Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Episode 41


__ADS_3

Yadi berkata


"Ini sangat aneh, Carlson sama sekali tidak memperdulikan masalah ini, tidak tau apa yang sebenarnya ingin dia lakukan"


Ivander menarik kembali tatapannya melirik yadi sekilas


"Kamu bilang dia tidak memperdulikannya?"


Yadi berkata


"Aku fikir Carlson tidak menyadari bahwa dia telah membuat masalah yang serius karena menyinggung perasaan anda"


"Kalau begitu terus tekan dia " jawab Ivander.


selama dia terus menekan Carlson hingga dia tak menemukan jalan, maka Carlson akan datang dan memohon padanya , setelah itu dia akan menyuruh Carlson agar bercerai dengan Ariella.


*


Ariella terus berjalan dan berhenti, berhenti dan berjalan kemudian ia berjalan menuju jalan yang menjual makanan lezat yang terkenal di kota xxx.


Disini terdapat makanan dari seluruh penjuru negeri , sepanjang masuk ke dalam Ariella membeli berbagai makanan dan mencobanya.


Setelah kenyang masalah yang tidak dia mengerti akhirnya dia faham , mengapa dia harus membuat dirinya merasa tidak nyaman.


Pulang nanti dia akan membicarakan ini dengan Carlson , jika ini bisa di lewati maka dia akan melanjutkannya, jika tidak bisa di lewati maka akan mengucapkan selamat tinggal pada satu sama lain.


Ini bukan masalah besar .


Ketika sampai rumah dan membuka pintu , mian mian bergegas menghampiri dan berputar-putar menggonggong untuk mengekspresikan kerinduannya pada ibunya.


Ariella menggendongnya memeluk kepala hewan itu


"Mian mian ibu tau kamu merindukanku"


Mian mian menggonggong untuk menyatakan bahwa ia benar-benar merindukan ibunya.


"Mian mian kamu pergilah bermain sendiri, ibu akan memasak"


Kemudian Ariella meletakkan mian-mian dan mengelus kepalanya.


Meskipun Ariella sudah kenyang tetapi Ariella harus menyiapkan makan malam, bukan kah Carlson masih belum makan.


Ariella pernah mengatakan selama ia masih berstatus istri Carlson, ia akan mencoba menjadi istri yang terbaik.


Ariella sudah selesai memasak, Carlson pun sudah kembali dari kantor.


Carlson berjalan ke dapur


"Ariella aku sudah pulang"


"Lauk sudah selesai di masak sebentar lagi sudah bisa makan "


Ariella menoleh menatapnya sekilas dan tersenyum padanya.


Dengan segera dua piring lauk sudah tersedia diatas meja.


Ariella mengambilkan nasi untuk Carlson .


Carlson menatapnya

__ADS_1


"Kamu tidak makan?"


"Aku sudah makan di luar sore tadi"


Ariella berhenti sejenak kemudian berkata


"Kamu makanlah dulu, setelah selesai makan ada hal yang ingin ku bicarakan denganmu"


Tidak memperdulikan ekspresi Carlson, setelah berbicara Ariella pergi ke balkon ruang tamu mengambil air untuk menyirami bunga-bunga.


Rumah yang mereka tinggali ini memiliki 3 kamar tidur dan 2 ruang tamu, 1 dapur dan 2 kamar mandi , sekitar 160m.


Ruang tamu dan kamar utama yang terbesar , semuanya memiliki balkon.


Ariella di sini sudah lebih dari sebulan , tapi dia belum pernah membersihkan kamarnya sendiri, setiap hari ketika mereka pergi akan ada yang membersihkannya.


Ariella tidak tau bahwa ada orang yang datang untuk membereskan rumah, dia berfikir karena hanya tinggal berdua jadi rumah tidak mudah kotor.


Sampai hari kedua ketika mian mian datang , dia menjadi lebih putih dan akhirnya ia menjadi tau bahwa Carlson sudah mengaturnya.


Dan orang-orang yang membersihkan rumah selalu datang ketika mereka sedang tidak berada di rumah.pekerjaan mereka sangat bersih bahkan bisa di katakan bebas debu.


Ariella mulai memegang kaleng penyiram bunga, mian mian berkeliaran di sekitar kakinya berusaha untuk mendapatkan perhatiannya.


Ariella memandangnya kemudian tertawa


"Mian mian bodoh jangan berlarian seperti itu , kamu adalah anak kesayanganku bagaimana mungkin ibu tak melihatmu"


Carlson datang setelah ia selesai makan , melihat mereka bermain dengan sangat bahagia hatinya resah.


