Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Bab 73


__ADS_3

💜💜💜💜💜💜💜


Ariella telah sampai di Restauran, ia melihat Elisa yang sedang melamun.Tidak bertemu selama 3 tahun ,tidak ada perubahan yang di lihat Ariella.


Elisa masih terlihat seperti wanita lemah lembut. kemudian ia berjalan menuju meja Elisa.


"Ariella kamu sudah datang"


ucapnya sambil tersenyum.


"Hmm"


Ariella acuh menjawabnya, tak menyangka bahwa dia bisa setenang ini bertemu dengan orang di masa lalunya.


Orang yang merupakan pelaku dari penderitaannya.


"Aku sudah memesankan makanan kesukaanmu"


"Aku kesini untuk mengetahui kondisi tentang ibuku, bisakah langsung katakan saja"


Terlihat tatapan kecewa di mata Elisa, namun Ariella tak peduli.


Dulu juga Elisa menggunakan tatapan mata ini dan berlutut merasa bersalah kepadanya.


"Kali ini ayah yang menyuruhku untuk mencari mu"


"hahaha"


Ariella tertawa sinis, Ayah? dia sudah lupa bahwa dia memiliki ayah.


"Ayah berharap kamu mau kembali dengan ku dan berhenti untuk berkeliaran"


"Apa masih ada lag?"


Tanya Ariella dengan acuh tak acuh.


Dia sudah pergi selama 3 tahun dan tak ada satu pun yang mencari kabar tentang dirinya.


Sekarang Ivander datang dan orang yang menyebut dirinya ayah itu juga menginginkan dirinya pulang.


Ariella sudah mengerti apa yang telah terjadi.


Dengan mata berkaca kaca Elisa berkata

__ADS_1


"Ariella, aku keguguran dan sudah tidak bisa memiliki anak lagi untuk Ivander"


"Jadi dia menyuruhku pulang hanya untuk melahirkan anak untuk Ivander"


Ariella berbicara dengan tenang meskipun hatinya sangat sakit.


Walau bagaimanapun orang itu masih tetap Ayahnya.


Ariella ingin Ayahnya bisa mencintai istri dan anaknya seperti ayah lain di luar sana.


Dan bisa hidup bahagia.


Bukan seperti sekarang yang memanfaatkan istri dan juga anaknya sebagai alat.


Ketika Ariella masih ada hubungan dengan Ivander, ayahnya selalu menyuruh Ariella agar cepat melakukan hal yang biasa di lakukan suami istri.


Namun karna dulu Ariella sangat sibuk dan juga hubungannya yang tak pernah ada kemajuan, Ariella tak mau melakukannya.


Ariella mau melakukannya ketika mereka sudah resmi menikah.


Maka ketika ayahnya menyuruhnya dia selalu membantah.


Kemudian tak lama setelah Elisa pulang dari Amerika, dia sudah hamil anak Ivander.


Ayahnya juga menyuruhnya untuk melepaskan Ivander bahkan memakinya.


mengatakan bahwa ia anak yang tidak berguna karena tak bisa memiliki anak dari Ivander.


Sekarang Elisa sudah tak bisa memiliki anak lagi, dan Ayahnya menyuruhnya untuk menggantikan Elisa.


"Tolong katakan padanya, Jangan pernah berfikir aku akan mau melakukan itu, lagi pula aku sudah lama tidak memiliki ayah"


"Ariella aku tau kamu adalah gadis mandiri dan kuat, kamu tidak mau mendengar semua pengaturan ayah"


Elisa sangat paham karakter Ariella.


Dia memiliki tempramen yang kuat, yang sudah pasti akan menolak hal ini.


Sebenarnya Elisa sudah tau akan hal ini, makanya Elisa mau ketika dia di kirim untuk menemui Ariella dan mengatakan hal ini.


Ariella mempunya prinsip yang kuat.


Elisa hanya ingin mengkonfirmasi pemikirannya.

__ADS_1


Sebagai tunangan Ivander , dia mengizinkan siapapun yang bisa melahirkan anak untuk Ivander. Tapi Bukan Ariella.


Karena jika Ariella mau pulang dengannya dan bisa memiliki anak dengan Ivander. Maka Ivander sudah tidak akan melihat Elisa lagi.


Ayahnya selalu melakukan apapun untuk keluarga Ivander.


Jika Ivander memilih Ariella maka sudah tak ada lagi tempat untuknya di keluarga itu.


Hal yang dialami Ariella dulu kini menjadi gambaran akan masa depannya.


Maka dari itu dia tidak akan membiarkan Ariella pulang.


Ariella tau bahwa masih ada hal yang ingin do bicarakan oleh Elisa.


Melihat Elisa mengambil tas diatas kursi , ia tau bahwa Elisa ingin pamer kepadanya.


Tas kecil dengan merek terkenal, tas sekecil itu saja seharga puluhan juta.


Kemudian Elisa melihat tas yang dipakai Ariella.


Tas murah yang bisa di beli dengan harga ratusan ribu saja. Tas merek biasa yang tidak terkenal sama sekali.


Kemudian Elisa mengambil kartu bank, menaruhnya di meja dan mendorongnya ke arah Ariella.


Dengan tersenyum dia berkata


"Ariella di dalam kartu ini ada uang 1 M , bisa untuk hidup beberapa tahun di kota kecil jika berhemat"


Ternyata Elisa datang kesini hanya untuk tujuan menyuruhnya pergi dari kota ini.


Ariella tersenyum lucu.


"Elisa apa dengan uang 1 M ini bisa mengusirku? Jika aku pulang dan melahirkan anak Ivander maka aku akan mendapatkan lebih dari ini ,juga Ivander akan memperlakukan ku bagai ratu. Ah dan juga jika aku memiliki anak maka mertuaku akan memberikan saham untuk anakku, maka aku sebagai ibunya akan menjadi kaya raya, jadi aku tidak membutuhkan uangmu yang tak seberapa ini".


Jika Ariella sedang mode seperti sekarang ini ternyata juga tak lebih buruk dengan kelakuan Elisa.


Senyum Elisa sudah tak bisa bertahan lagi.


" Ariella apa yang kamu lakukan?"


💜💜💜💜💜💜💜


borahae

__ADS_1


__ADS_2