
Royal Hollowey, Unniversity of london
[Di Kampus Royal Hollowey].
Setelah sampai disana, seperti biasa Anna dan Jennie sering mendapat sambut hangat jika telah sampai di kampus Royal.Tak lama setelah itu Tommy dan Jimie datang dan langsung menyapa mereka (Anna dan Jennie).
Tommy: Hei,Jennie. Hei, Anna
Anna,Jennie: Hei,
Jennie: Kalian baru datang.
Tommy: Iya.
Tommy dan Jennie pun berbincang-bincang mereka menuju ke kelas mereka masing-masing. Didalam hati Jennie ia mempunyai rasa kepada Tommy begitupun sebaliknya Tommy, namun Jennie takut mengungkap kan kepada Tommy karena Tommy adalah mahasiswa populer dikalangan wanita di Royal Hollowey. Begitupun juga Jennie [Cinta bertepuk sebelah tangan].
[Disisi lain]
Jimie dan Anna tidak biasanya saling mendiamkan satu sama lain, karena se-tau Jimie,Anna adalah sosok yang manja dan ceria sampai pada akhirnya Jimie memulai berbicara.
Jimie: Kalian duluan saja ke kelas, aku ingin berbicara dengan Anna.[sambil melihat Anna]
Tommy&Jennie: Baiklah, sampai jumpa.
Tommy dan Jennie pun pergi. Disaat mereka pergi,mereka berpapasan dengan Stella dan Tina.
Stella: Anna dimana?
Jennie: Oh Anna.., Dia sedang berbicara dengan Jimie.
Stella: Oh begitu..,
__ADS_1
Tina: Iya udah kalau gitu ke kelas aja yuk.
Jennie: Let's Go.[ bersemangat]
Tommy: Hei, tuan putri sepertinya kau bersemangat sekali. [sambil merangkul bahu Jennie dan menarik hidung].
Tina: Hei.., bisa tidak kalian jangan memaduhkan kasih di depan para jomblo disini.
Tommy: Hahaha...
Jennie merasa semakin menyukai Tommy yang mempunyai sikap hangat.Dan mereka pun pergi ke kelas bersama.
(Disisi lain sisi Anna dan Jimie.)
Mereka berjalan ke sebuah taman sekolah dan disana ada pohon besar yang sejuk. Mereka pun duduk.
Jimie: Anna kamu kenapa tadi malam?
Anna langsung terbayang dengan sosok pria misterius itu yang naik ke atas tubuhnya. Anna tidak berani cerita ke pada Jennie,keluarga termasuk orang tuanya. Namun, dia percaya kepada Jimie sang sahabat masa kecilnya.
Jimie: Tapi kamu Anna..
Anna: Aku gak papa Jimie, Jangan terlalu khawatir, oke. [Menyela pembicaraan Jimie]
Jimie: Baiklah.., Anna jika terjadi sesuatu langsung bicara kepadaku, oke. [khawatir]
Anna: Hm'mm.. pasti. [ ekpresi: tangan oke sambil kedip mata]
Jimie pun tersenyum pahit dengan sikap Anna. Namun Jimie merasa khawatir siapa yang begitu berani menyakiti Anna. Yang Jimie tau adalah Dila kurang menyukai Anna. Namun Anna tidak tau itu karena Anna terlalu polos untuk membedakan yang teman dan yang mana lawan. Waktu remaja dulu Dila pernah menyatakan cinta kepada Jimie dan Jimie menolak cinta Dila. Jadi Dila merasa benci dengan Anna Karena Dila tau di hati Jimie ada Anna. Karena Anna sahabat masa kecil Jimie yang bisa terus dekat dengan Jimie.
Jimie [berguman]
"Dila, jika itu memang kamu.., aku tidak akan pernah melepaskanmu". [mengepal tangan]
__ADS_1
Setelah mereka berbincang cukup lama, bel pun berbunyi.
Anna: Sudah bel, yuk ke kelas [sambil menarik tangan Jimie].
Jimie: Oke oke peri kecil. [ sambil tersenyum]
Anna: Aku sudah dewasa tau, bukan anak kecil seperti dulu lagi, Hmpm.. [ngambek]
Jimie: Benarkah.., tapi waktu itu ada seorang gadis kecil yang ingin dipanggil peri kecil. [menggoda].
Anna: Jimie, berhentilah menggodaku atau aku tidak akan berbicara dengan mu lagi... hmpm..[ngambek]
Jimie: Oke oke kau menang.[tersenyum]
Mereka pun akhirnya kembali ke kelas sambil bercanda dan tertawa mengingat masa kecil, seperti masa dulu selalu bergandengan tangan sambil tertawa.
Disisi lain Dila melihat Anna memegang tangan Jimie sambil melihat mereka tertawa bercanda bersama. Dan membuat Dila kesal dan jengkel dengan tingkah Anna.
Dila [ berguman]
"Anna, aku sangat membenci" (sambil mengepal tangan).
Dila pun pergi ke kelas dengan wajah murka.
[Anna dan Jimie].
Setelah sampai didepan kelas Anna.
Jimie: Baiklah kalau begitu kamu duluan masuk, aku akan pergi setelah kamu.
Anna: Yaps, sir.
Jimie pun tersenyum dan ngelus kepala Anna seperti Anak kucing. Anna pun masuk ke kelas, Jimie pun pergi setelah melihat Anna masuk.
__ADS_1
Next (☞゚ヮ゚)☞