Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Eps. 29


__ADS_3



Anna hanya membaca buku dan menulis untuk melatih tangannya agak tidak kaku karena terlalu ia sudah sakit.


seperti biasa Mo lian cheng selalu menemani Anna, dan Mo lian cheng menemani Anna sambil memperhatikan semua file para karyawan yang telah dikirim ke email nya.


Tanpa di sadari, karena Mo lian cheng terlalu fokus dan sibuk dengan pekerjaannya. Ia telah melupakan Anna di sampingnya, dan di sana Anna merasa lapar namun tidak berbicara kepada Mo lian cheng. Karena ia merasa lapar, Anna hanya bisa menahannya dengan tertidur.


Setelah 1 jam berlalu, Mo lian cheng baru sadar bahwa ia sekarang di rumah sakit dan sedang menemani Anna. Ia langsung menoleh dan melihat Anna yang sedang tertidur. Secara cepat ia keluar dan menyuruh salah satu pengawal untuk pulang dan membawakan makanan yang mengandung vegetarian untuk Anna dalam waktu satu jam. Dengan sigap ia langsung pergi dengan cepat ke rumah Mo lian cheng.


Setelah beberapa menit berlalu pengawal itus sampai di rumah Keluarga Mo dan pergi ke dapur untuk meminta makanan yang mengandung vegetarian dengan cepat karena ini perintah Tuan muda. Pada saat para pelayan selesai menyiapkan makanan pengawal hendak meninggalkan rumah keluarga Mo dan tiba-tiba berpapasan dengan Mama Cheng.


Mama Cheng: Ada apa?


Pengawal: Saya di perintahkan tuan muda untuk membawakan makanan ini kerumah sakit dengan segera.


Mama cheng: Biar ku lihat...


Mama Mo lian cheng memeriksa makanan dan mereka tidak membuat kan sandwich yang mengandung sayuran. Mama Mo lian cheng menyuruh pengawal untuk menyiapkan sandwich yang enak untuk kesehatan Anna. Setelah beberapa menit berlalu sandwich sudah siap dan akan di antar.


Pada saat di perjalanan tiba-tiba jalan menjadi sepi dan pengawal melaju dengan sangat cepat, tak lama setelah itu pengawal itu sampai di rumah sakit dan bergegas pergi keruang VIP.


Setelah sampai di sana, pengawal hendak masuk. Namun, Anna sudah bangun dan memarahi pengawal yang tidak datang tepat waktu.


Anna: Jangan memarahinya, dia sudah berusaha.

__ADS_1


Pengawal: Nona, Tuan. Maaf kan saya, saya berhak di hukum.


Cheng: Ternyata kau tau juga bersalah.


Anna: Cheng!!! Apa seperti ini kau memperlakukan bawahan mu yang telat beberapa menit, Apa kau harus memasang wajah dan sikap seperti itu.


Cheng: Aku hanya ingin dia belajar tepat waktu.


Anna: Tapi bukan seperti ini, mungkin dia ada kendala dijalan.


Anna: Kenapa kau bisa tidak tepat waktu.(bertanya).


Pengawal: Saya tadi berpapasan dengan Nona besar dan dia menyuruh saya menunggu untuk membuat kan sandwich kesukaan Nona Anna, jadi saya terlambat.(menunduk).


Anna: Oh...begitu, kalau begitu apakah kau bisa membawakan makanan itu untuk ku kemari.


Anna: Jangan takut, kau siap kan makanan itu dan ambil satu sandwich sebagai ucapan terima kasih dan maaf ku kepadamu.


Pengawal: Maaf Nona bukan saya menolak tapi saya tidak pantas, untuk menerima semua ini.


Anna mengambil salah satu wadah sandwich yang ada di wadah makan dan memberikan kepada pengawal agar pengawal tidak merasa canggung dan takut.


Pengawal: Tidak tidak Nona, Nona saja yang makan ini.


Anna: Ambil lah.(senyum)


Akhirnya pengawal mengambil sandwich itu, dan Anna menyuruhnya keluar untuk melanjutkan tugas nya tanpa harus memikirkan kesalahan yang tadi. Pengawal pun pergi meninggalkan ruangan.

__ADS_1


Dan Mo lian cheng hanya berdiri di sudut tanpa bergerak sedikit pun.


Anna: Kemari.


Cheng: Apa kau tidak takut pada ku.


Anna: Kenapa harus takut?


Cheng: Karena aku adalah seorang ketua mafia Naga putih.


Anna: Tidak..., Naga putih adalah kemuliaan dan pemberani, Naga putih adalah legenda, jika di jadikan kekuatan maka akan menjadi kekuatan yang murni dan bersih. Jadi di geng mafia yang kau pimpin sekarang adalah Mafia yang di takuti karena legendaris dan semua orang hanya tau kalian kejam,namun kejamnya kalian tidak seperti mereka bicarakan.


Mo lian cheng hanya berdiam diri dan merasa bersalah kepada Anna. Namun, Anna tidak akan menyalahkan sikapnya yang begitu terlalu tegas.


Anna:Kemari, makan dengan ku.


Cheng: Tidak itu untuk mu.


Anna: Kalau begitu temani aku, dengan kau duduk di samping ku.


Cheng: Baiklah.(berjalan dan duduk).


Anna: Apa kau lapar?


Cheng: Tidak.


Anna langsung memasukan sandwich ke dalam mulut Mo lian cheng, karena Anna tau Mo lian cheng juga pasti merasa lapar. pada saat itu Mo lian cheng terkejut namun ia merasa senang. Cheng menyuapi Anna makanan, yang dimana sayur itu digulung bersama dengan minyak yang dicampur penyedap rasa dan sedikit potongan daging. Mereka Akhirnya makan saling menyuapi sambil tertawa.

__ADS_1


Next (☞゚ヮ゚)☞


__ADS_2