
Guys sabar sabar yaa ama novel iniπππ
πππππππ
Walaupun akhir pekan Carlson tetap sibuk di ruang kerjanya.
Sedangkan Ariella sendiri ia sedang membaca buku di balkon.
Bukannya merasa bosan, Ariella malah menikmatinya, ia merasa suasana hening dan tenang seperti ini adalah hal yang menyenangkan.
Hari ini Carlson mengajaknya untuk jalan jalan ,apakah ini suatu bentuk perminta maafan apa yang ia lakukan semalam.
Tidak peduli ia atau tidak tapi Ariella tetap tersenyum.
"Aku ada janji dengan seseorang siang ini, kita bisa pergi agak malam oke?"
"Hmm"
Carlson mengangguk, kemudian kembali menatap keluar jendela.
Melihatnya seperti sosok yang sedang kesepian, Ariella merasa tidak tega.
"Aku hanya berbicara sebentar dengan orang itu, tidak akan memakan waktu yang banyak"
Tujuan dia pergi menemui Elisa alasannya hanya sederhana, yaitu ingin menanyakan bagaimana keadaan ibunya.
Carlson menoleh ,ada cahaya di balik mata hitamnya itu.
"Aku akan menemanimu setelah makan??"
Dia ingin bertemu dengan Elisa untuk menyelesaikan masalah masa lalunya.
Dia tidak ingin menyeret Carlson kedalamnya.
Tapi dia tidak tau bagaimana menolak Carlson.
"Pergilah mandi, aku akan menunggumu untuk makan siang".
Carlson menghampirinya dan membawa mian mian pergi ke ruang tamu.
menaruhnya di sofa kemudian menatapnya lekat lekat.
Tatapan tak bersahabat Carlson dapat dirasakan mian mian, kemudian dia menggonggong, namun lama lama suaranya makin mengecil karena Aura Carlson yang sangat kuat membuatnya menciut.
Jika mian mian bisa berbicara pasti dia akan memanggil ibunya untuk menjauh.
__ADS_1
Aura orang ini sangat menakutkan.
kemudian mian mian berlari mencari ibunya untuk menyelamatkannya.
Tapi ketika ia berlari Carlson sudah mengulurkan tangan dan menangkapnya kembali. kemudian mengelus kepalanya.
"Patuh lah sedikit"
Sebagai orang yang suka kebersihan Carlson sama sekali tidak pernah bersentuhan dengan makhluk seperti ini.
Tapi karena ini adalah peliharaan Ariella, maka ia menghargainya. Apalagi Ariella memperlakukannya seperti anaknya sendiri.
Setelah di pikir pikir makhluk ini tidak terlalu menyebalkan, terkadang ia cukup lucu apalagi ketika ia mencari perhatian Ariella.
Makhluk ini sangat mudah membuat Ariella tertawa, sedangkan ia sendiri malah tidak bisa.
Ariella sudah selesai mandi dan keluar, ia melihat pemandangan yang seperti itu membuatnya tersenyum.
Pada awalnya Ariella berfikir bahwa Carlson tidak bisa menerima mian mian.
"Mian mian apa yang sedang kamu lakukan dengan paman Carlson?"
Ariella berjalan ke sisi mereka kemudian juga ikut mengelus kepala mian mian.
Paman Carlson.
"Ariella aku adalah suamimu"
Tidak tau mengapa Carlson menekankan hal ini , Ariella menatap bingung tapi juga mengangguk.
"Aku tau"
Ariella mengambil Mian mian dan membawanya.
"Ayo ibu akan memberikan sesuatu untuk di makan".
Makan siang telah di siapkan oleh bibi Cen , masakan rumahan tapi juga rasanya enak.
Ketika makan Carlson lebih sering memandang wajah Ariella.
"Ariella aku akan mengantarmu nanti"
"oke"
Ariella menjawab tanpa mengangkat kepalanya.
__ADS_1
--
Acara Amal semalam membuat Ivander marah karena merasa di permalukan.
Apalagi dia juga sudah memberikan kesan buruk terhadap Carlton.
Harmon berlari dengan cepat.
"Tuan muda ada masalah gawat"
"Apa apaan kau ini, ada masalah besar apa lagi?"
Harmon menyerahkan koran kepada Ivander.
"Lihatlah Grup Gerina ingin bekerjasama dengan Teknologi Inovatif"
"Grup Gerina?"
Ivander menyambar koran itu dan membacanya.
"Apa yang di lakukan oleh Guntur, Grup Primedia adalah salah satu perusahaan terbaik "
Selama bertahun tahun grup Primedia juga bekerjasama dengan Grup Gerina.
walaupun bukan hubungan teman, tapi lebih ke hubungan bisnis.
Tapi apa yang di pikirkan ,kenapa ia ingin bekerja sama dengan Teknologi Inovatif .
Apa bagusnya Teknologi Inovatif itu.
Apakah ia hanya ingin terlihat Dermawan hingga dapat menarik perhatian Carlton.
Sehingga grup Acess mau bekerjasama dengan Grup Gerina.
Ketika sedang berfikir ,ponselnya berdering.
hanya mendengar nada deringnya saja ia sudah tau bahwa ayahnya yang menelpon.
Dia menarik nafas panjang kemudian baru berkata.
"Ayah"
"Dasar bodoh , hal bodoh apa yang kamu lakukan selama berada di kota X ,untuk apa kau membuat masalah, cepat kembali sekarang"
Ivander baru saja memanggil Ayah tapi ia sudah di maki maki oleh ayahnya.
__ADS_1
πππππππ
borahae