Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Eps. 27


__ADS_3


Setelah orang tua Mo lian cheng pergi meninggalkan rumah sakit, Anna menatap Mo lian cheng.


Cheng: Ada apa?


Anna: Cheng, apa kita dulu pernah bertemu.


Cheng: Apa kau lupa?


Anna: Aku hanya ingat teman masa kecilku adalah Jimie, dan tidak ingat bahwa kita bertemu.


Cheng: Maksudmu..


Anna: Apa mungkin sebagian ingatan ku hilang.


Cheng: Anna tidak peduli kau ingat dengan ku atau tidak. Tapi yang pasti sekarang aku telah bertemu denganmu. Dan aku akan menepati janji orang tua mu untuk melindungi ku.


Anna: Tunggu..., Apa kau bilang kau berjanji menepati janji orang tua ku? Maksud mu janji apa?


Cheng: Aku akan menceritakannya, diwaktu kita masih dulu, aku ingat kau dan aku pergi bermain tanpa di sengaja kau terjatuh karena waktu itu kau terlalu ceroboh pada saat bermain di pantai. Dan karena ke manjaan mu kau meminta ku menggendong mu, dan pada akhirnya aku mendukung mu. Pada saat liburan bisnis orang tua kita selesai, kau pernah berjanji untuk bertemu denganku lagi seperti dulu, tapi kau tidak datang. Dan pada saat aku dan orang tua ku berkunjung di rumah mu, aku melihat kau bermain dengan orang lain seperti kau bermain denganku. Pada saat remaja aku datang ke sekolah bersama dengan orang tua mu tapi kau juga dekat dengan orang yang sama.


Anna: Apa maksudmu jimie.


Cheng: Menurut mu.


Anna: Cheng, maaf kan aku tapi aku sungguh tidak ingat.


Cheng: Tidak apa-apa, sekarang kau istirahat lah aku akan ada disampingmu.


Anna: Baiklah.(senyum)

__ADS_1


Setelah beberapa jam berlalu Mo lian cheng tertidur di samping Anna, karena terus menjaganya. Pada saat tengah malam Anna berguman karena dia merasa kedingin. Cheng memeriksa keadaannya dan ternyata Annad demam. Cheng langsung memanggil dokter dan memberikan Anna suntikan agar panas nya cepat turun, tak lama setelah itu Anna akhirnya tidur dengan tenang.


Pada saat jam 3 subuh Anna kembali mengigau dan terlihat cemas di raut wajah nya. Cheng terus memanggil nama Anna namun tidak di dengar dan suatu ketika kembali bilang ke dinginan. Karena Cheng bingung bagaimana menenangkannya, Akhirnya Cheng naik ke atas kasur pasien dan memeluk Anna. Tak lama setelah itu Anna akhirnya terdiam dan cheng akhirnya juga ikit tertidur.


Pada ke esokkan harinya tepat pukul jam 9 pagi Anna bangun dan terkejut melihat Mo lian cheng yang tertidur sambil memeluknya. Anna terkejut hingga Ia ingin duduk namun perutnya masih terasa nyeri dan nyilu. Dan Mo lian cheng pun terbangun.


Cheng: Ada apa?


Anna: Ke..kenapa kau tidur di sampingku? Da..dan apa yang kau lakukan.


Cheng: Kau semalam mengigau dan demam tinggi, dokter sudah memberimu suntikan namun demam mu tidak reda. Karena aku mengkhawatirkan mu aku akhirnya tidur dan memeluk mu. Jika kau ingin marah tidak masalah karena itu salah ku tidak izin pada mu. (beranjak turun).


Anna hanya bisa berdiam tanpa berkata sepatah kata pun.


Anna: Terima kasih untuk semalam, Dan maaf karena aku sudah salah menilai mu.(menunduk)


Cheng: Aku tidak akan marah kepada mu.


Anna: (tersenyum).


Anna: Aku tidak pernah memilih makanan.


Cheng: Baiklah kau tunggu sebentar. (mengelus kepala Anna seperti kucing).


Mo lian cheng pun pergi meninggalkan Anna, dan Anna hanya berdiam diri dan merasa menyusahkan Cheng, setiap saat.


Di sisi lain pada saat Mo lian cheng pergi ke kantin rumah sakit.


A: Pria itu tampan sekali


B: Apa dia model?

__ADS_1


A: Aku tidak tau tapi dia mengagumkan.


Mo lian cheng mengabaikan semua orang yang membicarakannya. Cheng memesan Sarapan yang berbaur sayuran terutama sandwich yang hanya isi sayuran saja tanpa ada daging di dalamnya dan salad buat ditambah sayuran segar. Setelah selesai memesan Mo lian cheng hendak meninggalkan kantin dan membawakan sarapan, tanpa di sadari dan suatu ketika semua wanita-wanita mengerumuninya seperti seorang idol. Hingga membuatnya jengkel dan kesal, Cheng langsung menelpon pengawal setelah beberapa detik pengawal datang dan membuka kan jalan, Cheng pun pergi meninggalkan mereka dan kembali keruangan Anna.


Setelah sampai di sana Cheng masuk dengan raut wajah kesal, ia langsung meletakkan makanan dan tiba-tiba memeluk Anna.


Anna: Ka..kau...


Cheng: Ku mohon diam lah...


Anna: Baiklah.


Setelah beberapa menit Kemarahan Mo lian cheng akhirnya Reda.


Anna: Ada apa?


Cheng: Aku hanya tidak dalam suasana yang baik.


Anna: apa kau baik-baik saja?


Cheng: Aku baik-baik saja.(mencium dahi).


Cheng menyuruh Anna makan, Anna akhirnya makan. Suatu ketika Cheng mengambil makanan Anna dan menyuapi, sebelum menyuapi Anna tidak mau karena dia hanya terluka di bagian perut bukan di bagian tangannya. Tiba-tiba Cheng memasang wajah dingin. Dan tanpa di sadari membuat Anna takut. Karena perasaan dan tatapan Cheng membuat Anna merasa sedih dan terpaksa memakan makanannya.


Pada saat selesai makan, Anna hanya berdiam diri. Anna mengambil obat yang di sebelah nya dan meminumnya. Setelah selesai meminum obat Anna mengabaikan Mo lian cheng dan tidak berbicara, walau Mo lian cheng terus mengajaknya mengobrol, Anna hanya menjawab dengan singkat dan jelas. Dan akhrinya Anna tertidur karena efek obat.


Next (☞゚ヮ゚)☞


Author: Maaf atas terlambat update, author lagi sibuk karena my mom sedang sakit, jadi kurang lebih waktunya singkat. Dan untuk salah penulisan tolong di beritahukan agar saya memperbaikinya. Jika suka dengan Novel dan cerita saya jangan lupa like, kalau gak mau like juga gak papa saya gak maksa.


Dan banyak yg bilang kenapa judulnya sama dengan yang lain itu karena awalnya saya iseng-iseng buat novel dan gak tau nya malah jadi gini. Dan untuk kedepannya jika ada salah penulisan saya mohon maaf ( ꈍᴗꈍ)

__ADS_1


Watashi no shōsetsu o yonde kurete arigatō


Aisatsu sakka (≧▽≦)


__ADS_2