
Sesuai dengan janji mereka untuk pergi ke Bar di waktu jam 8 malam.
Anna dan Jennie bersiap-siap untuk berangkat. Mereka pun turun kebawah, dan bertemu dengan paman dan tante ( orang tua Jennie) yang sedang menonton.
Tante: Ehh.. Jennie Anna kalian mau kemana?
Mereka pun saling menatap, sambil memberi kode.
Anna: Anu..tante kami mau pergi ke bar.
Paman: Bar!!
Anna,Jennie: Iya, apa boleh?
Tante: Itu tempat berbahaya sayang, apa lagi kalian ini anak perempuan gak baik loh. [khawatir].
Tante: Sayang, menurutmu bagaimana? [bertanya kepada ayah jennie]
Jennie: Ayah ,Ibu kalian tenang saja kami tidak akan mencari masalah
Paman: Hmm...baiklah kalau begitu Ayah akan meminta kepala pelayan untuk menyiapkan mobil.
Jenni: Terima kasih ayah.
Paman: Kepala pelayan..
kepala pelayan pun datang dengan segera.
K.Pelayan: Saya disini tuan.
Paman: Tolong siap kan mereka mobil untuk pergi ke Bar.
K. Pelayan: Baik tuan.
Setelah beberapa menit kemudian kepala pelayan pun kembali.
K. Pelayan: Tuan, mobil telah disiapkan.
Paman: Baiklah, kalian hati-hati.. jika terjadi sesuatu segera telepon.
Anna, Jennie : Baik, Sampi jumpa.
Mereka pun pergi ke Bar dengan raut wajah senang karena di izinkan keluar pergi ke Bar untuk yang pertama kaliannya.
__ADS_1
Dilain tempat Stella, Tina, Dila,jimie, Tommy. mereka telah sampai duluan dan mereka sambil menunggu Anna dan Jennie datang.
Tak lama setelah itu Anna dan Jennie pun datang.
Stella: Hei!! kami disini (sambil melambaikan tangan)
Anna: kalian sudah datang?
Stella: sudah dari tadi, kalian darimana kok lama banget?
Anna: maaf, tadi kami harus izin dulu dan itupun sedikit sulit.
Stella: Oke Oke gue paham.
Tak lama setelah itu Jimie dan Tommy keluar untuk memesan minuman kadar rendah Alkohol.
Tak lama kemudian pelayan pun datang mengantar minuman.
Mereka pun sibuk mengobrol satu sama lain. Dan tanpa diperhatikan Dila memasukkan obat kedalam minuman Anna. Dan Dila pun menyodor minuman itu ke pada Anna.
Setelah Anna meminum, Anna pun merasa mual dan pergi ke toilet. Selesai dari toilet tanpa di sengaja Anna pun menabrak seorang pria, Namun wajah itu tidak terlihat jelas dimata Anna dan Anna tiba-tiba merebahkan diri ke pria itu tanpa sadar.
Luchas seorang asisten pribadi presiden Mo lian Cheng, Lucha merasa heran kenapa presdir tidak bertindak. karena menurut Luchas, Presiden Mo Lian Cheng adalah seorang penggila bersih.
Luchas: Tuan Cheng.
presdir Cheng: Tidak papa, entah kenapa aku merasa tidak keberatan dengan wanita ini menyentuhku.
Luchas dan pengawal pun terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Presdir/CEO.
Luchas [berbicara dalam pikiran]
" Semoga saja wanita ini bisa menghilangkan penyakit Pangeran".
Tak lama setelah itu Anna, tiba-tiba mencium Presdir. Mereka pun terkejut atas apa yang dilakukan Anna, Luchas ingin mengambil tindakan namun Presdir memberi aba-aba untuk pergi. Mereka pun pergi.
Anna: Kumohon tolong aku
[Anna berbicara tanpa sadar, akibat efek obat yang diberikan Dila]
Presdir: Hei.., Gadis kecil apa kau tau apa yang sedang kau lakukan sekarang?
Presdir pun membawa Anna. Presdir memanggil Luchas untuk menyuruhnya memanggilkan dokter.
Luchas: Presiden Cheng, ini dokter nya.
__ADS_1
Presdir: Tolong periksa dia.
Dokter: Baik Tuan.
Setelah dokter memperiksa Anna. Dokter pum berkata.
Dokter: Dia ada di bawah pengaruh obat.
Presdir: Apa kau punya penawarnya?
Dokter: Obat ini sangat kuat,jika tidak atasi maka akan berpengaruh ke otak dan kejiwaannya akan terganggu.
Presdir: Baiklah, Kalian boleh keluar.
Luchas, Dokter: Baik Tuan muda.
Tiba-tiba Anna menarik baju Presdir cheng.
Anna: Tolong aku..
Mo Lian Cheng: Gadis kecil, apa kau tau apa yang sedang kau lakukan.
Anna Kumohon tolong aku
Presdir: Baiklah jika kau memaksa.
Tanpa di sadari apa yang di perbuat Anna akibat efek obat.
Tak lama setelah itu Anna pun tersadar, dan di melihat seorang pria yang berada di atas tubuhnya. Dengan sigap Anna menendang alat **** Pria itu (Presdir Cheng). Pria itu pun terjatuh ke lantai karena kesakitan.
Dan Anna pun langsung berlari keluar dan bertemu dengan teman-temannya. Mereka semua terkejut melihat Anna dengan raut wajah pucat.
Anna: Jennie, aku ingin pulang. (ketakutan)
Jennie: Ada apa denganmu?
Stella,Jimie,Tommy,Tina,Dila
"Ada apa, Anna?"
Anna: Aku... merasa tidak enak badan, Aku ingin pulang. (wajah lesu)
Jennie: Baiklah, kalau begitu.. teman-teman kami pulang duluan. [sambil memapah Anna].Tak lama setelah itu yang lain pun juga ikut pulang.
Dilain sisi Dila pun merasa heran namun senang jika terjadi sesuatu yang buruk dengan Anna karena merasa iri.
__ADS_1