
💜💜💜💜💜💜💜
"Aku berteman dengan suamimu sudah bertahun tahun, tapi lihat, dia membawa gaun yang nanti akan kuberikan kepada istriku tanpa berkata apa apa padaku".
Kemudian Ivan menoleh ke arah Julie.
"Julie kenapa bengong saja ,cepat masuk kita pergi".
"Tuan Ivan tunggu, saya ingin membicarakan tentang gaun ini"
Ivan langsung melihat gaun dan menelitinya, seketika Ivan langsung marah.
"Siapa yang menyuruhmu untuk menyentuh karyaku?"
Orang yang tadi berbicara dengan ramah dengan senyum itu kini berteriak dan marah.
Membuat Ariella mundur satu langkah.
Karena dia tau bahwa ia yang salah maka Ariella masih menunggu selanjutnya apa yang akan di lakukan oleh Ivan.
Ivan yang sedang meneliti gaun itu seketika menjadi tersenyum ketika dia melihat bagaimana Ariella telah memperbaiki gaun itu. Namun setelah itu senyuman itu memudar dan berubah menjadi wajah sedih.
Ivan terdiam sedikit lama, namun kemudian dia berbicara.
"Nyonya Carlson nanti aku akan mencarimu lagi".
--
Jamuan pesta makan malam Teknologi Inovatif berada di sebuah aula Restauran Lily.
Ada 10 meja besar di buka, dan di urutkan sesuai dengan jabatan mereka.
Di dinding terdapat papan LED besar yang menampilkan berbagai Iklan mengenai Teknologi Inovatif.
Acara akan di mulai jam 7 malam. Namun banyak dari mereka jam 5 sore sudah berdatangan. Ada yang sedang bernyanyi , mengobrol dan melakukan hal lainnya.
Ariella datang agak sedikit telat. Saat dia sampai semua temannya sudah datang.
Ariella sedikit telat karena Carlson memintanya untuk datang bersama.
Namun ketika sudah sampai depan Restauran tiba tiba Carlson ada urusan mendadak dan akhirnya membawa Henry dan Daiva pergi.
Setelah pikiran Ariella sedikit terbuka, kini dia sudah tidak takut lagi jika hubungannya dengan Carlson akan di ketahui orang.
Mereka adalah pasangan yang sah, mengapa seakan seperti pasangan yang sedang berselingkuh.
__ADS_1
Awalnya memang Ariella tak ingin hubungannya di ketahui oleh orang lain, dia takut orang akan membuat rumor tentang dirinya seperti 3 tahun lalu.
Tapi setelah bertemu dengan Ivander, berbicara dengan Elisa, dan mengetahui perkataan ibunya, dia merasa tidak takut lagi.
Dia merasa tidak sendiri lagi karena ada Carlson.
Selama ada Carlson di sisinya dia tak akan takut apapun.
"Ariella akhirnya kamu datang "
Lindsey sedang menyanyikan lagu cinta bersama william, menyempatkan untuk menyapa Ariella terlebih dulu.
"Kalian sudah lama disini bukan?"
"Ya , kami sudah lama, hanya kurang kamu"
Hellen mendekati Ariella dan berbisik.
"Aku tidak mengatakan apa apa mengenai hari itu"
"Terima kasih" jawab Ariella sambil tersenyum .
Nisya yang awalnya berkumpul dengan para atasan, kini dia menghampiri mereka membawa segelas anggur.
"Aku ingin bersulang kepada kalian terlebih dahulu"
Hellen asli orang sini, keluarganya juga tergolong kaya, jadi dia mengerti tentang mode ini.
Nisya memegang syal warna merah itu.
"Ya, aku menghabiskan setengah bulan gaji untuk membeli syal ini, Ariella berapa banyak uang yang kamu keluarkan untuk membeli syal seperti ini?"
"Ya ketika aku menggesek kartu ku, rasanya ingin menangis"
Bagaimana tidak, dia hanya ingin membeli 1 untuk Carlson, namun ternyata Carlson mintanya membeli 2 sekaligus.
"Ariella melihat bagaimana kamu memakai tas dan pakaian yang biasa, tak ku sangka kamu rela menghabiskan banyak uang hanya untuk sebuah syal"
Nisa mengucapkannya dengan senyum penuh arti. Kemudian berbalik badan dan pergi.
Mana mungkin Ariella tak mengerti maksud Nisya, tapi memangnya kenapa. Dia bekerja dengan baik selama ini. Dia tak takut jika orang akan membicarakannya di belakang.
"Ariella ayo nyanyikan sebuah lagu"
Lindsey menyerahkan mic kepada Ariella.
__ADS_1
"Kamu ingin lagu apa biar aku bantu memilihnya"
Ariella berfikir lalu menyebutkan lagu apa yang ingin dia nyanyikan.
Ketika nada terdengar semua mata tertuju padanya.
Ketika Ariella ingin bernyanyi, layar LED yang tadinya menampilkan iklan perusahaan, kini berubah menjadi memperlihatkan beberapa foto.
"Ariella cepat lihat layar" ucap Lindsey.
Ariella langsung melihat ke arah layar, di sana terlihat foto dirinya dan Carlson.
Ada foto Carlson yang sedang menatapnya lembut, foto Carlson yang sedang tertawa dan ada foto Carlson yang sedang menciumnya.
Dan berbagai foto lainnya, jika tidak melihat fotonya hari ini, Ariella tidak tau bahwa ketika sedang bersama Carlson dirinya bisa begitu bahagia.
Dilihat dari sudut foto, ini seperti sengaja di ambil diam diam. Ariella tiba tiba bergidik, siapa yang mengambil foto ini.
Orang pertama yang ada di fikiran Ariella adalah Madona. karena hanya dia yang selalu mencari masalah dengannya.
"Ariella bagaimana bisa begitu?"
Lindsey yang berada di sampingnya menarik Ariella dengan kencang.
Foto selanjutnya terlihat Ariella menggunakan pakaian terbuka sedang di papah dengan pria asing memasuki sebuah hotel.
Juga ada banyak foto masalalu tentang dirinya yang seakan seperti merebut kakak iparnya.
Adegan tiga tahun yang lalu tampak muncul di depan matanya.
Keluarganya yang memperlakukannya dengan buruk.
Bahkan Elisa menggunakan sosial media untuk memfitnah dirinya, sehingga ketika Ariella keluar rumah ,dia akan di caci maki oleh orang orang, bahkan sampai di lempari.
Akhirnya dengan terpaksa dia meninggalkan kota kelahirannya.
Ketika sampai di kota ini ,dia datang bersama sahabatnya Puspita dan mereka bekerja keras.
Dengan tidak mudah akhirnya memiliki sedikit pencapaian. Tapi hari ini orang orang seperti menyerangnya.
Ariella menggertakkan giginya, mengepalkan tangannya. Kali ini dia tidak akan membiarkan orang orang itu menyakitinya.
💜💜💜💜💜💜💜
Thankyou guys.
__ADS_1
sehat2 yakk kalian.