan orang tua ku.
Mama cheng: Baiklah tante akan menceritakannya sedikit, diwaktu kalian belum lahir. Kami dan orang tua mu adalah sahabat di masa sekolah. Dulu aku berteman dengan ibu mu yang tomboy itu. Dan ibu mu menyukai Young kim karena dulu papa mu paling populer di sekolah. Pada saat di acara reuni sekolah, di sana semua sekolah di kumpul kan karena waktu itu di hari musim panas. Pada saat kami dewasa dan hampir menikah, siapa tau kalau jodoh tak terduga kami menikah dengan orang yang kami sukai waktu sekolah. Pada saat sudah menikah kami sering bertemu satu sama lain. Kami sering keluar untuk bertemu, walau memang sering ada bisnis namun kami menganggap itu perjalanan bisnis. Pada saat itu kami membawa kalian untuk bertemu, tanpa suruhan kami kalian sudah dekat. Dan karena Anna paling giat belajar Cheng juga mengikuti. pada saat kami ingin liburan cheng menunggu mu namun kamu tidak datang. Pada saat pertemuan waktu itu siapa yang tau kalau mereka sudah pergi. Maaf jika tante berbicara terlalu panjang. (mengusap air mata).
Anna: Tidak apa-apa tante.
Papa cheng: Dimana Luchas.
Papa cheng memanggil Luchas dan menyuruh seluruh bawahan untuk menyelidiki ke matian dan ke hancuran keluarga Kim.
Mama cheng: Apa kau lapar, tante akan menyuapi mu.
Papa cheng: Dan kau anak durhaka ikut dengan ku sekarang.
Walaupun Cheng di takuti semua orang. Namun, ia takut dengan orang tua nya termasuk Anna. Pada saat sebelum keluar Cheng memegang tangan Anna. Namun, di pisahkan oleh ibunya dan berkata "jangan sentuh tangan menantuku, dengan tangan kotor mu itu".
Cheng: Ma..pa.. Sebenarnya anak kalian ini siapa.
Anna hanya bisa tersenyum dan menahan tawa yang melihat tingkah cheng seperti Anak kecil. Cheng pun keluar mengikuti Papa nya. Pada saat di luar.
Papa cheng: Apa kau terlalu bodoh, tidak tau siapa dia. Jika bukan karena kami menceritakan semua nya kalian tidak akan saling kenal seperti dulu.
Cheng: Maaf pa.(wajah imut)
Papa cheng: Anak ini menyusahkan saja.(menghela nafas). Baiklah, sekarang kita harus cari tau ke matian mereka. karena papa hanya tau satu orang. Namun, waktu itu orang nya sudah tiada.
Cheng: Jadi..Apakah kalian merestui hubungan kami.(senyum lebar)
Papa cheng: Anak bodoh.. (memukul kepala cheng). Itu tergantung dari keputusan Anna, dan kau juga harus pergi ke pemakaman orang tua Anna untuk meminta restu, jika memang di bolehkan maka Anna akan mencintaimu, jika tidak Anna akan pergi.
Cheng: Oke.(mengepal tangan).
Pada saat selesai berbicara mereka masuk ke ruang Anna.
Mama cheng menyuapi Anna makan sayuran, dan seketika ia meneteskan air mata.
Mama cheng: Ada apa? Apa perut mu sakit.
Anna: Tidak.. Aku hanya teringat mama yang biasa menyuapi ku ketika aku sakit.
Mama cheng: Oh sayang..., jangan bersedih, kamu bisa memanggil tante sesuka mu. Dan jika Mo lian cheng menyakitimu langsung beritahu kepada tante oke.
Anna: Baiklah.(senyum).
__ADS_1
Pada saat hampir jam 9 malam orang tua Cheng pergi meninggalkan ruangan Anna dan menyuruh Cheng menjaganya dengan baik, jika Anna tergores sedikit maka Cheng akan di hukum oleh Papa dan Mamanya. Anna merasa tenang, walaupun tidak ada Papa dan Mama yang selalu ada. Namun masih ada sahabat orang tua Anna yang bersikap seperti keluarga. Walau sikap mama dan papa nya tidak bisa tergantikan oleh siapa pun.
Next(☞゚ヮ゚)☞