Ariella merasakan tatapan di belakang punggungnya, melihat kebelakang.


Dia tersenyum bertemu dengan tatapan mata Carlson yang dalam dan tidak bisa untuk di mengerti.


"Ya"


Carlson mengangguk, berjalan dan berdiri di sisinya.


"Apa yang ingin kamu bicarakan dengan ku?"


Ariella menatapnya, tersenyum lembut, matanya tampak seperti air yang jernih.


"Carlson aku tau bahwa kamu menikah denganku bukan karena cinta , jika kamu sudah menemukan seseorang yang ingin kamu temani seumur hidup tolong katakan padaku, kita bersatu dan berpisah dengan baik-baik"


Bicara dengan satu tarikan nafas Ariella akhirnya menjadi lebih lega.


Puspita sering mengatakan bahwa ia sangat keras kepala, tidak akan mudah jika sudah memutuskan sesuatu.


Belajar, bekerja, cinta selama dia sudah tau memutuskan , dia akan berusaha yang terbaik.


Ariella memutuskan menikah dengan Carlson, jadi dia sudah memutuskan akan menjalani dengan Carlson seumur hidupnya.


Sekarang salah satu dari mereka memiliki masalah , Ariella tidak mau seperti dulu ketika masalah sampai di titik dimana masalah tidak bisa di selesaikan lalu mereka pisah dengan cara yang tidak baik.


Karena memiliki masalah itu Ariella memutuskan mengatasinya dari awal,baginya dan Carlson itu akan lebih tidak menyakitkan.


"Ariella"


Carlson mengucapkan namanya dengan suara dalam, pandangan matanya tidak bisa di tebak.

__ADS_1


"Apa kamu pikir aku menikahimu itu untuk bermain-main?"


Ariella menggaruk kepalanya


"Aku tidak ta..."


Sebelum kata tau di ucapkan Carlson sudah menekannya ke dinding dan memeluknya.


Ariella terkejut dan melebarkan matanya.


Carlson malah menggunakan tangannya untuk menutupi matanya.


Pada awalnya Ariella masih mempunyai tenaga untuk mendorongnya.


Perlahan-lahan tubuhnya melepas tangannya menggenggam pakaiannya.


Tubuh Carlson selalu bersih dan selalu enak di cium, sangat samar.


Hanya saat sangat dekat dengannya saja baru bisa tercium.


Perlahan-lahan Ariella merasa kekurangan oksigen dan itu karena dia di cium oleh Carlson hingga dia susah bernafas.


Ariella tidak pernah tau penampilan pria yang lembut dan elegan ini di dalam tulangnya malah begitu kuat , satu ciuman pun bisa membuatnya seperti ini.


Akhirnya Carlson berhenti dan berkata


"Ariella kamulah orang yang ingin aku temani seumur hidupku"


Carlson hidup selama 28 tahun , sejak lahir hingga mengambil alih Grup Acess semua yang di lakukannya memiliki tujuan yang sangat jelas .


Dalam 6tahun setelah dia resmi mengambil alih Grup Acess beban kerjanya sangat besar dia jarang punya waktu memikirkan utusan pribadinya.


Dan dia lebih tidak punya waktu untuk memikirkan urusan wanita sampai dia bertemu dengan Ariella , dia memutuskan untuk menjadikan Ariella sebagai istrinya.


Jadi dia memutuskan untuk melewati semua bersama Ariella seumur hidupnya.


Keputusannya sangat kuat tidak ada keraguan sedikitpun.


"Tidak Carlson mungkin kamu keliru dengan apa yang aku maksud"


Ariella mencoba menenangkan suasana hatinya yang kacau.


Carlson tidak berbicara menatapnya dengan mengangkat sebelah alisnya.


"Maksudku meskipun pernikahan ini tanpa cinta tapi kita juga membutuhkan kesetiaan satu sama lain, kamu memiliki seorang wanita di luar dan sekarang berkata padaku ingin melewati hidupmu bersamaku seumur hidup


,ini membuatku merasa seperti lelucon dan membuatku memandang rendah padamu"


Ariella menyadari ternyata dia begitu tegasnya berbicara dengan Carlson .


"Sebegitunya kamu tidak percaya padaku?"


kemudian Carlson menahan kepala Ariella dan menciumnya lagi .


_______


Selamat hari jumat guys


semoga kita selalu mendapatkan keberkahan.

__ADS_1


dah langsung gas aja,, jangan lupa tinggalkan jejak kalian.


selamat membaca🄰


__ADS_2